MALANG, Tugumalang.id – Acara puncak peringatan Dies Natalis ke-63 SMK Negeri 2 Malang (SMKN 2 Malang) yang dikemas dalam acara UTSAVATA 2026 berlangsung meriah.
Acara yang digelar di Lapangan Indoor SMKN 2 Malang pada 22-23 April 2026 menyuguhkan penampilan yang memukau dari masing-masing jurusan. Mengusung tema “Rewind The Past Light The Future”, siswa-siswi unjuk kebolehan dengan penampilan pertunjukkan layaknya opera Disney.
Masing-masing jurusan menampilkan teater dan flashmob dengan mengangkat cerita yang menarik dan penuh makna. Selain penampilan dari masing-masing jurusan, juga terdapat bazar makanan dan minuman, serta aksesoris yang menambah kemeriahan acara.
Baca Juga: SMKN 2 Malang Gelar Career Motivation Day untuk Bekal PKL dan Dunia Industri

Ketua Pelaksana UTSAVATA 2026, Farel Bagus Pratama menjelaskan bahwa konsep acara puncak Dies Natalis SMKN 2 tahun ini mengusung tema yang condong ke movie.
Tidak hanya diisi dengan penampilan pertunjukkan seni peran, rangkaian kegiatan lain juga dilaksanakan untuk menyemarakkan kegiatan dies natalis, kali ini diantaranya kegiatan donor darah, tambahan penampilan ekstrakurikuler, dan jalan sehat.

Ia menambahkan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, UTSAVATA 2026 lebih meriah karena mengundang dua guest star utama sekaligus, yakni DJ Frans dan Shinta Arsinta.
Baca Juga: SMKN 2 Malang Gelar Festival Bahasa Asing 2025, Perkuat Komitmen Go Internasional
“Tahun kemarin guest starnya hanya satu, alhamdulillah tahun ini kami bisa mendatangkan dua guest star sekaligus,” kata siswa yang akrab disapa Farel ini.
Melibatkan 80 siswa yang tergabung dalam Asima, terdiri dari pengurus OSIS dan MPK SMKN 2 Malang. Farel menjelaskan bahwa persiapan UTSAVATA 2026 telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Untuk persiapannya, kami sudah menyiapkan dari akhir bulan Oktober (2025),” jelas siswa yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS SMKN 2 ini.
Ia berharap event UTSAVATA sebagai momen puncak Dies Natalis SMKN 2 Malang dapat berlangsung lebih meriah dari tahun ke tahun. “Semoga tahun depan lebih meriah lagi dan guest starnya lebih terkenal lagi,” harap Farel.
Momentum Refleksi Perjuangan Sekolah
Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Waka Kesiswaan) SMKN 2 Malang, Sri Rohatul Jumaidah mengatakan bahwa puncak Dies Natalis ke-63 SMKN 2 Malang yang dikemas dalam acara UTSAVATA 2026, merupakan momentum untuk merefleksikan perjuangan sekolah menuju cita-cita yang diinginkan.

“Harapan secara pribadi kami maupun sebagai pendamping dengan adanya UTSAVATA ini, anak-anak bisa flashback tentang perjuangan bapak ibu guru, alumni, hingga SMKN 2 Malang bisa menjadi seperti saat ini, sesuai dengan yang diharapkan,” tutur perempuan yang akrab disapa Ida ini.
Meski tahun ini tidak dirayakan di tanggal hari jadi sekolah, yakni 23 Januari, tetapi momen kali ini merupakan puncak dari semangat keluarga besar SMKN 2 Malang untuk terus semakin maju dan berprestasi di usia ke-63.
Acara potong tumpeng dan doa bersama juga telah digelar pada Januari 2026 lalu dan rangkaian kegiatan kali ini merupakan puncak dari dies natalis sekolah. Ida menjelaskan acara tasyakuran dan UTSAVATA tidak digelar bersamaan karena berbagai agenda sekolah di awal tahun.
Pihaknya juga berharap kemeriahan UTSAVATA SMKN 2 Malang dan menjadi motivasi siswa untuk terus berprestasi, khususnya perwakilan SMKN 2 Malang yang akan berlaga di pentas Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional.

“Mungkin ini momen untuk lebih berprestasi dan lebih cerah lagi, karena nanti siswa SMKN 2 Malang akan maju ke nasional untuk LKS. Harapannya dengan tema dies natalis kali ini, siswa bisa meraih medali emas,” tegasnya.
Wadah Melatih Kemandirian Siswa
Acara UTSAVATA 2026 juga menjadi wadah untuk menggembleng kemandirian siswa SMKN 2 Malang yang tidak hanya fokus pada pencapaian prestasi akademik, tetapi juga memiliki soft skill yang bisa menjadi bekal ketika nantinya telah lulus.
Pembina OSIS SMKN 2 Malang yang juga selaku pendamping kegiatan ini, Siti Maria Ulfa, S.Pd, Gr menilai kegiatan UTSAVATA menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan mereka di luar aspek akademis.

Keterampilan inilah yang dirasa penting agar siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan penunjang yang bermanfaat di dunia kerja maupun ketika melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
“Saya rasa ini menjadi bekal yang luar biasa, ketika nanti anak-anak keluar (lulus) dari sekolah. Meskipun ada target akademik yang harus dicapai di sekolah, tetapi berorganisasi juga penting untuk menjadi pribadi yang lebih matang. Kita mencoba mewadahi itu,” beber Ulfa.
Dipilihnya UTSAVATA sebagai tema utama dari puncak peringatan Dies Natalis SMKN 2 Malang, tak lepas dari makna yang penuh filosofis. Kata “Utsa” merujuk pada pemaknaan festival, sedangkan “Ta” diambil dari identitas SMKN 2 Malang, yakni Samuphahita.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























