Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Agustus 31, 2026 5:36 pm
in Tugu Sehat
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru

Ilustrasi asap karhutla. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga punya dampak bahaya bagi paru-paru. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama ketika paparan berlangsung berulang dan kualitas udara berada pada tingkat tidak sehat. Dosen Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dr. Zata Dini, Sp.P, memberikan edukasi mengenai dampak paparan asap karhutla sekaligus cara mengurangi risikonya.

Ia menjelaskan, asap karhutla merupakan campuran berbagai partikel dan gas yang terbentuk dari material yang terbakar. Salah satu komponen yang paling berisiko bagi paru-paru adalah particulate matter berukuran 2,5 mikrometer atau PM 2.5. Ukurannya yang sangat kecil membuat partikel tersebut dapat masuk hingga saluran napas kecil dan alveolus.

READ ALSO

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

“Asap karhutla bukan hanya debu biasa. Di dalamnya terdapat partikel dan gas yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, memicu peradangan, serta mengganggu fungsi paru,” jelasnya, Senin (31/8/2026).

Baca juga: Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Wanita yang juga dokter di Rumah Sakit Umum UMM menjelaskan bahwa karbon monoksida juga perlu diwaspadai karena dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen. Sementara itu, nitrogen oksida, sulfur dioksida, dan ozon dapat mengiritasi saluran napas serta memperburuk penyempitan bronkus. Ketika terhirup, zat tersebut dapat memicu batuk, peningkatan lendir, suara serak, mengi, hingga sesak napas.

Keluhan tersebut dapat muncul dalam waktu relatif singkat setelah seseorang terpapar asap. Mata perih, hidung tersumbat, tenggorokan terasa kering, sakit kepala, pusing, mual, dan rasa berat di dada juga dapat menyertai. Bagi penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asap dapat memicu kekambuhan atau memperburuk kondisi yang sebelumnya stabil.

Paparan yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu juga tidak boleh disepelekan. Peradangan saluran napas yang terjadi berulang dapat meningkatkan sensitivitas saluran pernapasan dan berpengaruh terhadap fungsi paru. Anak-anak, ibu hamil, lansia, penderita penyakit kronis, serta pekerja yang banyak beraktivitas di luar ruangan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih.

“Orang yang sebelumnya sehat bukan berarti sepenuhnya kebal terhadap polusi udara. Risiko tetap ada, terutama ketika konsentrasi polutan tinggi dan paparan berlangsung berulang,” tegasnya.

Baca juga: Rekomendasi Drakor Monster Paling Menegangkan dan Bikin Deg-degan

Untuk mengurangi paparan, masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika asap terlihat pekat atau kualitas udara memburuk. Olahraga berat di luar ruangan sebaiknya ditunda karena aktivitas fisik membuat frekuensi dan volume pernapasan meningkat. Di dalam rumah, pintu dan jendela dapat ditutup ketika asap masuk. Penggunaan air purifier dengan filter HEPA juga dapat membantu mengurangi partikel halus.

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker seperti N95, KN95, atau KF94 yang terpasang rapat dapat memberikan perlindungan lebih baik terhadap partikel asap. Namun, masker tidak dapat menyaring karbon monoksida dan seluruh gas beracun. Karena itu, mengurangi paparan tetap menjadi langkah utama.

“Jika muncul sesak napas berat, nyeri atau tekanan di dada, kebingungan, penurunan kesadaran, bibir kebiruan, atau keluhan yang semakin memburuk, jangan menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pertolongan medis,”pesannya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Bahaya asap karhutladampak karhutla bagi kesehatandampak karhutla paru-parukarhutla indonesiakesehatanmalangumm

Related Posts

Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.