Rabu, Agustus 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Sepekan Uji Coba Buka, Eco Green Park Sepi Pengunjung

Redaksi by Redaksi
September 19, 2021 4:27 pm
in Pariwisata
Satwa unggas jenis Flamingo di Eco Green Park yang harus dijaga ekstra perawatan hingga konsentrasi pakannya selama wahana ini tutup. Foto: Ulul Azmy

Satwa unggas jenis Flamingo di Eco Green Park yang harus dijaga ekstra perawatan hingga konsentrasi pakannya selama wahana ini tutup. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Eco Green Park menjadi satu dari tiga wahana wisata di Jatim Park 2 yang dibolehkan buka meski Kota Batu masih berada di PPKM Level 3. Buka sejak 11 September 2021 dengan berbagai protokol kesehatan ketat, ternyata masih belum mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung.

Manager Operasional Eco Green Park, Deny Rinasari mengatakan bahwa selama sepekan buka, angka kunjungan ke Eco Green Park terbilang miris. Jika biasanya bisa menerima kunjungan 1.000-2000 orang, kini masih tidak lebih dari 100 orang saja.

READ ALSO

5 Wisata Kebun di Kota Batu, Bisa Petik Strawberry hingga Apel

Jatim Park 2 Edukasi Pelajar Batu tentang Satwa Endemik Indonesia

Menurut dia, mayoritas pengunjung banyak memilih putar balik lantaran Eco Green Park memberlakukan pembatasan usia masuk, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun. Padahal, rata-rata pengunjung datang untuk rekreasi anak-anaknya.

Burung pelican, satu dari ribuan unggas koleksi Eco Green Park. Foto: Ulul Azmy

”Rata-rata pangsa pasar wisata di sinikan keluarga dan anak. Kalau si anak gak boleh masuk ya mereka juga gak mau. Akhirnya ya banyak yang putar balik,” ungkapnya, pada Minggu (19/9/2021).

Dia berharap, pandemi bisa segera berakhir sehingga aktivitas ekonomi pariwisata di Kota Batu bisa kembali normal. Bagi Eco Green Park, keberadaan pengunjung sangat penting bagi keberlansungan nafas para satwa yang semuanya adalah jenis aves atau unggas ini.

Total, ada sekitar 1.200 hewan dan 60 jenis spesies satwa yang pakannya bergantung pada pengunjung. Meski begitu, sejak tutup dan tak beroperasi sejak 2 bulan lalu, tak membuat pihak manajemen ikut mengurangi jatah pakan satwanya.

Kata Rini, meski harga sejumlah pakan di pasaran ikut naik, pihaknya tetap menyediakan jumlah pakan satwa seperti hari-hari biasa. Seperti satwa flamingo misalnya, yang menyambut wisatawan sejak di awal pintu masuk dengan keeksotisan warna bulu dan kaki rampingnya.

Flamingo, adalah satwa eksotis pemakan udang. Jika konsentrasi pakan udang ikut dikurangi, maka akan berpengaruh terhadap warna bulu mereka yang ikut memudar. Jika memudar, maka satwa ini jelas tidak memiliki daya tarik.

Selain itu, pakan paling mahal terletak di daging ayam fillet. Biasanya digunakan untuk konsumsi elang dan burung pemakan bangkai yang juga ada di Eco Green Park. Harganya, kata Rina, di pasaran kini mulai naik.

”Begitu juga satwa-satwa yang lain, secara pakan tetap kita jaga meski kita tutup. Bagaimanapun mereka juga aset hidup yang harus dijaga. Jadi kami tidak mengurani pakan mereka sedikitpun,” kata Rina.

”Sejak 2 bulan tutup, semua satwa kami masih sehat. Hanya ada beberapa yang sakit karena ada perubahan suhu di Kota Batu. Tapi sudah kita karantina dan obati,” imbuhnya.

Sebab itu, dia berharap pemerintah punya sedikit fleksibilitas dalam regulasi pembukaan tempat wisata. Terutama di wisata yang mengandalkan diri dari aset hidup seperti binatang yang harus ikut dijaga.

Kebijakan pembatasan usia ini juga dikeluhkan oleh Taman Rekreasi Selecta yang juga masuk daftar tempat wisata di Kota Batu yang diizinkan buka. Sebab itulah, mereka tetap memilih tutup karena tak ingin berkonfrontasi dengan pengunjung.

Dirut PT Selecta, Sujud Hariadi mengatakan bahwa tidak sampai hati membuat kecewa para pengunjung yang sudah jauh-jauh datang, namun pada akhirnya tidak boleh masuk. Kata dia, itu bisa berdampak pada kekecewaan berkepanjangan.

”Kami tetap tutup dan memilih menunggu Kota Batu turun ke level 2. Meski memang berat, kami tetap menunggu yang pasti-pasti saja,” kata dia.

Menurut dia, wahana wisata air juga memiliki pangsa pasar mayoritas anak-anak. Padahal secara teknis,, wisata air adalah wahana paling aman. ”Sejauh ini saya belum pernah melihat ada klaster penularan di tempat wisata, apalagi di wisata air dan yang sifatnya outdoor,” kata dia.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Wisata Kebun
Pariwisata

5 Wisata Kebun di Kota Batu, Bisa Petik Strawberry hingga Apel

Rabu, 12 Agu 2026
Jatim Park 2 Edukasi Pelajar Batu tentang Satwa Endemik Indonesia
Pariwisata

Jatim Park 2 Edukasi Pelajar Batu tentang Satwa Endemik Indonesia

Sabtu, 8 Agu 2026
Jatim Park Group dan Jasa Marga Jajaki Kolaborasi Edukasi Transportasi
Advertorial

Jatim Park Group dan Jasa Marga Jajaki Kolaborasi Edukasi Transportasi

Rabu, 5 Agu 2026
Sambut HUT RI, Mikutopia Beri Diskon 25 Persen untuk Pelajar
Advertorial

Sambut HUT RI, Mikutopia Beri Diskon 25 Persen untuk Pelajar

Selasa, 4 Agu 2026
6 Destinasi Wisata Malang Raya yang Punya Banyak Spot dalam Satu Kawasan
Pariwisata

6 Destinasi Wisata Malang Raya yang Punya Banyak Spot dalam Satu Kawasan

Rabu, 29 Jul 2026
Jelang Parti Libur 2026, BNS Tutup Sementara 29–31 Juli dan 3 Agustus
Pariwisata

Jelang Partilibur 2026, BNS Tutup Sementara 29–31 Juli dan 3 Agustus

Selasa, 28 Jul 2026
Next Post
Hari Keempat Pencarian Pria Hilang di Hutan Cungkup Masih Nihil

Hari Keempat Pencarian Pria Hilang di Hutan Cungkup Masih Nihil

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.