Malang, Tugumalang.id – Pashmina viscose dan pashmina kaos memiliki karakter berbeda meski sama-sama banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun acara formal. Perbedaannya terlihat dari bahan, ketebalan kain, kenyamanan, tampilan, hingga kisaran harga.
1. Bahan yang Digunakan
Pashmina viscose dibuat menggunakan serat rayon viscose yang berasal dari selulosa atau pulp kayu, seperti dikutip dari laman Buttonscarves. Bahan semi-sintetis ini memiliki tekstur lembut dan ringan, daya serap yang baik, serta menghasilkan efek jatuh atau flowy saat dikenakan.
Karakter tersebut membuat pashmina viscose mudah dibentuk menjadi berbagai model hijab. Pengguna bisa memakainya untuk kegiatan sehari-hari maupun acara formal dengan tampilan lebih anggun dan rapi.
Berbeda dengan viscose, pashmina kaos umumnya menggunakan bahan rajut atau knit/jersey. Bahannya lebih elastis, padat, dan lentur. Kain juga mengikuti bentuk kepala saat dikenakan.
Baca juga: 6 Toko Hijab Terlengkap di Malang, Surganya Fashion Muslimah
2. Ketebalan Kain dan Penggunaan Ciput
Perbedaan berikutnya terlihat pada ketebalan kain. Pashmina viscose umumnya tipis dan ringan. Pada beberapa warna terang, kain cenderung sedikit menerawang. Karena itu, banyak pengguna memilih memakai ciput sebagai lapisan tambahan untuk mengurangi efek transparan sekaligus menjaga hijab tetap rapi.
Pashmina kaos memiliki bahan lebih tebal sehingga tidak mudah menerawang. Sebagian pengguna tetap nyaman mengenakannya tanpa ciput, meski penggunaan ciput dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing. Karakter kain yang elastis dan mengikuti bentuk kepala juga membuat pashmina kaos cenderung lebih stabil.
3. Kenyamanan Saat Digunakan
Dari sisi kenyamanan, kain viscose memiliki daya serap yang baik terhadap kelembapan. Mengutip Zalora Indonesia dan ISPO, bahan ini juga ringan serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Karakter tersebut membuat pashmina viscose terasa lebih adem saat digunakan dalam waktu lama, terutama di daerah beriklim tropis seperti Indonesia dan ketika cuaca panas.
Namun, bobot kain yang ringan membuat pashmina viscose cenderung lebih mudah bergeser. Sebagian pengguna memilih memakai peniti atau jarum pentul agar hijab tetap pada posisinya.
Pashmina kaos menawarkan karakter berbeda. Tingkat elastisitasnya lebih tinggi sehingga mudah mengikuti bentuk kepala dan tidak mudah bergeser. Karakter tersebut membuatnya praktis digunakan untuk aktivitas padat seperti kuliah, bekerja, maupun bepergian.
4. Tampilan yang Dihasilkan
Perbedaan bahan juga menghasilkan tampilan yang tidak sama. Pashmina viscose memiliki lipatan kain yang lebih jatuh dan mudah dibentuk menjadi berbagai model hijab. Tampilannya memberikan kesan lebih elegan sehingga sering dipilih untuk acara formal maupun semi formal.
Sementara itu, pashmina kaos memberikan tampilan lebih sederhana dan kasual. Bahannya yang lentur mengikuti bentuk kepala dan cocok untuk aktivitas sehari-hari. Pilihan model hijabnya tidak sebanyak pashmina viscose, tetapi pashmina kaos mudah dikenakan tanpa memerlukan banyak penyesuaian.
5. Kisaran Harga di Pasaran
Harga keduanya juga berbeda. Pashmina viscose umumnya dijual mulai sekitar Rp 45 ribuan, tergantung merek, ukuran, kualitas bahan, hingga detail jahitan. Produk ini mudah ditemukan di berbagai toko hijab atau marketplace dengan beragam pilihan warna.
Pashmina kaos umumnya dibanderol mulai sekitar Rp 35 ribuan. Dengan harga lebih rendah, jenis ini menawarkan bahan yang tidak mudah menerawang, kenyamanan, serta kepraktisan untuk berbagai aktivitas.
Sebelum membeli, pilihan antara pashmina viscose dan pashmina kaos dapat disesuaikan dengan kebutuhan, gaya berhijab, dan anggaran. Pashmina viscose menawarkan bahan ringan dengan efek jatuh dan pilihan model lebih beragam, sedangkan pashmina kaos memiliki bahan lebih tebal, elastis, dan praktis digunakan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Dwiyana Khusnul Qotimah / Magang
editor: jatmiko


























