Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

6 Buku Warisan Intelektual Gus Dur, Ada Tuhan Tak Perlu Dibela

Redaksi by Redaksi
Desember 11, 2025 4:28 pm
in News
Cover 3 buku Gus Dur. Foto: Gemini.

Cover 3 buku Gus Dur. Foto: Gemini.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Abdurrahman Wahid atau yang akrab dikenal Gus Dur, tak hanya dikenal sebagai pemimpin tetapi juga seorang intelektual dengan sejumlah karya pentingnya.

Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, pada 4 Agustus 1940 itu tumbuh di lingkungan pesantren besar yang sangat mempengaruhi pandangannya tentang agama, kemanusiaan, dan kebudayaan.

READ ALSO

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Selain dikenal sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4, Gus Dur dihormati sebagai ulama, intelektual, pembela pluralisme, dan simbol demokrasi Indonesia.

Baca Juga: Selamat! 15 Peserta Lolos Babak Semifinal Stand Up Malang Jeh dalam Rangka Haul Gus Dur ke-15

Pemikirannya menyentuh berbagai aspek kehidupan bangsa dan diwariskan melalui banyak tulisan serta buku yang hingga kini terus dibaca lintas generasi.

Berikut enam karya penting Gus Dur yang memberikan gambaran komprehensif tentang gagasan dan pemikirannya.

1. Tuhan Tidak Perlu Dibela

Diterbitkan pertama kali pada 1999 oleh LKiS Yogyakarta, buku ini memuat 73 kolom Gus Dur yang sebelumnya terbit di majalah Tempo sejak tahun 1970-an. Melalui tulisan-tulisan tersebut, Gus Dur menegaskan bahwa Tuhan dalam kemahakuasaan-Nya tidak memerlukan pembelaan manusia.

Sebaliknya, manusialah yang harus dilindungi dari ketidakadilan, diskriminasi, dan kekerasan yang sering kali dilakukan atas nama agama.

Buku ini memuat kritik terhadap pemikiran keagamaan, isu kebangsaan, hingga dinamika demokrasi, menjadikannya bukti kuat bahwa Gus Dur selalu menempatkan agama dalam kerangka kemanusiaan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Buku Filsafat Ringan untuk Pemula, Bikin Paham Tanpa Pusing!

2. Islamku, Islam Anda, Islam Kita

Buku yang diterbitkan pada 2006 oleh The Wahid Institute ini berisi 94 esai yang ditulis Gus Dur setelah masa kepemimpinannya sebagai presiden.

Di dalamnya, ia menawarkan konsep bahwa Islam tidak bersifat tunggal, melainkan beragam sesuai pengalaman dan konteks sosial.

Islamku adalah Islam yang lahir dari pengalaman pribadi, Islam Anda dari pengalaman orang lain, dan Islam Kita dari ruang perjumpaan dalam kehidupan sosial. Gus Dur menolak formalisasi agama sebagai alat politik dan menekankan pentingnya Islam yang menghargai keragaman, demokrasi, serta keadilan sosial.

3. Islam Kosmopolitan: Nilai-Nilai Indonesia dan Transformasi Kebudayaan

Terbit pada 2007 melalui The Wahid Institute, buku ini menghadirkan pemikiran Gus Dur tentang Islam yang bersifat kosmopolit, yakni Islam yang dapat hidup berdampingan dengan keberagaman etnis dan budaya di Indonesia.

Gus Dur melihat Islam sebagai agama yang terbuka terhadap perubahan dan interaksi budaya, bukan sesuatu yang tertutup atau terikat oleh batas etnis tertentu.

Melalui perspektif ini, ia menegaskan bahwa pluralitas Indonesia merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh warga bangsa.

4. Pergulatan Negara, Agama dan Kebudayaan

Diterbitkan pada 2001 oleh Desantara, buku ini mengulas hubungan antara negara, agama, dan kebudayaan. Gus Dur menolak pandangan bahwa negara berhak mengatur kebudayaan secara seragam.

Menurutnya, kebudayaan merupakan ekspresi kehidupan manusia yang lahir secara alami dari interaksi sosial dan tidak boleh dibakukan oleh kekuasaan politik.

Buku ini mendorong pembaca memahami bahwa meskipun negara harus menjaga tata hukum, perkembangan kebudayaan harus tetap mengikuti dinamika masyarakat yang majemuk.

5. Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren

Diterbitkan oleh LKiS Yogyakarta pada awal 2000-an, buku ini menghimpun esai-esai Gus Dur mengenai dunia pesantren.

Ia menempatkan pesantren sebagai institusi yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat tradisi, budaya, serta gerakan sosial. Gus Dur menunjukkan bahwa pesantren memiliki kekuatan moral yang mampu menggerakkan perubahan sosial.

Melalui buku ini, ia menggambarkan bagaimana tradisi Islam Nusantara bisa bersinergi dengan modernitas tanpa kehilangan akar budaya.

6. Prisma Pemikiran Gus Dur

Buku ini berisi kumpulan tulisan Gus Dur yang pernah dimuat di majalah Prisma. Diterbitkan oleh LKiS pada 1999 dan dicetak ulang pada 2010, karya ini menampilkan pemikiran Gus Dur tentang hak asasi manusia, politik, pembangunan, hingga ideologi negara.

Tulisan-tulisan dari tahun 1970-an dan 1980-an menunjukkan konsistensi pandangannya dalam membela kebebasan, menentang ideologi tunggal, serta memperjuangkan hak-hak warga negara.

Buku ini menjadi salah satu referensi utama untuk memahami fondasi intelektual Gus Dur.

Enam buku di atas menunjukkan bahwa Gus Dur bukan sekadar tokoh politik atau ulama, melainkan seorang pemikir besar yang melihat Indonesia sebagai rumah bersama yang kaya akan warna dan perbedaan.

Karya-karyanya tidak hanya mengulas persoalan keagamaan, tetapi juga memotret pergulatan bangsa menghadapi modernitas, pluralitas, dan demokrasi.

Melalui tulisan yang humanis dan terbuka, Gus Dur meninggalkan warisan pemikiran yang tetap relevan dan menginspirasi hingga hari ini.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Jazuli (magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Abdurrahman Wahidbukudemokrasigus durIntelektualislamkaryaKebudayaanpluralisme

Related Posts

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka
News

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Gus Yahya Tegaskan NU Harus Jadi Penyangga Program Pemerintah

Jumat, 28 Agu 2026
Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar
News

Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

Jumat, 28 Agu 2026
Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani
News

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Kepala Dinas PUPR Kota Batu Alfi Hidayat (paling kiri) saat menerima penghargaan di Polres Batu Award 2025. Foto: Azmy

Inovasi dan Respons Cepat Tim TATTAS Antar Dinas PUPR Raih Penghargaan di Polres Batu Award 2025

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.