Malang, Tugumalang.id – Direktur Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum mengunjungi anak korban penelantaran yang masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang, Rabu (2/9/2026).
Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota dan Dinsos-P3AP2KB Kota Malang turut hadir dalam kunjungan tersebut. Kasus ini menjadi perhatian karena kedua orang tua korban tengah menjalani proses pidana.
Kombes Ganis mengatakan pihaknya langsung melakukan asistensi untuk penanganan perkara dugaan penelantaran dan penganiayaan anak di bawah umur tersebut.
“Karena ini kasus yang sangat kami atensi sekali, kami mengunjungi anak korban ini,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan medis, kondisi korban yang masih berusia 3 tahun itu mulai membaik. Meski begitu, tim medis masih melakukan penanganan secara intensif.
“Alhamdulillah kondisi korban sudah mulai membaik. Dokter dan dinsos juga terus mendampingi,” urainya.
Baca juga: Anak 3 Tahun Penuh Luka Dirawat di RSSA, Orang Tua Jadi Tersangka
Ganis menekankan pemulihan korban, baik secara fisik maupun psikologis, menjadi prioritas utama. Penanganan psikologis dilakukan untuk mengurangi trauma yang dialami korban.
Terkait masa depan anak, Ganis mengatakan pihaknya akan melakukan asesmen terlebih dahulu. Sebab, kedua orang tua kandung korban masih menjalani proses hukum.
Jika nenek korban tidak memungkinkan untuk merawat, negara harus hadir.
“Makanya kami juga bersinergi dengan Dinas Sosial. Kalau memang nanti neneknya ternyata ke depan juga rentan, ya tentunya kami akan hadir dengan Rumah Aman,” tuturnya.
Baca juga: Biadab, Balita 2,5 Tahun di Kota Batu Disundut Rokok dan Disiram Air Panas
Sebelumnya, Unit PPA Polresta Malang Kota mendapat informasi dari RSSA Malang terkait pasien anak dengan kondisi mengenaskan. Saat ditangani, anak tersebut dalam kondisi kritis dan penuh luka.
Setelah didalami, terdapat dugaan penganiayaan dan penelantaran oleh ibu kandung dan kekasihnya. Anak tersebut ditinggalkan di rumah sang nenek di wilayah Blimbing.
Sementara itu, ayah kandung anak tersebut tengah terjerat kasus narkoba.
“Jadi yang saat ini yang dilaporkan itu adalah terkait dengan penelantaran dan juga untuk kekerasan, kekerasan terhadap anak,” tandas Ganis.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































