Malang, Tugumalang.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) mendorong perajin mebel di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan, meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar hingga mancanegara.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) tahun ketiga.
Program berjudul “Penerapan Teknologi Mesin CNC Berbasis Android, E-Commerce dan Cloud Computing guna Peningkatan Kapasitas Produk Unggulan Mebel Randusari, Pasuruan Menuju Pasar Ekspor” itu dilaksanakan pada 4 Agustus 2026 di Kelurahan Randusari.
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kelurahan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan, dua mitra pengrajin, serta para karyawan.
Tim pengabdian beranggotakan Dr. Rosita Dwi Ferdiani, S.T., M.Pd., selaku ketua tim, Wahyudi Harianto, S.Kom., M.Si., Dr. Sri Wilujeng, S.E., M.M., dan Hengki Riawan Putra, S.T., M.T.
Baca juga: Desa Wisata Bersih Narkoba, FH Unikama Lakukan Pengabdian Masyarakat di Wonosari
Program pengabdian tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan pengrajin dalam meningkatkan kemampuan produksi.
Penguatan sektor mebel dinilai tak cukup hanya dengan meningkatkan jumlah produksi. Pengrajin juga membutuhkan teknologi yang mampu menghasilkan produk lebih cepat, presisi, dan konsisten untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin luas.
Karena itu, Unikama menyerahkan sejumlah peralatan produksi kepada dua mitra, yakni UD Sumber Urip dan UD Ike Mebel.
Bantuan berupa mesin serkel atau pemotong kayu dan mesin mortise tersebut disertai pelatihan penggunaan alat bagi pengrajin dan karyawan.
Baca juga: Unikama Berangkatkan 618 Mahasiswa KKN, 15 Mengabdi di Malaysia
Selama ini, salah satu kendala yang dihadapi mitra adalah belum tersedianya mesin khusus untuk membuat lubang berbentuk persegi maupun persegi panjang. Pengrajin juga masih membutuhkan peralatan yang membantu proses meratakan kayu agar hasil produksi lebih optimal.
Kehadiran mesin produksi berbasis teknologi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengerjaan sekaligus meningkatkan presisi produk.
Dengan proses produksi yang lebih efisien, pengrajin memiliki peluang meningkatkan kapasitas tanpa sepenuhnya bergantung pada pengerjaan manual.
Dorong Digitalisasi Pemasaran
Selain teknologi produksi, Unikama mendorong pengrajin masuk ke ekosistem digital melalui pemanfaatan e-commerce dan cloud computing.
Digitalisasi tersebut menjadi bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan pemasaran, membangun pengelolaan usaha yang lebih modern, serta memperkenalkan produk mebel Randusari kepada pasar yang lebih luas.
Program yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) ini juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan sebagai mitra pemerintah.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian alat dan pelatihan. Unikama ingin mendorong pengrajin memiliki kemampuan produksi dan pemasaran yang lebih kuat sehingga produk mebel Randusari dapat naik kelas.
Melalui program PM-UPUD tahun ketiga ini, Unikama menargetkan produk unggulan mebel Randusari semakin siap bersaing di pasar nasional.
Dalam jangka panjang, penguatan teknologi produksi dan pemasaran digital diharapkan menjadi pijakan bagi produk mebel Randusari untuk menembus pasar ekspor dan membawa produk unggulan daerah ke pasar global.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























