MALANG, Tugumalang.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan komitmennya dalam penguatan transformasi digital kampus.
Hal ini dibuktikan dengan peresmian website baru UIN Malang, sebagai bentuk terobosan baru Kampus Ulul Albab ini.
Langkah transformasi yang dilakukan UIN Malang mendapat apresiasi dari Staf Khusus Presiden, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP yang hadir langsung di acara Penguatan Mental Spiritual Menuju Kampus Islam Bereputasi Global yang hadir langsung di Kampus 3 UIN Malang pada Selasa (31/3/2026).
Sebagai alumni yang memahami karakter kampus, Prof. Muhadjir menekankan pentingnya UIN Malang membangun atmosfer akademik yang kompetitif, inklusif, dan penuh ruang pengembangan diri.
“Pokoknya bikinlah ruangan kampus ini sebagai atmosfer tempat berkompetisi secara sehat. Jadikan kampus ini semacam laboratorium kehidupan yang nyata,” tegasnya.
Baca juga: Komitmen Terus Tingkatkan Kualitas Lembaga, Rektor UIN Malang Targetkan Tembus Reputasi Internasional
Kehadiran Prof. Muhadjir terasa istimewa bukan sekadar Halal bi halal di bulan Syawal tetapi juga bagian dari alumni ke-48 IAIN Malang. Dalam kesempatan tersebut membawa pesan kuat tentang terpentingnya tradisi keilmuan dan spiritualitas perjalanan kampus Islam terbesar di Jawa Timur ini.
Selain Prof. Muhadjir, acara ini juga dihadiri mantan Rektor UIN Malang, di antaranya Prof. Imam Suprayogo, Prof. Muji, dan Prof. Haris.
Apresiasi Perkembangan UIN Malang
Melihat perkembangan UIN Malang yang semakin unggul, Prof. Muhadjir memberikan apresiasinya dan mengingatkan kampus untuk tidak lengah dalam persaingan.
“Meskipun UIN Malang , sekarang baik dan unggul, jangan lupa bahwa kita juga bersaing dengan universitas swasta,” kata Prof. Muhadjir.
Ia juga mengenang masa IAIN Malang sebagai ruang untuk menumbuhkan mimpi dan persaingan.
“IAIN di masa lalu adalah tempat untuk membangun mimpi, karena kita memiliki persaingan yang ketat, baik secara akademis maupun organisasi,” bebernya.
Baca juga: Perkuat Citra Global, UIN Malang Masuk Kampus Unggulan Dunia di Bidang Teologi, Ketuhanan, dan Studi Agama
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menekankan pentingnya keberanian dalam menyampaikan ide. “Jika UIN memiliki ide, tunjukkanlah, karena itu akan menjadi penemuan fosil untuk tahun-tahun mendatang,” jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2016-2019 itu.
Prof. Muhadjir juga menekankan bahwa lingkungan memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan.
“Semuanya bergantung pada lingkungan. Jika lingkungannya baik, maka akan tercipta hal-hal baik juga. Bahkan, 70 persen keberhasilan ditentukan oleh suasana yang baik,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko























