Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Perkuat Mitigasi Bencana, ITN Malang dan Balitbangda Kabupaten Malang Gelar Seminar Akhir Kajian Gerakan Tanah

Redaksi by Redaksi
Juni 16, 2025 7:39 pm
in Pendidikan
LPPM ITN Malang gelar abdimas di Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Foto/dok

LPPM ITN Malang gelar abdimas di Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) sukses menggelar “Seminar Akhir Kajian Mitigasi Gerakan Tanah di Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang”.

Bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana Kampus 1 ITN Malang, Kamis (12/06/2025), seminar ini merupakan puncak implementasi kerja sama strategis antara ITN Malang dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Malang.

READ ALSO

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Malang, Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Karangkates Malang, Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Malang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang, serta Perwakilan Camat dan Lurah dari wilayah Kecamatan Donomulyo dan Tirtoyudo.

Baca Juga: Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Borong Dua Trofi di Porkab Sidoarjo 2026

Wakil Rektor III ITN Malang, Dr. Hardianto, ST., MT., mewakili Rektor ITN Malang menyatakan bahwa acara ini merupakan pertemuan kedua dan sudah memasuki laporan akhir.

LPPM ITN Malang gelar abdimas di Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Foto/dok
LPPM ITN Malang gelar abdimas di Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Foto/dok

Ia berharap acara berjalan lancar dan sukses. Hardianto juga menyampaikan, ITN Malang siap untuk agenda kolaborasi di masa depan sebagai komitmen ITN Malang dalam menjalin kerja sama berkelanjutan.

Sekretaris Balitbangda Kabupaten Malang, Aprija Wirawan, S.Sos., MAP., hadir mewakili Kepala Balitbangda Kabupaten Malang, Dr. Ricky Meinardhy, ST., MT., menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya kajian ini.

Menurutnya berdasarkan data awal dari Pusat Klimatologi dan Mitigasi Bencana Geologi, hampir seluruh wilayah Kabupaten Malang memiliki potensi gerakan tanah dari sedang hingga tinggi.

“Wilayah Kabupaten Malang memiliki topografi yang beragam, mulai dari landai hingga pegunungan yang saat musim hujan berpotensi tinggi terjadi bencana, salah satunya gerakan tanah,” katanya.

Aprija menambahkan, beberapa wilayah juga berpotensi banjir dan berdasarkan histori gerakan tanah pernah terjadi di Tirtoyudo, Kalipare, dan Donomulyo yang menyebabkan kerusakan signifikan. Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, maka dilakukan kajian mitigasi gerakan tanah di lokasi tersebut.

Baca Juga: ITN Malang Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi Anugerah Kampus Unggulan 2026

“Kami sangat mengharapkan masukan, saran agar dapat menghasilkan kajian yang komprehensif untuk menjadikan acuan kebijakan ke depan,” harapnya.

Adanya kajian mitigasi sangat penting dan diperlukan oleh Kabupaten Malang guna melengkapi dokumen kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang sedang disusun oleh BPBD Kabupaten Malang.

Hasil mitigasi dapat ditindaklanjuti oleh BPBD untuk penyusunan dokumen rencana kontijensi yang sifatnya lebih komprehensif dan operasional, khususnya untuk bencana gerakan tanah.

“Untuk itu, kami sangat mendukung ITN Malang untuk terus aktif dalam kajian mitigasi gerakan tanah guna mengurangi risiko bencana. ITN memiliki peran krusial dalam melakukan penelitian, mengembangkan metode pemantauan fenomena gerakan tanah, serta mengadakan pelatihan bagi mahasiswa dan profesional di bidang mitigasi bencana. Bersama para pemangku kepentingan ITN Malang diharapkan dapat mengembangkan strategi mitigasi dan membangun sistem peringatan dini yang efektif bagi masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Ratri Andinisari, S.Si., M.Si., Ph.D., tenaga ahli ITN Malang memaparkan hasil kajian akhir yang telah dilakukan tim ITN Malang.

“Ini merupakan paparan akhir, di mana pada paparan sebelumnya (Maret 2025 lalu) tim kami sudah membahas kondisi eksisting mengenai kebencanaan gerakan tanah di kedua kecamatan yang telah disebutkan beserta metode yang kami gunakan,” jelas Ratri.

Ia memaparkan, kajian bencana tanah bergerak ini direncanakan selama tiga tahun. Untuk tahap awal, dipilih Kecamatan Tirtoyudo dan Donomulyo berdasarkan hasil rapat dengan Balitbangda dan BPBD yang mengindikasikan kedua desa tersebut merupakan kawasan rawan.

“Jika kajian ini berhasil, maka tahun depan kami lanjutkan untuk identifikasi kawasan rawan bencana gerakan tanah di 31 kecamatan lainnya di Kabupaten Malang, dan di tahun ketiga akan dilakukan analisis rekomendasi yang sifatnya praktikal sehingga dapat langsung diterapkan di lapangan,” tambahnya.

Tujuan utama kegiatan adalah mengidentifikasi Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gerakan Tanah, melakukan analisis perhitungan dan klasifikasi bahaya, kerentanan, dan kapasitas terkait bencana gerakan tanah hingga mendapatkan Peta Risiko Bencana, serta mengkaji rekomendasi mitigasi bencana gerakan tanah untuk kedua kecamatan tersebut.

Faktor pemicu tanah bergerak di Kabupaten Malang diidentifikasi meliputi hujan, kelerengan, geologi batuan, jenis batuan, tutupan lahan, dan aktivitas seismik.

Kerja sama antara ITN Malang dan Balitbangda Kabupaten Malang ini diharapkan dapat menghasilkan peringatan dini dan mitigasi yang efektif, serta mengembangkan teknologi dan metode yang digunakan untuk memantau gerakan tanah, demi mengurangi risiko bencana di Kabupaten Malang.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: ITN MalangLPPMMitigasi Bencana

Related Posts

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
Sinergi BNN dan PLN UP3 Malang

Sinergi BNN dan PLN UP3 Malang dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila: Wujud Nyata Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Tempat Kerja

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.