Selasa, Oktober 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bertemu Wamenko Pangan, APTRI Soroti Harga Gula hingga Sumur Bor di Lahan Perhutani

Aisyah Nawangsari Putri by Aisyah Nawangsari Putri
Juli 20, 2026 7:46 pm
in News
Bertemu Wamenko Pangan, APTRI Soroti Harga Gula hingga Sumur Bor di Lahan Perhutani

Dialog bersama Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq (baju coklat). Foto: dok. PPRU 2

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) meminta pemerintah segera mengevaluasi tata niaga gula, menaikkan harga acuan pembelian gula di tingkat petani, serta menyelesaikan persoalan akses air untuk lahan tebu. Aspirasi tersebut disampaikan dalam dialog bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.

Dialog berlangsung di kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, KH Hamim Kholili, di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2026).

READ ALSO

PGRI Kabupaten Malang Desak Revisi Juknis BOS untuk Gaji 2.100 Guru Honorer

Museum Tubuh Jatim Park 1 Jajaki Kolaborasi dengan FK UB Malang

Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan, persoalan utama yang dihadapi petani tebu saat ini bukan hanya pupuk, tetapi juga ketersediaan air. Menurutnya, petani yang menggarap lahan Perhutani belum diizinkan membuat sumur bor sehingga produktivitas tanaman sulit ditingkatkan.

“Ada satu yang menjadi kendala, selain pupuk adalah air. Kami mohon petani yang menggarap lahan Perhutani diberi izin membuat sumur bor untuk pengairan. Kalau tidak begitu, sulit meningkatkan hasil produksi tebu,” ujarnya.

Baca juga: Diskusi dengan Petani Tebu di Kabupaten Malang, Kepala Bapanas Komitmen Jaga Harga Gula

Selain persoalan pengairan, APTRI juga meminta pemerintah mengevaluasi sistem pembelian tebu dengan mekanisme beli putus. Soemitro menilai sistem tersebut perlu diperbaiki agar lebih menguntungkan petani maupun pabrik gula.

APTRI juga menyoroti kebijakan harga gula. Soemitro menilai penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku sejak 2016 membuat harga gula di tingkat petani sulit menyesuaikan kenaikan biaya produksi.

Menurutnya, harga acuan pembelian gula di tingkat petani yang masih berada di kisaran Rp14.500 per kilogram sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini karena biaya pupuk dan biaya produksi terus meningkat.

“Kalau memang pemerintah memiliki cadangan pangan gula, sebenarnya tidak perlu lagi ada pembatasan harga atas karena stok bisa digunakan untuk mengendalikan harga saat terjadi lonjakan,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, KH Hamim Kholili yang juga menjabat Ketua Pusat Koperasi Primer Tebu Rakyat (PKPTR) Kabupaten Malang turut menyampaikan aspirasi petani. Bupati Malang Sanusi yang hadir juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani untuk mempercepat pembangunan sektor pergulaan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan seluruh masukan akan dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi pemerintah sebelum diputuskan di tingkat Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Baca juga: Harga Stabil, Tebu Jadi Komoditas Unggulan di Kabupaten Malang

Hanif mengakui tata kelola industri gula nasional masih cukup kompleks. Karena itu, pemerintah turun langsung ke daerah sentra tebu, termasuk Malang, untuk memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan yang dihadapi petani sebelum merumuskan kebijakan nasional.

“Kami ingin mendapatkan data primer langsung dari lapangan. Semua masukan ini akan kami pelajari sebagai bahan menyusun langkah menuju swasembada gula,” ujarnya.

Ia memastikan Kemenko Bidang Pangan akan kembali mengundang APTRI untuk membahas lebih rinci berbagai usulan yang telah disampaikan petani. Diskusi lanjutan itu sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret yang akan ditempuh.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: gulahanif faisol nurofiqharga gulaPetani Tebutebuwakil menteri bidang panganwamenko pangan

Related Posts

PGRI Kabupaten Malang Desak Revisi Juknis BOS untuk Gaji 2.100 Guru Honorer
News

PGRI Kabupaten Malang Desak Revisi Juknis BOS untuk Gaji 2.100 Guru Honorer

Senin, 19 Okt 2026
Museum Tubuh Jatim Park 1 Jajaki Kolaborasi dengan FK UB Malang
News

Museum Tubuh Jatim Park 1 Jajaki Kolaborasi dengan FK UB Malang

Minggu, 18 Okt 2026
CMC Tiga Warna Bidik Bursa Karbon, Andreas Targetkan Tanam Mangrove 10,5 Hektare per Tahun
News

CMC Tiga Warna Bidik Bursa Karbon, Andreas Targetkan Tanam Mangrove 10,5 Hektare per Tahun

Minggu, 18 Okt 2026
Pengasuh Pesantren Malang Raya Dorong Aturan Karnaval
News

Pengasuh Pesantren Malang Raya Dorong Aturan Karnaval

Sabtu, 17 Okt 2026
Kantor Advokat Surjo & Partners Gandeng UMM, Buka Peluang Magang Mahasiswa Hukum
News

Kantor Advokat Surjo & Partners Gandeng UMM, Buka Peluang Magang Mahasiswa Hukum

Sabtu, 17 Okt 2026
SPBU Mergan Malang Kehabisan BBM Usai Disidak Wali Kota
News

SPBU Mergan Kota Malang Kehabisan BBM Usai Disidak Wali Kota

Sabtu, 17 Okt 2026
Next Post
Sopir Truk Tebu Meninggal di Dalam Kendaraan Saat Antre Masuk PG Kebonagung

Sopir Truk Tebu Meninggal di Dalam Kendaraan Saat Antre Masuk PG Kebonagung

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.