MALANG, Tugumalang.id – Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat tentang program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS Kesehatan Cabang Malang berkolaborasi dengan Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Gamal Albinsaid menggelar kegiatan edukasi program JKN – KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan pentingnya pola hidup sehat.
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat yang mayoritas berasal dari wilayah Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada hari Jumat (31/7/2026).
Baca Juga: Jamsostek Award 2026, Pemkab Malang Tegaskan Komitmen Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Hernina Agustin Arifin mengatakan kolaborasi bersama Komisi IX DPR RI adalah bentuk sinergi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya program JKN ini.

Lewat kegiatan edukasi ini diharapkan masyarakat bisa memiliki pemahaman yang cukup terkait mekanisme pemanfaatan layanan JKN. Harapannya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan dapat segera mendapatkan pelayanan secara optimal.
“Ini merupakan wujud kerja sama antara Komisi IX DPR RI dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat,” kata perempuan yang akrab disapa Ina tersebut.

“Harapannya masyarakat bisa lebih paham, bisa lebih mengetahui terkait dengan tata cara penggunaan program JKN dan benar-benar bisa memanfaatkan program JKN ini ketika mereka sakit,” imbuhnya.
Baca Juga: Sinergi Disnaker, BPJS dan Mikutopia Perkuat Perlindungan Pekerja Lokal di Kota Batu
Lebih lanjut, Hernina mengatakan saat ini capaian kepesertaan JKN khususnya di wilayah Kota Malang telah mendekati 100 persen dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 95 persen. Sedangkan jika dilihat secara keseluruhan di wilayah Malang Raya, cakupan kepesertaan telah mencapai 98 persen.

Menurutnya persentase tersebut telah memenuhi status Universal Health Coverage (UHC). Namun yang perlu menjadi perhatian adalah tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 76 persen.
Lewat program edukasi dan sosialisasi yang diselenggarakan dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif di program JKN. Hernina juga menegaskan bahwa program JKN dibangun atas prinsip gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu pembiayaan pelayanan kesehatan bagi peserta yang sedang sakit.
“Program JKN dibangun dengan semangat gotong royong. Iuran yang dibayarkan peserta sehat digunakan untuk membantu peserta yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelas Hernina.
Tekankan Pentingnya Pola Hidup Sehat
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI yang berasal dari Daerah Pemilihan Malang Raya, dr. Gamal Albinsaid yang akrab disapa Dokter Gamal mengingatkan masyarakat untuk menerapkan dan menjaga pola hidup sehat.
Ia menyoroti masalah peningkatan pembiayaan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan tak lepas dari banyaknya penyakit yang diakibatkan oleh penyakit yang terjadi sejak usia dini, khususnya masalah stunting sebagai penyebab dari berbagai penyakit yang diderita oleh masyarakat.

“Salah satu analisanya kenapa biaya BPJS mengalami peningkatan karena banyaknya penyakit yang diakibatkan sedari kecil mengalami stunting. Jadi kita mengedukasi masyarakat untuk memberikan gizi yang memadai, sanitasi yang layak, ASI eksklusif, termasuk juga KB, jarak antar kelahiran, dan program edukasi kesehatan,” paparnya.
Melalui kegiatan edukasi yang dilaksanakan bersama BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dokter Gamal berharap masyarakat, khususnya warga Kota Malang bisa lebih peduli terhadap kesehatan dirinya dan dapat menekan angka stunting yang harapannya bisa mencapai zero kasus stunting.
“Harapan kita semua lewat edukasi masyarakat bersama BPJS Kesehatan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat secara konsisten,” jelas Dokter Gamal.
Selain masalah stunting, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) itu juga memberikan edukasi terkait pentingnya berolahraga, menghindari konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan, serta pentingnya menjaga pola makan terutama makanan yang berlemak untuk menghindari risiko kolesterol tinggi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A

























