Malang, Tugumalang.id-Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menerima kunjungan benchmarking dari Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Sulawesi Selatan. Kunjungan ini bertujuan mempelajari implementasi Sistem Penjaminan Mutu (SPM) dan sistem pengelolaan keuangan, termasuk penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Kegiatan yang dihadiri empat delegasi Poltekpar Makassar berlangsung di Ruang Rapat Lembaga Pengembangan Kerja Sama dan Usaha (LPKU) ITN Malang pada Kamis (14/11/2025). Rombongan disambut langsung oleh Kepala SPM ITN Malang bersama tim.
Fokus Diskusi pada AMI dan UKT
Kepala SPM ITN Malang, Ir. Maranatha Wijayaningtyas, ST., MMT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Terima kasih atas kunjungan dari tim Poltekpar Makassar. Kami banyak berdiskusi tentang sistem penjaminan mutu internal, mulai standar sarana, prasarana, keuangan, tenaga kependidikan, hingga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Kecanggihan Teknologi Metaverse ITN Malang Curi Perhatian Ribuan Siswa di Edufair 2025
Ia menjelaskan bahwa Poltekpar Makassar saat ini memprioritaskan peningkatan kualitas Audit Mutu Internal (AMI), termasuk rencana menambah auditor internal karena masih kekurangan 12 auditor agar mencapai jumlah ideal. Selain itu, topik lain yang menjadi perhatian adalah kebutuhan mereka untuk transisi dari sistem pembayaran SPP ke UKT.
“Kami siap mendukung penyelenggaraan pelatihan auditor di sana. Kami juga memiliki sumber daya dari Teknik Informatika dan Pustik yang bisa memberikan pendampingan agar Poltekpar dapat memiliki sistem informasi akademik sendiri,” tambahnya.
Poltekpar Makassar Siap Mengadopsi Sistem ITN
Delegasi Poltekpar Makassar menyampaikan apresiasi terhadap sistem yang telah diterapkan ITN Malang.
Darsyaf Hadi Wijaya, S.Par., MM.Par., Sekretaris Unit SPM Poltekpar Makassar, menjelaskan bahwa fokus utama kunjungan mereka adalah mempelajari implementasi AMI serta perubahan sistem pembayaran mahasiswa ke UKT. Ia mengakui bahwa SPM di institusinya masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk budaya mutu dan fungsi Gugus Kendali Mutu yang belum berjalan optimal.
“Ada beberapa hal yang bisa kami contoh dari ITN, terutama mengenai sistem penjaminan mutu dan transisi UKT. Kami sudah menetapkan rencana pelatihan auditor internal tahun depan dan sangat berharap kerja sama dengan SPM ITN Malang bisa terwujud,” ujarnya.
Baca juga: ITN Malang Kawal Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Perda RTRW 20 Tahun Mendatang Siap Disesuaikan
Hal senada disampaikan Rani Dian Aryani, S.Ak, MM, dari Bagian Perencanaan Anggaran Poltekpar Makassar, yang menyoroti kebutuhan penguatan sistem IT. Ia menyatakan bahwa selama ini Poltekpar masih menggunakan sistem dari pihak luar dan berharap ITN Malang dapat menjadi narasumber terkait pengembangan serta sosialisasi aplikasi internal mereka. Turut hadir pula dari bagian keuangan, Andi Sugiratu, S.AP., dan Uswatun Hasanah, S.Tr.PAR.
Kunjungan benchmarking ini ditutup dengan harapan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari ITN Malang dapat segera dioptimalkan untuk peningkatan mutu dan sistem administrasi di Poltekpar Makassar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: ITN malang
redaktur: jatmiko
























