Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2026 3:03 pm
in Kuliner
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Ilustrasi gula aren. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Banyak orang menganggap gula aren dan gula merah adalah produk yang sama karena sama-sama berwarna cokelat dan dijual dalam bentuk cetakan. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mulai dari bahan baku, rasa, aroma, tekstur, hingga penggunaannya dalam berbagai makanan dan minuman.

Perbedaan paling mendasar terletak pada asal bahan pembuatnya. Gula aren dibuat dari nira atau cairan manis yang disadap dari bunga pohon aren (Arenga pinnata). Nira tersebut dimasak hingga mengental sebelum dicetak menjadi gula padat.

READ ALSO

5 Kuliner Prancis yang Ikonik, dari Croissant hingga Ratatouille

4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas

Berbeda dengan itu, gula merah merupakan sebutan umum untuk gula berwarna cokelat yang berasal dari berbagai jenis tanaman palma. Di Indonesia, jenis yang paling banyak dijumpai adalah gula kelapa atau gula jawa yang dibuat dari nira bunga pohon kelapa.

Baca juga: Ini Cara Membedakan Kurma Asli dan Kurma Tambahan Gula

Karena berasal dari kelompok palma yang sama, gula aren sebenarnya termasuk kategori gula merah. Namun, sumber niranya berbeda sehingga menghasilkan karakteristik yang tidak sama.

Perbedaan tersebut terlihat dari warna, aroma, dan cita rasanya. Gula aren umumnya berwarna lebih gelap dengan aroma yang lebih kuat serta rasa yang lebih kaya. Karakter inilah yang membuatnya banyak digunakan sebagai pemanis minuman, seperti kopi susu gula aren, wedang, maupun minuman tradisional lainnya.

Sebaliknya, gula merah dari nira kelapa cenderung berwarna cokelat kemerahan dengan aroma yang lebih ringan dan rasa manis yang lebih sederhana. Karena sifatnya tersebut, gula ini lebih sering dimanfaatkan sebagai bumbu pelengkap aneka masakan, mulai dari semur, gudeg, sambal, hingga jajanan tradisional.

Tekstur keduanya juga berbeda. Gula aren biasanya lebih lembut sehingga lebih mudah dipotong dan cepat larut saat dicampurkan ke dalam air. Sementara itu, gula merah dari kelapa cenderung lebih padat sehingga kerap diparut atau dipotong kecil sebelum digunakan dalam masakan.

Dari sisi kandungan gizi, keduanya sama-sama mengandung karbohidrat sebagai sumber energi. Gula aren maupun gula merah dari nira kelapa juga memiliki sejumlah mineral alami, seperti kalium, magnesium, dan zat besi, meski jumlahnya relatif kecil.

Meski demikian, kandungan mineral tersebut tidak berarti kedua jenis gula dapat dikonsumsi tanpa batas. Kementerian Kesehatan RI tetap menganjurkan konsumsi gula dibatasi hingga 50 gram atau sekitar empat sendok makan per orang setiap hari sebagai bagian dari pola makan sehat.

Baca juga: 7 Minuman yang Terbukti Membantu Menurunkan Gula Darah

Saat membeli gula aren maupun gula merah, masyarakat sebaiknya memilih produk yang memiliki aroma alami, tidak berbau asam atau tengik, serta tidak terlalu lembap. Permukaannya juga sebaiknya padat dan tidak mudah hancur.

Warna gula dapat berbeda-beda bergantung pada jenis nira dan proses pembuatannya, sehingga tidak bisa dijadikan satu-satunya penentu kualitas.

Agar mutu tetap terjaga, gula sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di tempat yang kering. Cara penyimpanan tersebut membantu mempertahankan aroma, rasa, dan teksturnya.

Memahami perbedaan gula aren dan gula merah akan memudahkan masyarakat menentukan pilihan sesuai kebutuhan. Gula aren lebih banyak dimanfaatkan untuk minuman dan hidangan penutup karena aroma karamelnya yang khas, sedangkan gula merah dari nira kelapa lebih sering digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan tradisional.

Apa pun jenis gula yang dipilih, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan anjuran agar pola makan tetap sehat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maura Sampetoding/ Magang
editor: jatmiko

Tags: edukasi kulinerGula ArenGula Merahpemanis alami

Related Posts

Kuliner Prancis, maracons. Foto: Unsplash.com/Teo Zac
Kuliner

5 Kuliner Prancis yang Ikonik, dari Croissant hingga Ratatouille

Kamis, 15 Okt 2026
4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas
Kuliner

4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas

Minggu, 11 Okt 2026
5 Makanan Goreng Indonesia Masuk Top 50 Dunia Versi TasteAtlas
Kuliner

5 Makanan Goreng Indonesia Masuk Top 50 Dunia Versi TasteAtlas

Rabu, 7 Okt 2026
5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia
Kuliner

5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia

Rabu, 30 Sep 2026
5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih
Kuliner

5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih

Minggu, 27 Sep 2026
4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Kuliner

4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post

DEMA UIN Malang Lakukan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Malang, Bergerak dalam Harmoni Berdampak dengan Aksi 

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.