Malang, Tugumalang.id – Bagi para pecinta buku, melihat halaman koleksi kesayangan yang perlahan menguning tentu menjadi hal yang menyedihkan. Buku yang awalnya tampak bersih dan rapi, seiring waktu bisa berubah warna dan tidak jarang mengeluarkan aroma lembap yang khas.
Fenomena halaman menguning merupakan proses alami akibat oksidasi pada kertas. Meski tidak bisa dihentikan sepenuhnya, proses ini dapat diperlambat dengan perawatan yang tepat. Dengan langkah sederhana, koleksi buku tetap bisa terjaga kualitasnya meski disimpan bertahun-tahun.
Berikut Tips Merawat Buku
-
Perhatikan sirkulasi udara dan kelembapan
Salah satu kunci utama merawat buku adalah memilih tempat penyimpanan yang kering dengan sirkulasi udara baik. Kelembapan tinggi menjadi musuh utama kertas karena dapat mempercepat perubahan warna sekaligus memicu pertumbuhan jamur. Karena itu, hindari meletakkan rak buku di sudut ruangan yang lembap atau menempel langsung pada dinding dengan tingkat kelembapan tinggi.
Baca juga: Mengenal Bookstagram, Istilah Baru Bagi Konten Kreator yang Bikin Aktivitas Membaca Buku Lebih Menyenangkan
-
Hindari paparan sinar matahari langsung
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat mempercepat oksidasi dan merusak serat kertas. Pastikan rak buku ditempatkan di area teduh dengan kondisi ruangan tetap terjaga kelembapannya. Penggunaan lemari buku berpintu kaca bisa menjadi perlindungan tambahan tanpa mengurangi tampilan koleksi.
-
Rutin membersihkan debu
Membersihkan debu yang menempel pada buku tidak hanya soal estetika. Debu dapat mengikat kelembapan dan merusak kondisi kertas dalam jangka panjang. Bersihkan rak dan bagian atas buku secara berkala menggunakan kain mikrofiber kering atau kemoceng halus.
-
Hindari melipat halaman
Kebiasaan melipat ujung halaman sebagai penanda sebaiknya dihindari. Cara ini dapat merusak struktur serat kertas secara permanen. Gunakan pembatas buku yang tipis agar tidak merusak jilidan sekaligus menjaga bentuk buku tetap rapi.
-
Perhatikan teknik penyusunan di rak
Susunan buku juga berpengaruh terhadap kondisi kertas. Simpan buku secara tegak dan jangan terlalu rapat. Beri sedikit ruang di antara buku untuk menjaga sirkulasi udara. Jika terlalu padat, sampul buku berisiko saling menempel dan merusak lapisan laminasi saat diambil.
Baca juga: Lebaran 2026, PJT I Berangkatkan 377 Peserta Mudik Gratis ke Berbagai Kota
Apa yang Bisa Dilakukan Jika Buku Terlanjur Menguning?
Jika buku sudah mulai menguning, warna kertas memang sulit kembali seperti semula. Namun, beberapa langkah berikut dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut:
-
Gunakan penyerap kelembapan
Letakkan silica gel atau penyerap lembap di sudut rak buku untuk menjaga kestabilan udara. Cara ini membantu memperlambat proses oksidasi.
-
Angin-anginkan secara berkala
Sesekali keluarkan buku dari rak dan buka halamannya di ruangan ber-AC atau yang memiliki sirkulasi udara baik. Cara ini membantu mengurangi aroma lembap yang terperangkap.
-
Gunakan sampul plastik
Sampul plastik bening dapat melindungi buku dari debu dan kotoran. Pastikan tidak terlalu ketat agar kertas tetap memiliki ruang untuk “bernapas” dan tidak menempel pada sampul.
-
Sisipkan kertas bebas asam
Untuk koleksi tertentu, menyisipkan kertas bebas asam di antara halaman dapat membantu menghambat laju keasaman yang memicu penguningan.
Sebagai catatan penting, hindari membersihkan halaman buku dengan cairan apa pun. Air atau bahan kimia justru dapat merusak serat kertas dan membuatnya bergelombang.
Bagi banyak orang, buku bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan penyimpan memori dan pengetahuan. Merawat buku dengan baik menjadi bentuk apresiasi terhadap penulis dan isi di dalamnya. Dengan perawatan yang tepat, koleksi buku tidak hanya awet secara fisik, tetapi juga tetap nyaman dibaca dalam jangka panjang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis : ‘Isyatur Rodhiyah
redaktur: jatmiko
























