Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Sepekan Uji Coba Buka, Eco Green Park Sepi Pengunjung

Redaksi by Redaksi
September 19, 2021 4:27 pm
in Pariwisata
Satwa unggas jenis Flamingo di Eco Green Park yang harus dijaga ekstra perawatan hingga konsentrasi pakannya selama wahana ini tutup. Foto: Ulul Azmy

Satwa unggas jenis Flamingo di Eco Green Park yang harus dijaga ekstra perawatan hingga konsentrasi pakannya selama wahana ini tutup. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Eco Green Park menjadi satu dari tiga wahana wisata di Jatim Park 2 yang dibolehkan buka meski Kota Batu masih berada di PPKM Level 3. Buka sejak 11 September 2021 dengan berbagai protokol kesehatan ketat, ternyata masih belum mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung.

Manager Operasional Eco Green Park, Deny Rinasari mengatakan bahwa selama sepekan buka, angka kunjungan ke Eco Green Park terbilang miris. Jika biasanya bisa menerima kunjungan 1.000-2000 orang, kini masih tidak lebih dari 100 orang saja.

READ ALSO

Gubugklakah Siapkan Warga Jadi Tuan Rumah Wisatawan

5 Aktivitas Edukasi Lingkungan untuk Anak di Eco Active Park Kota Batu

Menurut dia, mayoritas pengunjung banyak memilih putar balik lantaran Eco Green Park memberlakukan pembatasan usia masuk, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun. Padahal, rata-rata pengunjung datang untuk rekreasi anak-anaknya.

Burung pelican, satu dari ribuan unggas koleksi Eco Green Park. Foto: Ulul Azmy

”Rata-rata pangsa pasar wisata di sinikan keluarga dan anak. Kalau si anak gak boleh masuk ya mereka juga gak mau. Akhirnya ya banyak yang putar balik,” ungkapnya, pada Minggu (19/9/2021).

Dia berharap, pandemi bisa segera berakhir sehingga aktivitas ekonomi pariwisata di Kota Batu bisa kembali normal. Bagi Eco Green Park, keberadaan pengunjung sangat penting bagi keberlansungan nafas para satwa yang semuanya adalah jenis aves atau unggas ini.

Total, ada sekitar 1.200 hewan dan 60 jenis spesies satwa yang pakannya bergantung pada pengunjung. Meski begitu, sejak tutup dan tak beroperasi sejak 2 bulan lalu, tak membuat pihak manajemen ikut mengurangi jatah pakan satwanya.

Kata Rini, meski harga sejumlah pakan di pasaran ikut naik, pihaknya tetap menyediakan jumlah pakan satwa seperti hari-hari biasa. Seperti satwa flamingo misalnya, yang menyambut wisatawan sejak di awal pintu masuk dengan keeksotisan warna bulu dan kaki rampingnya.

Flamingo, adalah satwa eksotis pemakan udang. Jika konsentrasi pakan udang ikut dikurangi, maka akan berpengaruh terhadap warna bulu mereka yang ikut memudar. Jika memudar, maka satwa ini jelas tidak memiliki daya tarik.

Selain itu, pakan paling mahal terletak di daging ayam fillet. Biasanya digunakan untuk konsumsi elang dan burung pemakan bangkai yang juga ada di Eco Green Park. Harganya, kata Rina, di pasaran kini mulai naik.

”Begitu juga satwa-satwa yang lain, secara pakan tetap kita jaga meski kita tutup. Bagaimanapun mereka juga aset hidup yang harus dijaga. Jadi kami tidak mengurani pakan mereka sedikitpun,” kata Rina.

”Sejak 2 bulan tutup, semua satwa kami masih sehat. Hanya ada beberapa yang sakit karena ada perubahan suhu di Kota Batu. Tapi sudah kita karantina dan obati,” imbuhnya.

Sebab itu, dia berharap pemerintah punya sedikit fleksibilitas dalam regulasi pembukaan tempat wisata. Terutama di wisata yang mengandalkan diri dari aset hidup seperti binatang yang harus ikut dijaga.

Kebijakan pembatasan usia ini juga dikeluhkan oleh Taman Rekreasi Selecta yang juga masuk daftar tempat wisata di Kota Batu yang diizinkan buka. Sebab itulah, mereka tetap memilih tutup karena tak ingin berkonfrontasi dengan pengunjung.

Dirut PT Selecta, Sujud Hariadi mengatakan bahwa tidak sampai hati membuat kecewa para pengunjung yang sudah jauh-jauh datang, namun pada akhirnya tidak boleh masuk. Kata dia, itu bisa berdampak pada kekecewaan berkepanjangan.

”Kami tetap tutup dan memilih menunggu Kota Batu turun ke level 2. Meski memang berat, kami tetap menunggu yang pasti-pasti saja,” kata dia.

Menurut dia, wahana wisata air juga memiliki pangsa pasar mayoritas anak-anak. Padahal secara teknis,, wisata air adalah wahana paling aman. ”Sejauh ini saya belum pernah melihat ada klaster penularan di tempat wisata, apalagi di wisata air dan yang sifatnya outdoor,” kata dia.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Gubugklakah Siapkan Warga Jadi Tuan Rumah Wisatawan
Advertorial

Gubugklakah Siapkan Warga Jadi Tuan Rumah Wisatawan

Minggu, 20 Sep 2026
5 Aktivitas Edukasi Lingkungan untuk Anak di Eco Active Park Kota Batu
Pariwisata

5 Aktivitas Edukasi Lingkungan untuk Anak di Eco Active Park Kota Batu

Selasa, 15 Sep 2026
Mikutopia Kota Batu Hadirkan Rainbow Slide 200 Meter dan Rumah Hantu Jamur
Pariwisata

Mikutopia Kota Batu Hadirkan Rainbow Slide 200 Meter dan Rumah Hantu Jamur

Jumat, 11 Sep 2026
Mega Science Center & Budaya Jatim Park 1: Intip Wahana Terbarunya
Pariwisata

Mega Science Center & Budaya Jatim Park 1: Intip Wahana Terbarunya

Jumat, 11 Sep 2026
3 Wisata Fauna di Malang untuk Liburan Edukatif Bersama Keluarga
Pariwisata

3 Wisata Fauna di Malang untuk Liburan Edukatif Bersama Keluarga

Jumat, 4 Sep 2026
Jelajahi Kehidupan Bawah Laut hingga 2.000 Meter di Museum Satwa Jatim Park 2
Pariwisata

Jelajahi Kehidupan Bawah Laut hingga 2.000 Meter di Museum Satwa Jatim Park 2

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Hari Keempat Pencarian Pria Hilang di Hutan Cungkup Masih Nihil

Hari Keempat Pencarian Pria Hilang di Hutan Cungkup Masih Nihil

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.