Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

COVID-19 Selesai, Sudah Tak Sabar Berwisata ke Kota Malang?

Redaksi by Redaksi
Agustus 28, 2021 4:07 pm
in Berita, Pariwisata
Wisata kota Malang, kampung warna warni Jodipan

Seorang turis manca negara, mencoba selfie dengan latar kampung warna warni. foto/Ben

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Dua tahun sudah pandemi COVID-19 membelenggu sektor pariwisata. Kota Malang sebagai salah satu kota wisata di Indonesia, seolah “mati kutu” karena pandemi. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Malang optimistis pandemi segera mereda, dan wisata di Kota Malang siap bergeliat kembali.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyatakan, sektor pariwisata Kota Malang masih belum stabil. Banyaknya sektor pariwisata seperti kampung tematik, taman wisata, heritage, kuliner, festival budaya, hingga wisata pendidikan dan inovasi masih terdampak pandemi. Namun pihaknya tetap melakukan penguatan promosi pariwisata, menyambut kehidupan normal baru usai pembatasan kegiatan masyarakat nantinya.

READ ALSO

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

Kayutangan Heritage. foto/BEN

“Kami terus berupaya maksimal menggaet wisata nusantara dan mancanegara, tapi saat ini kan masih ada pembatasan kegiatan,” tuturnya.

Pemkot Malang juga sudah mengukuhkan pengurus baru Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang. Sutiaji berharap BPPD yang dapat membantu pemulihan dampak pandemi di sektor wisata. Juga membantu promosi berkala pariwisata Kota Malang. Bahkan kata dia, BPPD juga menyiapkan destinasi-destinasi wisata baru yang bisa dibuka usai pandemi.

“Dengan era digital ini kan jadi lebih mudah mempromosikan wisata. Seperti Tiktok yang selalu ramai, maka ini harus dimanfaatkan. Kecanggihan sosial media saat ini tidak bisa dipisahkan dari dunia pariwisata di Kota Malang,” kata pria yang juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Malang itu.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengakui sektor pariwisata saat ini sedang remuk. Bahkan kata dia, okupansi hotel saat ini menurun hingga kisaran 10 persen dari normal.

“Kondisinya memang belum baik ya. Kunjungan wisatawan kalau ke kampung-kampung tematik dan tempat ekonomi kreatif, sementara juga tutup karena PPKM Level 4,” ujarnya kepada tugumalang.id, (25/8/2021).

Kalender event dan wisata Disporapar Kota Malang kata Ida, juga terganggu. Sebelum pandemi, Kota Malang menurutnya menjadi salah satu jujukan wisatawan baik internasional maumpun lokal. Itu karena sejumlah event wisata dan olaharga terselenggara sesuai jadwal.

Tahun 2021 ini, Ida menyebut ada 40 event dalam kalendernya. Bahkan bulan Juni dan Juli lalu, ada 20 event yang tidak bisa dilaksanakan atau ditunda. Misalnya event yang banyak diminati wisatawan seperti, Festival Kampung Brantas, Festival Kampung Gerabah, Festival Kampung Wangi, hingga Festival Kampung Celaket.

“Termasuk kami juga tidak ikut pameran Majapahit Travel Fair, karena ditiadakan,” tuturnya.

Namun Disporapar kata Ida, terus optimis pandemi akan segera reda. Program-program wisata yang tertunda atau tidak terlaksana kata dia, akan dimaksimalkan pada periode selanjutnya. Tentu karena saat ini, Pemkot Malang sedang fokus melakukan penanganan penyebaran COVID-19.

Salah satu event wisata yang paling ditunggu di Bulan September mendatang yaitu Malang Flower Carnival. Gebyar ini menurutnya menyumbang banyak datangnya wisatawan. Namun karena faktor pandemi ini, Malang Flower Carnival ditunda, dan dimungkinkan dilaksanakan secara hybrid di bulan Oktober.

“Sektor pariwisata ini memiliki multiplayer effect. Remuknya sektor wisata berimbas pada sektor industrui pendukung,” jelasnya.

Sebagaimana Pemkot Malang menggeliatkan pemulihan ekonomi kata Ida, maka pihaknya juga terus memaksimalkan sosialisasi dan promosi wisata Kota Malang. Tentu karena pihaknya siap menerima wisatawan jika COVID-19 sewaktu-waktu sudah reda.

Kayutangan Heritage. foto/BEN

“Daya tarik wisata yang semula dapat membantu bangkitkan perekonomian dan penambahan lapangan kerja, saat ini masih susah payah bertahan,” imbuhnya.

Ida selalu memberi semangat semua pihak yang selama ini bekerja sama dalam menjalankan sektor pariwisata. Ida juga mengatakan, pandemi COVID-19 ini memberinya waktu mematangkan sejumlah program untuk tahun selanjutnya. Seperti program pemasaran, pengembangan kepemudaan, peningkatan SDM Parekraf, hingga pengembangan program keolahrgaan.

“Kami akan selalu siap jika sewaktu-waktu sektor wisata kembali buka. Promosi terus kami genjot di restoran, hotel, dan kampung-kampung tematik. Kami tidak mau stagnan di sektor promosi, utamanya kami promosi secara online,” pungkasnya. (Ads)

Reporter: Feny Yusnia
Editor: Sujatmiko

 

Tags: kampung warna warnippkmlevel 4wisata kota malang

Related Posts

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan
Pariwisata

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

Kamis, 16 Jul 2026
7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen
Pariwisata

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

Selasa, 14 Jul 2026
Mikutopia Batu
Pariwisata

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding dengan Latar Kastel Jamur

Senin, 13 Jul 2026
Jatim Park Group
Pariwisata

Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 10 Persen untuk 9 Destinasi Wisata di Kota Batu

Minggu, 12 Jul 2026
Coban Jidor Ramai di Media Sosial, Informasi Destinasi Banyak Dicari Warganet
Pariwisata

Coban Jidor Ramai di Media Sosial, Informasi Destinasi Banyak Dicari Warganet

Minggu, 12 Jul 2026
Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur
Pariwisata

Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur

Selasa, 7 Jul 2026
Next Post
Wali Kota Malang

TPP Akan Dipotong, Ini Respon Mengejutkan ASN Pemkot Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.