Selasa, Agustus 25, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Pemkot Batu Kejar Aktivasi 19 Persen Warga JKN Nonaktif demi Pemerataan Layanan Kesehatan

Redaksi by Redaksi
Maret 15, 2026 3:32 pm
in Pemerintahan
Pemkot Batu

Wali Kota Batu Nurochman saat memberikan instruksi pemerataan layanan kesehatan. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Meski secara administratif cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Batu telah mencapai 99 persen, tingkat keaktifan pesertanya masih menyisakan gap sekitar 19 persen warga dengan status kepesertaan tidak aktif.

Hal itu terungkap dalam Sosialisasi Strategi Optimalisasi Kepesertaan JKN di Balai Kota Among Tani pada Jumat (13/3/2026). Dari cakupan 99 persen tersebut, peserta aktif berada di kisaran 80 persen. Sementara sisanya, 19 persen, berstatus tidak aktif sehingga berpotensi mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan saat menghadapi kondisi gawat darurat.

READ ALSO

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Tiga Penyebab Utama Kepesertaan JKN Tidak Aktif

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Aditya Prasaja, menjelaskan bahwa status nonaktif tersebut mayoritas dipicu oleh tiga persoalan klasik, yakni tunggakan iuran mandiri, perubahan status pekerjaan seperti PHK atau pindah kerja, serta data kependudukan yang tidak selaras.

“Masalahnya hari ini sudah bukan lagi soal daftar-mendaftar, tapi soal menjaga status tetap aktif. Jika tidak aktif, akses kesehatan akan terputus saat mereka paling membutuhkannya,” ungkap Aditya.

Ke depan, pihaknya akan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk melakukan validasi data kepesertaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif.

Baca juga: Jadi Batu Sandungan Target PAD, Pemkot Batu Bakal Tertibkan Vila-vila Bodong

Adit menambahkan, dukungan pemerintah wilayah sangat penting dalam proses pemutakhiran data tersebut. Pihaknya berharap perangkat desa, camat, dan lurah turut membantu proses verifikasi serta validasi data masyarakat di wilayah masing-masing.

“Dengan data yang akurat, upaya kita dalam meningkatkan kepesertaan aktif JKN akan lebih efektif,” tambahnya.

Camat dan Lurah Diminta Turun Langsung Verifikasi Data

Kepala Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Aditya Prasaja saat mengungkap kendala kepesertaan JKN di Kota Batu. Foto: Azmy

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman juga mengeluarkan instruksi strategis kepada camat dan kepala desa untuk turun langsung melakukan verifikasi data di lapangan.

“Camat dan Lurah adalah ujung tombak. Validasi data harus akurat agar intervensi pemerintah tepat sasaran, terutama bagi warga kurang mampu yang iurannya harus ditanggung negara (PBI),” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.

Cak Nur menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari visi Batu SAE yang juga mencakup pemerataan dokter dan tenaga medis hingga ke level desa, layanan homecare, hingga upaya promotif-preventif ke desa-desa.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan seluruh masyarakat Kota Batu mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap proses validasi data kepesertaan JKN semakin akurat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif demi menjamin akses pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Baca juga: Cegah Inflasi, Pemkot Batu Mulai Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran 2026

Rendahnya angka kepesertaan aktif di suatu daerah juga dapat berdampak pada beban finansial daerah. Pasalnya, ketika status JKN warga tidak aktif, beban pembiayaan kerap kembali ke skema bantuan sosial daerah yang anggarannya terbatas.

Dengan sinergi antara BPJS Kesehatan, perangkat daerah, dan media massa, Pemkot Batu optimistis sisa 19 persen warga pasif ini segera teraktivasi kembali sehingga pemerataan hak kesehatan dapat terwujud.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: Aditya Prasajabpjs kesehatanDinas Kesehatan Kota BatuDinkes Kota BatuJaminan kesehatan kota batuJKNJKN Kota Batulayanan kesehatan kota batuMbatu SaeNurochmanpemkot batupeserta JKN nonaktifwali kota batu nurochman

Related Posts

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB
Advertorial

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Minggu, 23 Agu 2026
Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong
Pemerintahan

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Jumat, 21 Agu 2026
DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026

Selasa, 18 Agu 2026
Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung
Pemerintahan

Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung

Senin, 17 Agu 2026
Konsep Otomatis
Pemerintahan

Wali Kota Kukuhkan 72 Paskibraka Kota Batu untuk Upacara HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026
Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal
Pemerintahan

Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal

Sabtu, 15 Agu 2026
Next Post
Tempat bukber

Bikin Ramadan Lebih Nyaman! Rekomendasi Tempat Bukber Keluarga di Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.