Wednesday, July 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Borong Juara di ECIVE ITN Malang 2026, Pembuktian Ketangguhan Siswa SMK Sore Tulungagung dan SMAN 1 Pamekasan

Redaksi by Redaksi
May 21, 2026 4:39 pm
in Pendidikan
Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 oleh Teknik Sipil S-1, ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang

Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 oleh Teknik Sipil S-1, ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 yang digelar Teknik Sipil S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) akhirnya mencapai puncaknya. Setelah melalui seleksi ketat, para jawara baru di bidang ketekniksipilan resmi lahir.

Kompetisi ECIVE yang menjadi bagian dari Civil Engineering Festival (CEF) 2026 ini berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (19-20/05/2026) di Kampus 1 ITN Malang.

READ ALSO

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama

Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama

Di kategori AutoCAD Drafting Competition (ADC), didominasi oleh SMK Sore Tulungagung, diraih oleh Galih Ardhan Fernanda, dan Kaka Dewa Jagad Dhita yang sukses mengamankan podium juara 1 dan 2.

Baca Juga: Belajar Survive di Dunia Kerja, Mahasiswa Arsitektur ITN Malang “Ngaji” Proyek ke Biro Alumni

Sementara pada ajang Balsa Bridge Competition (BBC), Tim Gladak Anyar dari SMAN 1 Pamekasan berhasil memboyong piala juara 1 setelah jembatan kayu balsa rakitan mereka kokoh menahan beban maksimal.

Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 oleh Teknik Sipil S-1, ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang
Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 oleh Teknik Sipil S-1, ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang

Koordinator Panitia Mahasiswa, Muhammad Ramdan Nurfauzi, menjelaskan, ajang bertema “Designing the Future Through Civil Engineering Unity” ini diikuti oleh 29 pendaftar dari berbagai sekolah di Jawa Timur.

Setelah melewati babak penyisihan secara online selama sebulan, di mana peserta BBC mengirimkan maket jembatan dan peserta ADC mengirimkan desain gedung ke panitia, terpilihlah 7 finalis ADC dan 5 tim finalis BBC untuk bertanding secara langsung di kampus.

“Tantangan terbesar bagi sekolah memang di babak final yang dilakukan secara offline, terutama bagi sekolah yang lokasinya cukup jauh untuk mengirimkan delegasinya. Namun, kami bersyukur antusiasmenya luar biasa. Semoga kompetisi ini bisa terus memotivasi adik-adik SMA/SMK untuk tidak ragu melanjutkan kuliah di dunia Teknik Sipil,” ujar Ramdan.

Apresiasi luar biasa pun sudah disiapkan oleh kampus untuk menghargai kerja keras para pemenang. ITN Malang memberikan bonus beasiswa berupa potongan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP).

Untuk semua kategori lomba, bagi juara 1 kampus menggratiskan DPP 100%. Sementara untuk juara 2 berhak mendapatkan potongan DPP sebesar 75%, dan juara 3 mendapatkan potongan 50%.

Baca Juga: Berbekal Mental Juara, Pesilat ITN Malang Sabet Emas di Kejuaraan IPSI Meski Kondisi Drop

Kemenangan Galih di kompetisi desain bangunan 2 lantai ini terbilang dramatis. Meski sudah sering ikut lomba serupa, ia mengaku sempat kelimpungan dengan durasi lomba yang sangat mepet.

“Nggak nyangka sama sekali bisa juara 1, soalnya hampir semua peserta termasuk saya tidak sampai menyelesaikan semua gambar. Di sini aplikasinya beda dan harus gambar satu-satu,” cerita Galih antusias.

Tantangan waktu juga diakui oleh Kaka, sang juara dua yang juga rekan satu sekolah Galih. Jika biasanya saat latihan mereka punya waktu 6 jam untuk menyelesaikan 8 gambar, di final ECIVE ini mereka dipaksa memeras otak dan kecepatan tangan untuk menghasilkan 12 gambar hanya dalam waktu 3 jam. Namun, kerja keras itu terbayar lunas.

Melengkapi posisi tiga besar ADC, Wildan Faza Pamungkas dari SMKN 2 Kraksaan Probolinggo keluar sebagai juara 3. Baginya, melesetnya beberapa grid gambar karena terburu bukan masalah besar. Pengalaman bertanding di ITN Malang justru menjadi portofolio berharga untuk bekalnya masuk ke perguruan tinggi nanti.

Kejutan dari Siswa SMA di Arena Jembatan Balsa

Jika lomba AutoCAD dikuasai anak SMK, kejutan besar justru terjadi di kategori Balsa Bridge Competition (BBC). Tim Gladak Anyar dari SMAN 1 Pamekasan, yang beranggotakan Tulus Firmansyah (Firman), Mohammad Dhorif Aflah Faisal (Dhorif), dan Bintang Achmad Fauzani, sukses menyingkirkan peserta lain.

Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 oleh Teknik Sipil S-1, ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang
Kompetisi Education of Civil Engineering (ECIVE) 2026 oleh Teknik Sipil S-1, ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang

Ketegangan sempat menyelimuti tim saat memasuki fase uji pembebanan jembatan. Dhorif bercerita bahwa mereka baru bisa bernapas lega dan tersenyum lebar saat melihat timer terus berjalan dan jembatan mereka sanggup bertahan paling lama.

Rahasia kekompakan tim kelas 11 ini terletak pada pembagian tugas yang tepat. Firman memegang kendali penuh pada perhitungan dimensi, Dhorif bertugas memotong kayu balsa, dan Bintang mengeksekusi proses pengeleman.

“Triknya ada di pengeleman. Antar sambungan kayu balsa itu sama sekali tidak boleh ada celah atau bolong sedikit pun,” ungkap mereka membagikan kunci kemenangan.

Keberhasilan SMAN 1 Pamekasan makin lengkap karena Tim Jagoan Mama (juga dari SMAN 1 Pamekasan) sukses mengamankan Juara 2 dengan nilai 934.91, tepat di bawah Tim Gladak Anyar yang meraih skor tertinggi 1095.14. Sedangkan Juara 3 diraih oleh Tim Dinaya dari SMKN 1 Singosari dengan total nilai 895.28.

Di balik gelar juara dari SMAN 1 Pamekasan ini, ada cerita unik dari Riski Saputra, guru pembina. Siapa sangka, mentor tim jembatan balsa tangguh ini sebenarnya adalah seorang guru Bahasa.

“Ini ilmu yang benar-benar baru buat saya. Basic saya guru bahasa, tapi saya belajar engineering secara otodidak selama 3 tahun ini demi memfasilitasi anak-anak ekskul yang penasaran dengan struktur kayu balsa,” ujar Riski.

Ia berharap kompetisi seperti ini terus konsisten diadakan setiap tahun oleh ITN Malang sebagai sarana regenerasi bagi siswa SMA yang tertarik dengan dunia teknik.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: ITN Malangkota malangsiswaTeknik Sipil

Related Posts

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama
Pendidikan

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama

Tuesday, 7 Jul 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama
Pendidikan

Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama

Tuesday, 7 Jul 2026
Menko Yusril Ihza Mahendra Sampaikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Unikama
Advertorial

Menko Yusril Ihza Mahendra Sampaikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Unikama

Tuesday, 7 Jul 2026
UIN Malang Gelar Seleksi Ujian Mandiri 2026, Diikuti 1.603 Calon Mahasiswa
Advertorial

UIN Malang Gelar Seleksi Ujian Mandiri 2026, Diikuti 1.603 Calon Mahasiswa

Tuesday, 7 Jul 2026
ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan
Advertorial

ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan

Monday, 6 Jul 2026
Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka
Pendidikan

Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka

Monday, 6 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi bawa kabur motor. Foto: Freepik

Bawa Kabur Motor Modus Kenalan di Telegram, Polisi Bekuk Sejoli Asal Kendari di Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.