Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

COVID-19 Selesai, Sudah Tak Sabar Berwisata ke Kota Malang?

Redaksi by Redaksi
Agustus 28, 2021 4:07 pm
in Berita, Pariwisata
Wisata kota Malang, kampung warna warni Jodipan

Seorang turis manca negara, mencoba selfie dengan latar kampung warna warni. foto/Ben

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Dua tahun sudah pandemi COVID-19 membelenggu sektor pariwisata. Kota Malang sebagai salah satu kota wisata di Indonesia, seolah “mati kutu” karena pandemi. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Malang optimistis pandemi segera mereda, dan wisata di Kota Malang siap bergeliat kembali.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyatakan, sektor pariwisata Kota Malang masih belum stabil. Banyaknya sektor pariwisata seperti kampung tematik, taman wisata, heritage, kuliner, festival budaya, hingga wisata pendidikan dan inovasi masih terdampak pandemi. Namun pihaknya tetap melakukan penguatan promosi pariwisata, menyambut kehidupan normal baru usai pembatasan kegiatan masyarakat nantinya.

READ ALSO

HUT Jatim Park 3, Daddy’s Day Out Jadi Momen Ayah dan Anak Bangun Kedekatan

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kayutangan Heritage. foto/BEN

“Kami terus berupaya maksimal menggaet wisata nusantara dan mancanegara, tapi saat ini kan masih ada pembatasan kegiatan,” tuturnya.

Pemkot Malang juga sudah mengukuhkan pengurus baru Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang. Sutiaji berharap BPPD yang dapat membantu pemulihan dampak pandemi di sektor wisata. Juga membantu promosi berkala pariwisata Kota Malang. Bahkan kata dia, BPPD juga menyiapkan destinasi-destinasi wisata baru yang bisa dibuka usai pandemi.

“Dengan era digital ini kan jadi lebih mudah mempromosikan wisata. Seperti Tiktok yang selalu ramai, maka ini harus dimanfaatkan. Kecanggihan sosial media saat ini tidak bisa dipisahkan dari dunia pariwisata di Kota Malang,” kata pria yang juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Malang itu.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengakui sektor pariwisata saat ini sedang remuk. Bahkan kata dia, okupansi hotel saat ini menurun hingga kisaran 10 persen dari normal.

“Kondisinya memang belum baik ya. Kunjungan wisatawan kalau ke kampung-kampung tematik dan tempat ekonomi kreatif, sementara juga tutup karena PPKM Level 4,” ujarnya kepada tugumalang.id, (25/8/2021).

Kalender event dan wisata Disporapar Kota Malang kata Ida, juga terganggu. Sebelum pandemi, Kota Malang menurutnya menjadi salah satu jujukan wisatawan baik internasional maumpun lokal. Itu karena sejumlah event wisata dan olaharga terselenggara sesuai jadwal.

Tahun 2021 ini, Ida menyebut ada 40 event dalam kalendernya. Bahkan bulan Juni dan Juli lalu, ada 20 event yang tidak bisa dilaksanakan atau ditunda. Misalnya event yang banyak diminati wisatawan seperti, Festival Kampung Brantas, Festival Kampung Gerabah, Festival Kampung Wangi, hingga Festival Kampung Celaket.

“Termasuk kami juga tidak ikut pameran Majapahit Travel Fair, karena ditiadakan,” tuturnya.

Namun Disporapar kata Ida, terus optimis pandemi akan segera reda. Program-program wisata yang tertunda atau tidak terlaksana kata dia, akan dimaksimalkan pada periode selanjutnya. Tentu karena saat ini, Pemkot Malang sedang fokus melakukan penanganan penyebaran COVID-19.

Salah satu event wisata yang paling ditunggu di Bulan September mendatang yaitu Malang Flower Carnival. Gebyar ini menurutnya menyumbang banyak datangnya wisatawan. Namun karena faktor pandemi ini, Malang Flower Carnival ditunda, dan dimungkinkan dilaksanakan secara hybrid di bulan Oktober.

“Sektor pariwisata ini memiliki multiplayer effect. Remuknya sektor wisata berimbas pada sektor industrui pendukung,” jelasnya.

Sebagaimana Pemkot Malang menggeliatkan pemulihan ekonomi kata Ida, maka pihaknya juga terus memaksimalkan sosialisasi dan promosi wisata Kota Malang. Tentu karena pihaknya siap menerima wisatawan jika COVID-19 sewaktu-waktu sudah reda.

Kayutangan Heritage. foto/BEN

“Daya tarik wisata yang semula dapat membantu bangkitkan perekonomian dan penambahan lapangan kerja, saat ini masih susah payah bertahan,” imbuhnya.

Ida selalu memberi semangat semua pihak yang selama ini bekerja sama dalam menjalankan sektor pariwisata. Ida juga mengatakan, pandemi COVID-19 ini memberinya waktu mematangkan sejumlah program untuk tahun selanjutnya. Seperti program pemasaran, pengembangan kepemudaan, peningkatan SDM Parekraf, hingga pengembangan program keolahrgaan.

“Kami akan selalu siap jika sewaktu-waktu sektor wisata kembali buka. Promosi terus kami genjot di restoran, hotel, dan kampung-kampung tematik. Kami tidak mau stagnan di sektor promosi, utamanya kami promosi secara online,” pungkasnya. (Ads)

Reporter: Feny Yusnia
Editor: Sujatmiko

 

Tags: kampung warna warnippkmlevel 4wisata kota malang

Related Posts

Ilustrasi kegiatan Daddy's Day Out di Jatim Park 3. Foto: Dok.
Pariwisata

HUT Jatim Park 3, Daddy’s Day Out Jadi Momen Ayah dan Anak Bangun Kedekatan

Rabu, 14 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Wali Kota Malang

TPP Akan Dipotong, Ini Respon Mengejutkan ASN Pemkot Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.