Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
Agustus 27, 2026 6:30 pm
in Insight
Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Sosok K.H. Abdul Hakim Mahfudz, Gus Kikin yang aktif di dunia usaha kembali ke haribaan pesantren dan kini maju bursa Caketum PBNU. /Foto: Tangkapan layar YouTube Tebuireng Official.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di balik ketenangan sikapnya, K.H Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin memiliki nakhoda kepemimpinan yang kokoh.

Sebagai cicit dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari, namanya kerap berhembus kencang dalam bursa Calon Ketua Umum (Caketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

READ ALSO

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Namun, yang membuat sosoknya menarik bukan sekadar garis keturunan yang harum, melainkan kombinasi unik yang ia miliki, yakni kedalaman keilmuan pesantren dan ketajaman wawasan manajerial modern.

Dari Dunia Usaha Kembali ke Haribaan Pesantren

Lahir dari pasangan K.H. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum, Gus Kikin tidak tumbuh semata-mata di dalam tembok pesantren. Sebelum mendedikasikan hidupnya secara penuh untuk mengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia mengecap pengalaman panjang di dunia profesional dan kewirausahaan.

Baca Juga: Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani

Gus Kikin pernah melanglang buana di industri minyak dan gas (migas) serta memimpin berbagai entitas bisnis. Pengalaman hidup di luar dunia pesantren ini membentuk kacamata pandangnya menjadi sangat realistis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menjelang Muktamar NU ke-35, Gus Kikin menekankan pentingnya konsolidasi semua pihak dan juga pergantian pengurus harus membawa dampak yang positif bagi NU ke depan.

“Banyak yang harus dilakukan dalam rangka konsolidasi ini karena yang utama adalah program-program yang diajukan. Sangat penting bahwa pergantian pengurus membawa dampak positif, sehingga ke depan NU menjadi semakin baik,” tutur Gus Kikin dikutip dari laman NU Online.

Baca Juga: Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani

Dalam pandangannya, Gus Kikin menilai NU tidak perlu masuk terlalu jauh ke dalam politik praktis. Namun organisasi tetap memiliki ruang dalam kehidupan kebangsaan sebagai bagian dari kekuatan masyarakat sipil yang ikut menjaga persatuan dan memperjuangkan nilai kemanusiaan.

“NU tidak bisa lepas dari politik, namun agendanya politik kebangsaan dan kemanusiaan. Hal itu harus melampaui segala kepentingan praktis,” ungkapnya.

Memodernisasi Tebuireng Tanpa Kehilangan Ruh

Saat dipercaya melanjutkan kepemimpinan almarhum K.H. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) sebagai Pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Kikin membuktikan kepemimpinannya.

Di tangannya, Ponpes Tebuireng tidak sekadar bertahan sebagai benteng tradisi keislaman, tetapi juga berkembang menjadi lembaga pendidikan yang tertata secara manajemen.

Beberapa langkah strategis yang menandai kepemimpinannya di Tebuireng meliputi penguatan manajerial pesantren, menerapkan tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel. Kemandirian ekonomi, mendorong unit-unit usaha pesantren agar mampu menopang kebutuhan operasional dan pemberdayaan santri.

Selain itu juga pelestarian khazanah Kitab Kuning, memastikan bahwa digitalisasi dan modernisasi tidak mengikis pengajaran keilmuan klasik.

“Kita harus mempunyai intelengensia, tetapi intelektual itu harus dibungkus dengan adab,” kata Gus Kikin.

Angin Segar dalam Bursa Caketum PBNU

Masuknya nama Gus Kikin dalam bursa Caketum PBNU membawa warna tersendiri. Di tengah dinamika organisasi keagamaan terbesar di dunia ini, hadirnya figur yang sepi ing rame, rame ing gawe atau tidak banyak berwacana, tetapi kaya akan aksi nyata menjadi angin segar yang dinantikan banyak Nahdliyin.

Ada beberapa alasan mengapa sosok Gus Kikin dinilai relevan dengan kepemimpinan di PBNU. Sanad dan keilmuan, Gus Kikin memiliki keterikatan historis dan spiritual yang kuat dengan muassis (pendiri) NU.

Ditambah dengan pengalaman profesionalnya dibutuhkan untuk merapi-rapikan tata kelola organisasi PBNU yang sangat besar. Gus Kikin juga dikenal memiliki gaya komunikasi yang teduh, mampu menjembatani berbagai faksi dan generasi di tubuh NU.

Menatap Masa Depan Nahdlatul Ulama

Gus Kikin melihat PBNU tidak hanya sebagai organisasi kemasyarakatan, melainkan sebagai wadah besar tempat berhimpunnya energi umat.

Bagi Gus Kikin, tantangan NU abad kedua bukan lagi soal menegaskan keberadaan, melainkan bagaimana menghadirkan manfaat nyata dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi warga Nahdliyin di akar rumput.

Kehadirannya dalam bursa kepemimpinan PBNU mempertegas satu hal yakni jam’iyah, ini tidak pernah kehabisan stok pemimpin yang tidak hanya paham fiqh, tetapi juga paham cara mengelola zaman.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: Caketum PBNUGus KikinMuktamar NUNahdlatul UlamaNUpbnuPonpes Tebuireng

Related Posts

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Next Post
Wamensos Dorong Kampus Berperan dalam Pengentasan Kemiskinan

Wamensos Dorong Kampus Berperan dalam Pengentasan Kemiskinan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.