Malang, Tugumalang.id – Kepercayaan berbagai daerah kepada Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam penyusunan kajian lingkungan hidup strategis dan rencana tata ruang terus berlanjut. Terbaru, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, kembali menggandeng ITN Malang untuk menyusun dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai pendukung pengembangan kawasan strategis dan wilayah perkotaan baru di Mahakam Ulu.
Lembaga Pengembangan Kerjasama dan Usaha (LPKU) ITN Malang resmi memulai kerja sama tersebut melalui penandatanganan kontrak sekaligus kick off meeting Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Long Lunuk Tahun 2026.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat LPKU Kampus I ITN Malang, Senin (29/6/2026). Kegiatan dihadiri Kepala LPKU ITN Malang, Ir. Ardiyanto Maksimilianus Gai, S.T., M.Si., M.M. Dari pihak Pemkab Mahulu hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Solman, S.Hut., M.Si., bersama Kepala Bidang Tata Lingkungan dan jajaran.

Kerja Sama ITN Malang dan Mahakam Ulu Terus Berlanjut
Bagi ITN Malang, proyek di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut bukanlah yang pertama. Kepala LPKU ITN Malang mengungkapkan, hubungan profesional antara ITN Malang dan Mahakam Ulu telah terjalin melalui berbagai program sebelumnya.
“Kalau untuk KLHS, ini sudah kesekian kalinya kami dipercaya untuk mendampingi rekan-rekan dari Mahakam Ulu. Dokumen kajian lingkungan hidup strategis ini dipercayakan untuk disusun oleh tim ahli ITN Malang,” ujar Ardiyanto usai acara.
Ardiyanto menambahkan, selain kompetensi dan kualifikasi tim ahli ITN Malang, alasan Pemkab Mahulu kembali mempercayakan penyusunan KLHS adalah rekam jejak, kualitas, dan komitmen ITN Malang dalam menghasilkan dokumen kajian.
“Selama ini ITN selalu mendampingi penyusunan KLHS di Mahulu, mulai dari produk KLHS rencana pembangunan maupun produk KLHS rencana tata ruang. Setiap KLHS yang kami dampingi sudah tervalidasi oleh pihak provinsi. Itu yang membuat kerja sama ini terus berlanjut,” jelasnya.
KLHS Diharapkan Terintegrasi dalam Dokumen Tata Ruang
Bagi Dinas Lingkungan Hidup Mahulu, penyusunan KLHS merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan wilayah dan kota yang berkelanjutan serta tata ruang yang berkualitas. Dokumen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan persyaratan administratif.
“Harapannya, KLHS ini benar-benar terintegrasi penuh ke dalam dokumen perencanaan tata ruang kota, sehingga prinsip pembangunan berkelanjutan di Long Lunuk bisa berjalan nyata di lapangan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahakam Ulu.
Target Penyusunan Rampung Tepat Waktu
Melalui kerja sama ini, Pemkab Mahulu berharap seluruh proses penyusunan KLHS dapat diselesaikan tepat waktu. Dengan dokumen KLHS yang disusun ITN Malang, pembangunan kawasan perkotaan Long Lunuk diharapkan berjalan lebih tertata dan ramah lingkungan.























