Senin, Oktober 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Algoritma TikTok 2026 Berubah, Ini Cara Kreator Affiliate Tetap Dapat Order

Redaksi by Redaksi
Mei 13, 2026 5:31 pm
in Tips
Algoritma Tiktok

Ilustrasi algoritma yang mempengaruhi jumlah view dan kualitas akun di platform TikTok (Foto: Pinterest @postoriaapp)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Banyak kreator TikTok Affiliate belakangan ini mengeluhkan omzet yang menurun. Tidak sedikit pula yang merasa video sudah dibuat dengan serius dan penuh kreativitas, tetapi tetap sepi penonton maupun pembeli.

Fenomena tersebut menjadi perhatian konten kreator sekaligus IT dan Digital Marketing Manager, Hendra Setyo, yang membahas perubahan besar algoritma TikTok pada 2026. Menurutnya, standar konten berkualitas di TikTok kini mengalami pergeseran signifikan.

READ ALSO

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jika sebelumnya visual estetik, editing rapi, dan hook menarik menjadi faktor utama, kini TikTok lebih memprioritaskan konten yang mampu menghasilkan penjualan melalui sistem bernama GMV Max.

Pergeseran Standar Konten Berkualitas di TikTok

Hendra Setyo menjelaskan bahwa GMV Max merupakan fitur iklan dari seller yang memungkinkan TikTok memilih video kreator secara otomatis untuk didukung melalui distribusi iklan tambahan.

Menurutnya, sistem tersebut bekerja berdasarkan performa penjualan, bukan semata kreativitas visual.

“GMV Max itu tidak melihat konten dari segi kreativitas atau visual yang gimana-gimana. Mereka bekerja berdasarkan data; konten mana yang memberikan penjualan, ya itulah yang akan diberikan anggaran untuk diiklankan,” ujar Hendra Setyo dalam kanal YouTube miliknya.

Karena itu, video sederhana berupa teks berjalan atau gerakan sederhana sekalipun tetap berpeluang mendapatkan traffic besar apabila mampu menghasilkan pembelian organik.

Kondisi inilah yang membuat banyak kreator mulai menyadari bahwa algoritma TikTok 2026 lebih berorientasi pada konversi dibanding sekadar engagement visual.

Algoritma TikTok Kini Mengandalkan Data Penjualan

Persaingan konten di TikTok juga semakin ketat dengan munculnya akun-akun berbasis AI yang membanjiri beranda pengguna. Hal tersebut membuat banyak afiliator merasa tidak lagi memiliki rumus pasti untuk menembus FYP.

Hendra mengakui bahwa saat ini memang terdapat unsur keberuntungan dalam proses distribusi algoritma. Namun, keberuntungan tersebut tetap berkaitan erat dengan kecocokan data audiens yang dibaca TikTok.

Sebuah video bisa gagal berkembang bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena sistem belum menemukan target penonton yang tepat. Sebaliknya, akun besar cenderung lebih mudah memperoleh traffic karena telah memiliki riwayat data penjualan yang kuat.

Dengan data tersebut, TikTok dinilai lebih percaya untuk memperluas distribusi video kepada calon pembeli lain yang relevan.

Strategi Bertahan Menghadapi Algoritma TikTok 2026

Untuk menghadapi perubahan algoritma TikTok Affiliate 2026, Hendra Setyo membagikan beberapa strategi yang bisa diterapkan kreator agar tetap bertahan dan berkembang.

1. Aktif Mengambil Hati Seller

Langkah pertama yang dinilai penting adalah membangun komunikasi aktif dengan seller. Kehadiran fitur Creative Boost memungkinkan penjual memilih video kreator tertentu untuk mendapatkan dukungan iklan.

Karena itu, hubungan baik dengan seller dapat membuka peluang distribusi yang lebih besar melalui GMV Max.

2. Memperbanyak Variasi Produk

Hendra juga menyarankan afiliator agar tidak terpaku pada satu jenis produk saja. Variasi produk dinilai penting untuk membantu sistem membaca kecocokan akun dengan target pasar tertentu.

Dengan mencoba berbagai kategori produk, peluang menemukan produk yang cocok dengan algoritma akan semakin besar.

“Tugas kita fokus adalah untuk ngonten, fokus untuk perbaikin… dan kita juga berupaya untuk variasi produk ya. Cari-cari produk-produk yang ada GMV Max-nya,” jelas Hendra.

3. Konsisten Melakukan Live Streaming

Strategi berikutnya adalah menjaga konsistensi live streaming. Menurut Hendra, live bukan semata untuk mengejar penjualan instan, tetapi juga menjadi sinyal aktivitas akun kepada sistem TikTok.

“Live itu bukan untuk dapat penjualan ya teman-teman ya. Tapi memang untuk ibaratnya sedikit nyolek algoritma gitu ya,” ungkapnya.

Dengan aktivitas live yang rutin, akun dianggap lebih aktif sehingga berpotensi memperoleh perhatian lebih dari algoritma maupun seller.

4. Membangun Kepercayaan Lewat Konten Autentik

Di tengah maraknya konten AI yang repetitif, Hendra menilai kepercayaan penonton menjadi aset paling penting bagi afiliator.

Konten yang jujur dan autentik dinilai lebih mampu membangun loyalitas audiens dalam jangka panjang. Menurutnya, afiliator tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi juga membangun komunitas yang percaya terhadap rekomendasi yang diberikan.

Kesimpulannya, algoritma TikTok 2026 memang menghadirkan tantangan baru bagi kreator TikTok Affiliate. Fokus pada konsistensi, peningkatan kualitas konten, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi langkah penting agar tetap mampu bersaing di tengah perubahan sistem distribusi TikTok yang semakin berbasis data penjualan.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

‘Isyatur Rodhiyah/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: Affiliate MarketingAlgoritma TikTok 2026Cara FYP TikTokGMV MaxHendra SetyoKonten TikTokStrategi TikTok AffiliateTikTok Affiliate

Related Posts

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
manfaat retinol

Manfaat Retinol untuk Kulit, Aturan Pakai, dan Batas Usia Penggunaannya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.