Tugumalang.id – Wisata di Kabupaten Malang tersebar di berbagai kecamatan. Kondisi alam yang beragam, mulai dari pegunungan, hutan, sungai, hingga pantai, membuat setiap wilayah memiliki daya tarik wisata yang berbeda.
Beberapa kecamatan dikenal sebagai tujuan wisata karena memiliki banyak destinasi yang letaknya saling berdekatan. Ada yang menawarkan wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, hingga tempat rekreasi keluarga.
Berikut sejumlah daerah wisata di Kabupaten Malang beserta destinasi yang dapat dikunjungi.
1. Poncokusumo
Poncokusumo, Kawasan Wisata Pegunungan dan Gerbang Menuju Bromo
Kecamatan Poncokusumo menjadi salah satu kawasan wisata utama di Kabupaten Malang yang berada di lereng Gunung Bromo dan Gunung Semeru serta berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Baca Juga: Wisata di Kabupaten Malang Terdampak Efisiensi Anggaran Pemerintah, Disparbud Siapkan Travel Pattern
Dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2026, Poncokusumo bersama Ngadas ditetapkan sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Kabupaten (DPK) Wilayah Bromo-Tengger-Semeru sekaligus masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK).
Selain itu, wilayah ini memiliki bentang alam pegunungan, lahan hortikultura, serta desa wisata yang berkembang sebagai penunjang aktivitas pariwisata.
Beragam destinasi wisata dapat ditemukan di Poncokusumo, di antaranya:
- Desa Wisata Ngadas, desa adat Suku Tengger yang menjadi salah satu pintu masuk menuju Bromo melalui jalur Jemplang.
- Coban Bidadari, air terjun yang berada di kawasan hutan lereng Bromo.
- Bromo Hillside, kawasan wisata dengan panorama pegunungan dan fasilitas kuliner.
- Malang Dreamland, destinasi rekreasi keluarga yang menawarkan wahana permainan dan area swafoto.
2. Tumpang, Wisata Sejarah yang Menjadi Jalur Menuju Bromo
Kecamatan Tumpang memiliki potensi wisata karena menggabungkan kekayaan sejarah Kerajaan Singhasari dengan posisi strategis sebagai jalur menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Pemerintah Kabupaten Malang juga memasukkan Tumpang sebagai bagian dari DPK Wilayah Bromo-Tengger-Semeru dan Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten. Keberadaan situs cagar budaya, museum, hingga kawasan wisata buatan membuat kecamatan ini berkembang sebagai tujuan wisata sejarah dan budaya.
Destinasi yang dapat dikunjungi meliputi:
- Museum Panji, museum budaya yang menyimpan koleksi tentang kisah Panji, sejarah Kerajaan Kanjuruhan, Singhasari, hingga Majapahit.
- Lembah Tumpang Resort, destinasi wisata yang memadukan konsep resort, kolam renang, taman, serta bangunan bergaya kerajaan Nusantara.
- Candi Jago, cagar budaya peninggalan Kerajaan Singhasari yang dibangun pada abad ke-13 sebagai tempat pendharmaan Raja Wisnuwardhana.
- Candi Kidal, candi Hindu peninggalan Kerajaan Singhasari yang didirikan untuk menghormati Raja Anusapati.
3. Lawang, Dataran Tinggi dengan Potensi Agrowisata
Kecamatan Lawang berada di dataran tinggi bagian utara Kabupaten Malang dengan suhu udara yang relatif sejuk. Kawasan ini dikenal memiliki perkebunan, hutan pinus, serta bentang alam pegunungan yang mendukung pengembangan wisata alam dan agrowisata.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen
Dokumen pembangunan daerah Kabupaten Malang juga mencatat Lawang sebagai wilayah yang memiliki daya dukung lingkungan tinggi pada kawasan lereng gunung api, sehingga memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata berbasis alam.
Beberapa destinasi di Lawang antara lain:
- Pemandian Kalireco, pemandian alami yang memanfaatkan sumber mata air dari lereng Gunung Arjuno.
- Pari Bendo, destinasi wisata alam yang menawarkan area perkemahan, jalur trekking, dan panorama perbukitan.
- Puncak Budug Asu, bukit yang menjadi tujuan pendakian ringan dengan ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Arjuno, Gunung Welirang, hingga Kota Batu.
- Kebun Teh Wonosari, kawasan agrowisata yang dikelola PT Perkebunan Nusantara I Regional 5. Selain menyuguhkan hamparan kebun teh, tempat ini juga dilengkapi fasilitas edukasi, area outbound, penginapan, dan jalur berjalan kaki di tengah perkebunan.
4. Singosari, Perpaduan WIsata Sejarah dan Rekreasi Keluarga
Singosari dikenal sebagai kawasan peninggalan Kerajaan Singhasari sekaligus berkembang menjadi wilayah wisata keluarga. Selain memiliki situs sejarah, letaknya yang dekat dengan Kota Malang membuat akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan ini relatif mudah.
Pemerintah Kabupaten Malang juga menetapkan Singosari sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan pariwisata.
Destinasi yang dapat dikunjungi meliputi:
- Sumber Umbulan, pemandian alami yang memanfaatkan mata air pegunungan dengan air yang jernih dan sejuk.
- Bukit Kuneer, kawasan perbukitan yang berada di area perkebunan teh Wonosari. Destinasi ini menawarkan jalur trekking ringan, gardu pandang, serta panorama hamparan kebun teh dan pegunungan.
- Hawai Waterpark, taman rekreasi air yang memiliki berbagai wahana, seperti kolam ombak buatan, seluncuran air, dan area bermain anak.
- Candi Singosari, cagar budaya peninggalan Kerajaan Singhasari yang diperkirakan dibangun pada abad ke-13 sebagai tempat pendharmaan Raja Kertanegara.
5. Dau, Wisata Alam di Lereng Gunung Kawi
Kecamatan Dau berada di kawasan perbukitan yang berbatasan dengan Kota Batu. Wilayah ini didominasi kawasan hutan, sungai, dan lereng pegunungan sehingga berkembang sebagai destinasi wisata alam serta lokasi berkemah.
Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung berkembangnya wisata berbasis alam di wilayah Dau.
- Beberapa tempat wisata di Dau yaitu:
Kebun Rojo Camp, kawasan wisata alam yang menawarkan area berkemah dengan suasana hutan pinus dan udara pegunungan. - Coban Parang Tejo, air terjun yang berada di kawasan hutan Desa Gadingkulon. Destinasi ini menawarkan aliran air yang mengalir di antara tebing serta suasana alam yang masih asri, sehingga menjadi tujuan wisata alam dan fotografi.
- Bedengan, kawasan wisata alam di Desa Selorejo yang berada di tepi Sungai Metro. Tempat ini dikenal sebagai lokasi berkemah dengan hamparan hutan pinus, area piknik, dan aliran sungai yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
6. Ampelgading, Wisata Alam Pegunungan hingga Pantai Selatan
Kecamatan Ampelgading berada di bagian tenggara Kabupaten Malang dengan bentang alam yang membentang dari kawasan pegunungan hingga pesisir Samudra Hindia.
Dalam dokumen pembangunan daerah, wilayah ini termasuk kawasan dengan potensi keanekaragaman hayati tinggi dan menjadi bagian dari bentang alam pegunungan serta pesisir selatan Kabupaten Malang.
- Destinasi yang dapat dikunjungi antara lain:
Bukit Nando, kawasan perbukitan di Kecamatan Ampelgading yang menawarkan panorama pegunungan dan pesisir selatan Kabupaten Malang dari ketinggian. - Pantai Licin, pantai di pesisir selatan Kabupaten Malang yang dikenal dengan pasir berwarna hitam hasil aktivitas vulkanik Gunung Semeru.
- Coban Ciblungan, air terjun yang berada di kawasan hutan Kecamatan Ampelgading. Destinasi ini menawarkan aliran air yang jernih, kolam alami, serta suasana hutan yang masih asri sehingga menjadi tujuan wisata alam bagi pengunjung.
Kabupaten Malang memiliki potensi wisata yang tersebar di berbagai kecamatan dengan karakter yang berbeda-beda. Mulai dari kawasan pegunungan, air terjun, situs sejarah, agrowisata, hingga pantai di pesisir selatan, setiap wilayah menawarkan destinasi yang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
Editor: Herlianto. A
























