Tugumalang.id – Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) Malang sukses menyelenggarakan helatan ilmiah internasional 2nd International Conference Healthcare of Soepraoen (ICOHES) pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Acara ini berpusat di Aula Kampus 4 ITSK Soepraoen, konferensi ini mengusung tema besar “Empowering Healthcare Innovation and Evidence-Based Practice to Support the Achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs)”.
Baca Juga: ITSK Soepraoen Malang Buka PMB 2026, Fokus Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kegiatan ini dirancang secara hybrid—menggabungkan kehadiran luring (onsite) serta daring melalui Zoom Meeting—guna menjembatani partisipasi ratusan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai belahan dunia.

Seremoni pembukaan berlangsung khidmat dan sarat nilai kebudayaan, diawali dengan pementasan seni tari tradisional khas Jawa Timur serta lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai wujud nasionalisme.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi kampus, termasuk para Wakil Rektor, Dekan dari seluruh fakultas, serta civitas akademika ITSK Soepraoen. Wakil Rektor 1 sekaligus Ketua Pelaksana ICOHES 2026, Dr. Ardhiles Wahyu Kurniawan, S.Kep., Ners., M.Kep., secara resmi membuka acara.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa konferensi ini telah menjadi ruang temu krusial bagi ilmuwan dan pembuat kebijakan.
Baca Juga: Ada Banyak Beasiswa bagi Calon Mahasiswa Baru ITSK Soepraoen Malang, Simak Informasinya di Sini
“Kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara yang terjalin di sini adalah investasi intelektual jangka panjang bagi kemajuan sistem kesehatan nasional dan global. Ini bukti bahwa ITSK Soepraoen adalah episentrum inovasi kesehatan di kawasan Timur Indonesia,” tegas Dr. Ardhiles.

Untuk memperkaya wawasan ilmiah, ICOHES 2026 menghadirkan 7 keynote speaker bereputasi internasional dari 6 negara yang memberikan pemaparan secara interaktif, baik secara langsung di panggung utama maupun melalui platform virtual. Jajaran pembicara terkemuka tersebut meliputi:
- Gamal Albinsaid, M.Biomed (Indonesia – Onsite)
- Lalu Muhammad Irham, Ph.D. (Indonesia – Onsite)
- Supraporn Chaigarun (Thailand – Onsite)
- Jassey Babucarr (Gambia – Onsite)
- Madiha Mukhtar (Pakistan – Daring)
- Jakir Hossain Bhuiyan Masud (Amerika Serikat – Daring)
- Profesor Dato’ Seri Dr. Abu Hassan Asaari Abdullah (Malaysia – Daring)
Guna mengover berbagai dimensi dalam ekosistem medis modern, ICOHES 2026 menetapkan 8 bidang fokus dan cakupan (fokus & scope) riset utama, yaitu Nursing (Keperawatan), Pharmacy (Farmasi), Physiotherapy (Fisioterapi), Preventive Dentistry (Kesehatan Gigi Pencegahan), Maternal and Child Health (Kesehatan Ibu dan Anak), Health Informatics (Informatika Kesehatan), Acupuncture (Akupunktur), serta Health Science (Ilmu Kesehatan Umum).
Elaborasi ilmiah pada sesi panel berlangsung sangat dinamis, melahirkan pemikiran kritis yang mengintegrasikan penerapan kecerdasan buatan (AI), pengobatan presisi (precision medicine), serta pendekatan pelayanan holistik sebagai bentuk epistemologi baru bagi praktik kesehatan abad ke-21.
Setelah sesi seminar utama bersama para keynote speaker yang diakhiri dengan penyerahan plakat cenderamata sebagai tanda apresiasi dan kenang-kenangan resmi dari ITSK Soepraoen, rangkaian acara dilanjutkan ke sesi presentasi paralel (parallel session).
Pada sesi ini, para pemakalah mempresentasikan abstrak penelitian terbaik mereka yang telah dinyatakan lolos melalui proses seleksi dan penelaahan kuratorial yang sangat ketat. Tinggi rekam diversity author yang terlibat membuktikan bahwa manuskrip yang dipaparkan memiliki kualitas metodologi serta kebaruan (novelty) yang tinggi untuk dipublikasikan.
Keberhasilan penyelenggaraan 2nd ICOHES 2026 juga tidak lepas dari peran aktif mahasiswa ITSK Soepraoen. Para mahasiswa dikerahkan secara profesional untuk mengelola alur manajemen acara sebagai tim panitia, sekaligus berkontribusi langsung dengan mengirimkan artikel abstrak riset mereka.
Keterlibatan ini memberikan pengalaman berharga bagi para talenta muda dalam membangun iklim ilmiah dan berinteraksi di forum akademik tingkat internasional.
Secara keseluruhan, pelaksanaan ICOHES 2026 telah melampaui seluruh target kuantitatif maupun kualitatif yang ditetapkan oleh institusi.
Pihak penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemakalah, partisipan, serta panitia yang telah mencurahkan energi intelektualnya.
Konferensi ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari gerakan perubahan ilmiah untuk menerjemahkan riset menjadi kebijakan kesehatan yang nyata bagi masyarakat. Sampai jumpa di ajang ICOHES 2027 mendatang dengan semangat inovasi yang lebih membara.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITSK Soepraoen
Editor: Herlianto. A


























