Tugumalang.id – SMKN 2 Malang menggelar rangkaian Career Day yang berpuncak pada kegiatan Edu Fair dan Rekrutmen Bersama sebagai upaya konkret menjembatani masa depan lulusan agar siap terjun ke dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha pada 16-17 April 2026. Menariknya, kegiatan ini dibuka untuk umum.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Malang, Eviatun Khaeriah, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan rutin tahunan yang jalankan BK dan BKK SMKN 2 Malang ini dirancang sebagai jembatan langsung antara siswa dengan dunia industri dan perguruan tinggi.
Baca Juga: SMKN 2 Malang Gelar Festival Bahasa Asing 2025, Perkuat Komitmen Go Internasional
“Hari ini adalah Education Fair sebagai puncak Career Day dan besok dilanjutkan Rekrutmen Bersama. Tujuannya tentu untuk mengantarkan anak anak bekerja, melanjutkan ke perguruan tinggi atau wirausaha,” jelasnya, Kamis (16/4/2026).

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada Edu Fair yang menghadirkan 25 stan dari perguruan tinggi, lembaga pelatihan kerja (LPK), hingga mitra industri.
Mulai dari Universitas Wisnuwardhana, Institut Teknologi & Bisnis Asia Malang, ITSK RS dr Soepraoen Malang, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Malang, Universitas Katolik Widya Karya Malang, Universitas Widya Kartika Surabaya, Universitas Merdeka Malang.
STIKES Widyagama Husada Malang, STIKes Panti Waluya Malang, Magistra Utama, Politeknik Pariwisata Sahid Kampus Batu, Universitas Kepanjen, BINUS Online, Universitas Ma Chung, STIE Malangkucecwara, UMM.
Baca Juga: Kolaborasi FK UM dan SMKN 2 Malang Wujudkan Sekolah Bebas Asap Rokok
BP3MI Jawa Timur, Marta Tilaar, De Access Malang, OTTIMMO International, Sailing International, Silasnum Education, Lenovo (Expocomp), IBMT College Malang, UB Coffee
Sementara hari kedua difokuskan pada rekrutmen bersama. Di mana sejumlah perusahaan membuka lowongan kerja dan melakukan seleksi langsung di SMKN 2 Malang.

Mulai dari Kenaro Hotel By TripleTree, VernonCorp, PT Indommarco Pristama, Meteor Group, Toko Kopi Jaya, LLPK Brexa Academy, LPK Karya Insan Barokah, PT Mitra Hub Indonesia, Marta Tilaar, LPK Mitra Sarana Sejahtera, Bestdough Bakery, Hotel 88 Kedungsari – Waringin Hospitality.
Evi menegaskan, skema ini sengaja dirancang agar siswa tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga peluang nyata untuk bekerja bahkan sebelum kelulusan.
Kegiatan ini menurutnya juga dirangcang terbuka tak hanya untuk siswa SMKN 2 Malang, tetapi juga siswa lain termasuk mahasiswa yang hendak mencari kerja.
“Besok anak anak akan bertemu langsung dengan industri. Mereka bisa melamar, bahkan negosiasi apakah bisa bekerja sambil kuliah atau part time,” jelasnya.
Selain membuka akses kerja, kegiatan ini juga memberikan pembekalan praktis. Siswa mendapat pelatihan langsung dari HRD terkait penyusunan CV, teknik wawancara, simulasi interview kerja hingga strategi pengembangan karir.
“Anak anak belajar langsung bagaimana menghadapi pertanyaan HRD, menyiapkan diri, dan memahami kebutuhan industri,” imbuhnya.
Tak hanya itu, SMKN 2 Malang juga menghadirkan alumni sukses, wirausahawan hingga lembaga seperti BP2MI untuk membuka wawasan kerja hingga ke luar negeri.
Koordinator BKK SMKN 2 Malang, Lulu Atun Nafisah S.Pd., menambahkan, kolaborasi antara BK dan BKK menjadi kunci dalam menyusun kegiatan ini agar selaras dengan kebutuhan siswa.
“Kami membekali siswa kelas 12 dengan wawasan karier, baik untuk bekerja, melanjutkan kuliah maupun wirausaha. Jadi kami undang perguruan tinggi, dinas tenagakerja, LPK hingga BP3MI yang memberi informasi ke luar negeri. Misal ke Jepang, Jerman, Taiwan atau Korea,” jelasnya.
“Lalu juga ada praktisi HRD profesional untuk memberikan penjelasan soal tips melamar kerja sampai pengembangan karir,” sambungnya.
Sementara itu, Koordinator BK SMKN 2 Malang, Ihdanul Fahminuddin A. S.Pd., menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah fokus memberikan pembekalan wawasan hingga mental siswa agar punya arah yang jelas.
Data sekolah menunjukkan, minat siswa SMK untuk langsung bekerja masih dominan dibandingkan melanjutkan kuliah. Dari sekitar 630 siswa, hanya sekitar 25-30 persen yang berencana melanjutkan pendidikan tinggi.
Hal ini menjadi alasan kuat digelarnya Edu Fair dan Rekrutmen Bersama sebagai jembatan bagi lulusan untuk menatap masa depan. Termasuk tetap mendorong siswa untuk tidak berhenti belajar meski sudah bekerja.
“Tentu kami terus motivasi anak anak, walaupun bekerja tetap harus berupaya kuliah, bisa melalui kelas karyawan atau sistem online. Intinya tetap meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Melalui kegiatan Edu Fair dan Rekruitmen Bersama, SMKN 2 Malang menegaskan komitmennya dalam menjembatani calon lulusan memiliki arah dan kesiapan karier yang jelas. Dimana, selama ini mereka telah dididik menjadi SDM tangguh dan berdaya saing.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























