MALANG, Tugumalang.id – Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib memaparkan pencapaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sepanjang tahun 2025. Ia menyebut, secara umum pembangunan Kabupaten Malang di tahun 2025 dapat dikategorikan baik.
Capaian-capaian ini ia paparkan dalam Rapat Paripurna bersama DPRD Kabupaten Malang, pada Kamis (26/3/2026). Rapat tersebut membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Malang Tahun 2025.
Baca Juga: Wajib Simpan! Daftar Nomor Penting Kabupaten Malang Selama Momen Mudik Lebaran 2026
Lathifah mengatakan, pembangunan Kabupaten Malang masuk kategori baik karena capaiannya telah melampaui target di sejumlah indikator makro. Beberapa indikator yang capaiannya melampaui target adalah Rasio Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Harmoni Indonesia (IHI), Realisasi Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi.
“Selain itu, indikator tingkat kemiskinan juga menunjukkan perbaikan yang signifikan pada tahun 2025, meskipun sempat mengalami penurunan di tahun-tahun sebelumnya,” kata Lathifah.
Ia merinci, secara garis besar kinerja Pemerintah Kabupaten Malang meliputi:
1. Tingkat Kemiskinan sebesar 8,78 persen
2. Rasio Gini sebesar 0,343
3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,45
4. Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,92 persen
5. Realisasi Investasi sebesar 5,39 Triliun Rupiah
6. Indeks Reformasi Birokrasi sebesar 84,28
7. Indeks Harmoni Indonesia (IHI) sebesar 6,9
8. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 75,67
Lathifah mengatakan, capaian atas indikator Tingkat Kemiskinan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) dan Indeks Reformasi Birokrasi (IRB), masih perlu dilakukan perbaikan karena belum mencapai target.
Baca Juga: Bappeda Kabupaten Malang Usulkan 2 Exit Tol Baru di Tol Malang-Kepanjen
“Namun sebagian besar indikator tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” kata Lathifah.
Di samping itu, capaian Pendapatan Daerah Kabupaten Malang juga melampaui target yang ditetapkan. Dari target sebesar 4 Triliun 850 Miliar 895 Juta 327 Ribu 737 Rupiah, telah terealisasi sebesar 100,23 persen.
Pendapatan Daerah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi 98,51 persen, Pendapatan Transfer yang terealisasi 100,82 persen, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah terealisasi sebesar 96,90 persen.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























