Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

6 Buku Warisan Intelektual Gus Dur, Ada Tuhan Tak Perlu Dibela

Redaksi by Redaksi
Desember 11, 2025 4:28 pm
in News
Cover 3 buku Gus Dur. Foto: Gemini.

Cover 3 buku Gus Dur. Foto: Gemini.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Abdurrahman Wahid atau yang akrab dikenal Gus Dur, tak hanya dikenal sebagai pemimpin tetapi juga seorang intelektual dengan sejumlah karya pentingnya.

Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, pada 4 Agustus 1940 itu tumbuh di lingkungan pesantren besar yang sangat mempengaruhi pandangannya tentang agama, kemanusiaan, dan kebudayaan.

READ ALSO

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Selain dikenal sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4, Gus Dur dihormati sebagai ulama, intelektual, pembela pluralisme, dan simbol demokrasi Indonesia.

Baca Juga: Selamat! 15 Peserta Lolos Babak Semifinal Stand Up Malang Jeh dalam Rangka Haul Gus Dur ke-15

Pemikirannya menyentuh berbagai aspek kehidupan bangsa dan diwariskan melalui banyak tulisan serta buku yang hingga kini terus dibaca lintas generasi.

Berikut enam karya penting Gus Dur yang memberikan gambaran komprehensif tentang gagasan dan pemikirannya.

1. Tuhan Tidak Perlu Dibela

Diterbitkan pertama kali pada 1999 oleh LKiS Yogyakarta, buku ini memuat 73 kolom Gus Dur yang sebelumnya terbit di majalah Tempo sejak tahun 1970-an. Melalui tulisan-tulisan tersebut, Gus Dur menegaskan bahwa Tuhan dalam kemahakuasaan-Nya tidak memerlukan pembelaan manusia.

Sebaliknya, manusialah yang harus dilindungi dari ketidakadilan, diskriminasi, dan kekerasan yang sering kali dilakukan atas nama agama.

Buku ini memuat kritik terhadap pemikiran keagamaan, isu kebangsaan, hingga dinamika demokrasi, menjadikannya bukti kuat bahwa Gus Dur selalu menempatkan agama dalam kerangka kemanusiaan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Buku Filsafat Ringan untuk Pemula, Bikin Paham Tanpa Pusing!

2. Islamku, Islam Anda, Islam Kita

Buku yang diterbitkan pada 2006 oleh The Wahid Institute ini berisi 94 esai yang ditulis Gus Dur setelah masa kepemimpinannya sebagai presiden.

Di dalamnya, ia menawarkan konsep bahwa Islam tidak bersifat tunggal, melainkan beragam sesuai pengalaman dan konteks sosial.

Islamku adalah Islam yang lahir dari pengalaman pribadi, Islam Anda dari pengalaman orang lain, dan Islam Kita dari ruang perjumpaan dalam kehidupan sosial. Gus Dur menolak formalisasi agama sebagai alat politik dan menekankan pentingnya Islam yang menghargai keragaman, demokrasi, serta keadilan sosial.

3. Islam Kosmopolitan: Nilai-Nilai Indonesia dan Transformasi Kebudayaan

Terbit pada 2007 melalui The Wahid Institute, buku ini menghadirkan pemikiran Gus Dur tentang Islam yang bersifat kosmopolit, yakni Islam yang dapat hidup berdampingan dengan keberagaman etnis dan budaya di Indonesia.

Gus Dur melihat Islam sebagai agama yang terbuka terhadap perubahan dan interaksi budaya, bukan sesuatu yang tertutup atau terikat oleh batas etnis tertentu.

Melalui perspektif ini, ia menegaskan bahwa pluralitas Indonesia merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh warga bangsa.

4. Pergulatan Negara, Agama dan Kebudayaan

Diterbitkan pada 2001 oleh Desantara, buku ini mengulas hubungan antara negara, agama, dan kebudayaan. Gus Dur menolak pandangan bahwa negara berhak mengatur kebudayaan secara seragam.

Menurutnya, kebudayaan merupakan ekspresi kehidupan manusia yang lahir secara alami dari interaksi sosial dan tidak boleh dibakukan oleh kekuasaan politik.

Buku ini mendorong pembaca memahami bahwa meskipun negara harus menjaga tata hukum, perkembangan kebudayaan harus tetap mengikuti dinamika masyarakat yang majemuk.

5. Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren

Diterbitkan oleh LKiS Yogyakarta pada awal 2000-an, buku ini menghimpun esai-esai Gus Dur mengenai dunia pesantren.

Ia menempatkan pesantren sebagai institusi yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat tradisi, budaya, serta gerakan sosial. Gus Dur menunjukkan bahwa pesantren memiliki kekuatan moral yang mampu menggerakkan perubahan sosial.

Melalui buku ini, ia menggambarkan bagaimana tradisi Islam Nusantara bisa bersinergi dengan modernitas tanpa kehilangan akar budaya.

6. Prisma Pemikiran Gus Dur

Buku ini berisi kumpulan tulisan Gus Dur yang pernah dimuat di majalah Prisma. Diterbitkan oleh LKiS pada 1999 dan dicetak ulang pada 2010, karya ini menampilkan pemikiran Gus Dur tentang hak asasi manusia, politik, pembangunan, hingga ideologi negara.

Tulisan-tulisan dari tahun 1970-an dan 1980-an menunjukkan konsistensi pandangannya dalam membela kebebasan, menentang ideologi tunggal, serta memperjuangkan hak-hak warga negara.

Buku ini menjadi salah satu referensi utama untuk memahami fondasi intelektual Gus Dur.

Enam buku di atas menunjukkan bahwa Gus Dur bukan sekadar tokoh politik atau ulama, melainkan seorang pemikir besar yang melihat Indonesia sebagai rumah bersama yang kaya akan warna dan perbedaan.

Karya-karyanya tidak hanya mengulas persoalan keagamaan, tetapi juga memotret pergulatan bangsa menghadapi modernitas, pluralitas, dan demokrasi.

Melalui tulisan yang humanis dan terbuka, Gus Dur meninggalkan warisan pemikiran yang tetap relevan dan menginspirasi hingga hari ini.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Jazuli (magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Abdurrahman Wahidbukudemokrasigus durIntelektualislamkaryaKebudayaanpluralisme

Related Posts

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?
News

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Jumat, 9 Okt 2026
Next Post
Kepala Dinas PUPR Kota Batu Alfi Hidayat (paling kiri) saat menerima penghargaan di Polres Batu Award 2025. Foto: Azmy

Inovasi dan Respons Cepat Tim TATTAS Antar Dinas PUPR Raih Penghargaan di Polres Batu Award 2025

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.