Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Pakar Sains: Makan Berlebih Bukan Faktor Utama Obesitas

Redaksi by Redaksi
September 16, 2021 5:00 am
in Tugu Sehat
Ilustrasi obesitas yang disebabkan bukan karena makan banyak tetapi oleh pilihan makanan/tugu malang

Ilustrasi obesitas yang disebabkan bukan karena makan banyak tetapi oleh pilihan makanan. (Foto: Pexels)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Menurut Cardiografia, sekitar 500 juta orang dewasa di dunia alami obesitas. Akar epidemi obsesitas lebih berkaitan dengan apa yang dimakan, bukan berapa banyak yang dimakan. Ini dijelaskan dalam Journal of Clinical Nutrition.

Dilansir dari scitechdaily.com, statistik dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan bahwa obesitas mempengaruhi lebih dari 40 persen orang dewasa Amerika. Hal ini menempatkan mereka pada risiko lebih mengalami penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan jenis kanker tertentu.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Pedoman diet orang Amerika pada 2020-2025 lebih memberi tahu bahwa menurunkan berat badan mengharuskan orang dewasa mengurangi jumlah kalori yang mereka dapatkan dari makanan dan minuman serta meningkatkan jumlah yang dikeluarkan melalui aktivitas fisik.

Pendekatan manajemen berat badan ini didasarkan pada model keseimbangan energi yang telah berusia seabad. Model ini menyatakan bahwa penambahan berat badan disebabkan oleh konsumsi lebih banyak energi daripada yang dikeluarkan.

Banyaknya makanan olahan  yang dipasarkan  secara luas, dengan harga terjangkau membuat orang-orang lebih memilih makanan dengan banyak kalori daripada yang kaya akan vitamin. Kemudian banyak makan dan sedikit olahraga, semakin menjadikan pola hidup jauh dari kata seimbang.

Penulis Model Karbohidrat-Insulin: Perspektif Fisiologis pada Pandemi Obesitas menunjukkan kelemahan mendasar dalam model keseimbangan energi, dengan alasan bahwa model alternatif, karbohidrat-insulin model, lebih baik menjelaskan obesitas dan penambahan berat badan.

Selain itu, model karbohidrat-insulin menunjukkan jalan menuju pengelolaan berat badan yang lebih efektif. Menurut Dr. David Ludwig, ahli endokrinologi di Rumah Sakit Anak Boston, model keseimbangan energi tidak membantu memahami penyebab biologis.

“Spakah makan berlebihan membuat mereka mengalami percepatan pertumbuhan atau percepatan tumbuhan yang menyebabkan makan berlebih,” kata pria yang juga Profesor di Harvard Medical School.

Berbeda dengan model keseimbangan energi, model karbohidrat-insulin membuat klaim bahwa makan berlebihan bukanlah penyebab utama obesitas. Sebaliknya, model karbohidrat-insulin banyak menyalahkan epidemi obesitas saat ini pada pola diet modern.

Hal ini ditandai dengan konsumsi berlebihan makanan dengan beban glikemik tinggi, khususnya karbohidrat olahan yang cepat dicerna. Makanan ini menyebabkan respons hormonal yang secara mendasar mengubah metabolisme kita, mendorong penyimpanan lemak, penambahan berat badan, dan obesitas.

Adopsi model karbohidrat-insulin atas model keseimbangan energi memiliki implikasi radikal untuk manajemen berat badan dan pengobatan obesitas. Daripada mendesak orang untuk makan lebih sedikit, strategi yang biasanya tidak berhasil dalam jangka panjang, model karbohidrat-insulin menyarankan jalan lain yang lebih berfokus pada apa yang kita makan.

Reporter : Auliya Rahma Maziidah

Editor : Herlianto. A

Tags: Faktor ObesitasKarbohidratMakananObesitas

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Jembatan Sukarno-Hatta (Suhat) Kota Malang tampak pada malam hari/tugu malang

Sempat Diuji Forensik, 4 Fakta Jembatan Suhat Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.