Sabtu, Juni 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

7 Tempat Makan Legendaris di Pasar Besar Malang, Bertahan Puluhan Tahun

Redaksi by Redaksi
Juni 27, 2026 9:19 am
in Kuliner
Tempat makan

Warung Lama H. Ridwan, Salah Satu Kuliner Legendaris di Kawasan Pasar Besar Malang (Foto: Google Maps)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Kawasan Pasar Besar Malang tidak hanya dikenal sebagai pusat perdagangan tertua dan terbesar di Kota Malang. Di balik deretan kios dan lorong pasar, terdapat sejumlah usaha kuliner yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Beberapa di antaranya telah beroperasi selama puluhan tahun dan tetap mempertahankan cita rasa yang dikenal lintas generasi.

Mulai dari warung makan tradisional, bubur khas Madura, hingga depot mi lawas, keberadaan tempat-tempat ini menjadi bagian dari sejarah kuliner yang berkembang di sekitar Pasar Besar Malang.

READ ALSO

Rekomendasi 4 Cafe Vintage di Malang, Nongkrong Bernuansa Tempo Dulu

Rekomendasi Ayam Goreng di Malang yang Gurihnya Bikin Nagih

Warung Lama Haji Ridwan

Warung Lama Haji Ridwan merupakan salah satu kuliner legendaris di Kota Malang yang telah beroperasi sejak 1925. Berlokasi di area bawah Pasar Besar Malang, warung ini dikenal mempertahankan resep masakan khas Jawa Timur secara turun-temurun.

Warung yang berada di Blok B15–B16 Pasar Besar Malang ini buka setiap hari pukul 07.00–16.00 WIB. Lokasinya berada di dalam area pasar sehingga pengunjung perlu masuk melalui pintu utama Pasar Besar menuju lantai bawah. Tempat makan ini umumnya ramai saat jam sarapan hingga makan siang.

Beberapa menu andalan yang tersedia antara lain nasi rawon, sate komoh, ayam lodho, dan nasi krengsengan. Selain itu, tersedia nasi rames, nasi gule sapi, serta soto daging yang menjadi sajian khas warung tersebut.

Baca juga: Tempat Makan Bakso Dekat Stasiun Kota Baru Malang, Ada yang Legendaris

Depot Karunia

Depot Karunia dikenal melalui sajian mi khas Malang dengan tekstur lembut dan tipis. Lokasi utamanya berada di lantai dasar Pasar Besar Malang, tepatnya di Blok B32, sedangkan cabangnya berada di Jalan Panderman, Kota Malang.

Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari cwie mie original, mie ayam manis atau yamin, hingga varian yang lebih modern seperti mie mala Sichuan, mie ayam charsiu halal, dan salted egg cwie mie. Selain menu utama, tersedia pula pelengkap seperti bakso goreng ayam, pangsit basah, dan siomay.

Nasi Bhuk Haji Tuni

Warung sederhana di Jalan Kyai Tamin ini telah dikenal sebagai penjual nasi bhuk khas Madura yang beroperasi sejak sekitar 1960 dan masih bertahan hingga sekarang.

Lokasinya berada di Jalan Kyai Tamin Nomor 112, tidak jauh dari kawasan Pasar Besar Malang. Warung ini mulai melayani pelanggan sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Pada hari-hari tertentu, dagangan dapat habis lebih cepat karena tingginya jumlah pembeli yang datang sejak pagi.

Dalam satu porsi, pelanggan dapat memilih beragam lauk pendamping yang disajikan bersama nasi dan pelengkap khas. Kombinasi lauk, sambal, serta bumbu yang digunakan memberikan cita rasa khas yang membedakannya dari menu sarapan lainnya.

Baca juga: Rawon Legendaris Malang: Wajib Masuk Wishlist Kulineran saat Long Weekend

Depot Mie Gadjah Mada

Depot Mie Gadjah Mada telah beroperasi sejak 1974 dan menjadi salah satu usaha kuliner yang masih mempertahankan sajian cwie mie khas Malang di pusat kota.

Depot yang berlokasi di Jalan Pasar Besar Nomor 17A, Kecamatan Klojen, ini berada di kawasan Pecinan lama Malang. Hingga kini, tempat tersebut masih melayani pelanggan dengan menu mi yang dibuat menggunakan resep turun-temurun. Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan mi buatan sendiri tanpa bahan pengawet.

Beragam menu tersedia, mulai dari pangsit mie ayam jamur, pangsit mie istimewa, mie kocok, bakso tim, siomay, hingga lumpia udang. Untuk minuman, tersedia pilihan seperti Fosco, es campur, dan es kopyor. Kisaran harga menu berada pada rentang puluhan ribu rupiah per porsi.

Toko Madjoe

Berlokasi di Jalan Pasar Besar Nomor 30B, Kecamatan Klojen, Toko Madjoe berada di kawasan Pecinan yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas ekonomi Kota Malang. Selain dikenal melalui produk-produknya, toko ini juga menempati bangunan lama yang masih mempertahankan unsur arsitektur bergaya kolonial sehingga menjadi ciri khas yang mudah dikenali pelanggan.

Toko Madjoe menawarkan beragam kue kering tradisional yang dibuat berdasarkan resep turun-temurun. Beberapa produk yang tersedia antara lain kue kenari, kue almond, kue kacang, semprit, nastar, kastengel, hingga speculaas. Berbeda dengan banyak toko modern, kue-kue tersebut masih dipajang dalam toples kaca berukuran besar dan dapat dibeli sesuai kebutuhan, baik dalam jumlah kecil maupun per kilogram.

Bubur Ayam Panas Barokah

Bubur Ayam Panas Barokah berlokasi di Jalan Prof. Moch. Yamin, Kecamatan Klojen, tidak jauh dari kawasan Pasar Besar Malang. Warung ini beroperasi setiap hari pukul 07.00–12.00 WIB dengan harga yang relatif terjangkau bagi berbagai kalangan.

Menu utamanya adalah bubur ayam yang disajikan dengan pelengkap seperti suwiran ayam, bawang goreng, kerupuk, serta kuah gurih yang disajikan terpisah. Bubur disajikan dalam kondisi hangat dan menjadi salah satu pilihan sarapan yang banyak dicari masyarakat.

Bubur Madura Pasar Besar

Bubur Madura menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih dapat ditemukan di kawasan Pasar Besar Malang hingga saat ini. Kuliner yang juga dikenal sebagai Jenang Madura tersebut telah dijual sejak dekade 1980-an dan menjadi bagian dari aktivitas perdagangan makanan di sekitar Jalan Kyai Tamin, Kecamatan Klojen.

Lokasinya berada di area belakang Pasar Besar Malang, tepat di depan salah satu toko camilan dan tidak jauh dari toko bahan kue di kawasan tersebut. Satu porsi Bubur Madura terdiri atas beberapa isian, seperti bubur sumsum, jenang grendul atau candil, ketan hitam, serta siraman santan dan gula merah cair. Perpaduan bahan tersebut menjadi ciri khas yang membedakannya dari bubur tradisional lainnya.

Pasar Besar Malang menjadi salah satu kawasan yang masih mempertahankan keberadaan berbagai kuliner legendaris di tengah perkembangan kota. Beragam usaha yang telah berdiri selama puluhan tahun tersebut hingga kini tetap melayani masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi di sekitar pasar.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Nathasya Amalia/Magang
editor: jatmiko

Tags: Bubur Ayam Panas BarokahBubur MaduraDepot KaruniaDepot Mie Gadjah Madakota malangKuliner Legendaris MalangKuliner Pasar Besar MalangNasi Bhuk Haji TuniPasar Besar MalangTempat Makan LegendarisToko MadjoeWarung Lama Haji Ridwanwisata kuliner malang

Related Posts

Cafe vintage di Malang
Kuliner

Rekomendasi 4 Cafe Vintage di Malang, Nongkrong Bernuansa Tempo Dulu

Jumat, 26 Jun 2026
Rekomendasi ayam goreng di Malang yang cita rasanya sudah melegenda dan wajib dicoba oleh para pecinta kuliner. /Foto: Pinterest/Sarieayu
Kuliner

Rekomendasi Ayam Goreng di Malang yang Gurihnya Bikin Nagih

Kamis, 25 Jun 2026
kuliner malang
Kuliner

Kuliner Malang, dari Daging Digebug hingga Kopi Diseduh di Atas Pasir

Selasa, 23 Jun 2026
5 Rekomendasi Tahu Telor di Malang yang Patut Dicoba
Kuliner

5 Rekomendasi Tahu Telor di Malang yang Patut Dicoba

Selasa, 23 Jun 2026
Oleh-oleh khas malang
Kuliner

6 Tempat Membeli Oleh-Oleh Khas Malang yang Paling Populer untuk Wisatawan

Jumat, 19 Jun 2026
Sunset di Malang
Kuliner

5 Spot Sunset di Malang yang Cocok Dikunjungi Saat Sore Hari

Kamis, 18 Jun 2026
Next Post
Gastronom Malang

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.