Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Agustus 31, 2026 5:36 pm
in Tugu Sehat
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru

Ilustrasi asap karhutla. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga punya dampak bahaya bagi paru-paru. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama ketika paparan berlangsung berulang dan kualitas udara berada pada tingkat tidak sehat. Dosen Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dr. Zata Dini, Sp.P, memberikan edukasi mengenai dampak paparan asap karhutla sekaligus cara mengurangi risikonya.

Ia menjelaskan, asap karhutla merupakan campuran berbagai partikel dan gas yang terbentuk dari material yang terbakar. Salah satu komponen yang paling berisiko bagi paru-paru adalah particulate matter berukuran 2,5 mikrometer atau PM 2.5. Ukurannya yang sangat kecil membuat partikel tersebut dapat masuk hingga saluran napas kecil dan alveolus.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

“Asap karhutla bukan hanya debu biasa. Di dalamnya terdapat partikel dan gas yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, memicu peradangan, serta mengganggu fungsi paru,” jelasnya, Senin (31/8/2026).

Baca juga: Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Wanita yang juga dokter di Rumah Sakit Umum UMM menjelaskan bahwa karbon monoksida juga perlu diwaspadai karena dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen. Sementara itu, nitrogen oksida, sulfur dioksida, dan ozon dapat mengiritasi saluran napas serta memperburuk penyempitan bronkus. Ketika terhirup, zat tersebut dapat memicu batuk, peningkatan lendir, suara serak, mengi, hingga sesak napas.

Keluhan tersebut dapat muncul dalam waktu relatif singkat setelah seseorang terpapar asap. Mata perih, hidung tersumbat, tenggorokan terasa kering, sakit kepala, pusing, mual, dan rasa berat di dada juga dapat menyertai. Bagi penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asap dapat memicu kekambuhan atau memperburuk kondisi yang sebelumnya stabil.

Paparan yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu juga tidak boleh disepelekan. Peradangan saluran napas yang terjadi berulang dapat meningkatkan sensitivitas saluran pernapasan dan berpengaruh terhadap fungsi paru. Anak-anak, ibu hamil, lansia, penderita penyakit kronis, serta pekerja yang banyak beraktivitas di luar ruangan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih.

“Orang yang sebelumnya sehat bukan berarti sepenuhnya kebal terhadap polusi udara. Risiko tetap ada, terutama ketika konsentrasi polutan tinggi dan paparan berlangsung berulang,” tegasnya.

Baca juga: Rekomendasi Drakor Monster Paling Menegangkan dan Bikin Deg-degan

Untuk mengurangi paparan, masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika asap terlihat pekat atau kualitas udara memburuk. Olahraga berat di luar ruangan sebaiknya ditunda karena aktivitas fisik membuat frekuensi dan volume pernapasan meningkat. Di dalam rumah, pintu dan jendela dapat ditutup ketika asap masuk. Penggunaan air purifier dengan filter HEPA juga dapat membantu mengurangi partikel halus.

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker seperti N95, KN95, atau KF94 yang terpasang rapat dapat memberikan perlindungan lebih baik terhadap partikel asap. Namun, masker tidak dapat menyaring karbon monoksida dan seluruh gas beracun. Karena itu, mengurangi paparan tetap menjadi langkah utama.

“Jika muncul sesak napas berat, nyeri atau tekanan di dada, kebingungan, penurunan kesadaran, bibir kebiruan, atau keluhan yang semakin memburuk, jangan menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pertolongan medis,”pesannya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Bahaya asap karhutladampak karhutla bagi kesehatandampak karhutla paru-parukarhutla indonesiakesehatanmalangumm

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.