Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

WHO Dorong Pemimpin Dunia Bangun Kota Sehat, Adil, dan Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
November 2, 2025 10:18 am
in News
Kota Sehat

Ilustrasi: Hari kota Dunia. foto/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jenewa, Tugumalang.id – Pada momentum Hari Kota Sedunia (World Cities Day) yang jatuh pada 31 Oktober 2025, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan para pemimpin nasional dan pemerintah kota di seluruh dunia untuk mengubah wilayah perkotaan menjadi “mesin kesehatan, kesetaraan, dan keberlanjutan”.

Lebih dari 4,4 miliar orang, atau lebih dari setengah populasi dunia, kini tinggal di wilayah perkotaan. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga 70% pada tahun 2050. Di kawasan perkotaan, isu kesehatan, ketimpangan sosial, lingkungan, dan ekonomi saling berkaitan erat, menciptakan tantangan kompleks sekaligus peluang besar bagi kemajuan manusia.

READ ALSO

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Namun, dampak kesehatan terburuk sering kali dialami oleh masyarakat di permukiman kumuh dan informal, yang hidup dalam kondisi perumahan tidak layak, sanitasi buruk, kerawanan pangan, serta paparan risiko bencana seperti banjir dan gelombang panas. Saat ini, lebih dari 1,1 miliar orang hidup dalam kondisi seperti ini, dan jumlahnya diprediksi akan meningkat tiga kali lipat pada tahun 2050.

Baca juga: Rancangan Awal RKPD Kota Malang 2026, Pj. Wali Kota Malang Fokus Penguatan Transformasi Ekonomi Inklusif

Panduan Baru WHO untuk Kesehatan Perkotaan

Pemandangan kota
Beautiful landscape of cityscape with city building around lumpini park in bangkok Thailand.foto/freepik

Untuk menjawab tantangan tersebut, WHO meluncurkan panduan baru berjudul “Mengambil Pendekatan Strategis terhadap Kesehatan Perkotaan” (Taking a Strategic Approach to Urban Health). Dokumen ini memberikan kerangka kerja komprehensif bagi para pengambil kebijakan dalam merancang kebijakan perkotaan yang menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama.

“Ini adalah momen penting bagi para pemimpin di semua tingkatan untuk bertindak bersama,” ujar Jeremy Farrar, Asisten Direktur Jenderal WHO bidang Promosi Kesehatan, Pencegahan Penyakit, dan Perawatan. “Panduan ini memberi arah bagi pemerintah, perencana kota, dan masyarakat untuk bekerja lintas sektor demi membangun masa depan yang lebih adil, sehat, dan tangguh.”

Ketimpangan Kesehatan di Kota: Ancaman yang Nyata

Riset WHO terhadap 363 kota di sembilan negara Amerika Latin menunjukkan adanya kesenjangan harapan hidup hingga 14 tahun untuk pria dan 8 tahun untuk wanita antara kota paling sehat dan kota paling rentan.

Baca juga: Menuju Ngalam Tahes, Wawali Kota Malang Dorong Generasi Muda Bangun Pola Hidup Sehat

Penduduk kota di seluruh dunia menghadapi berbagai risiko tumpang tindih — mulai dari polusi udara, transportasi tidak aman, perumahan buruk, kebisingan, hingga dampak perubahan iklim. WHO mencatat, polusi udara menewaskan sekitar 7 juta orang setiap tahun, sementara hampir seluruh penduduk kota menghirup udara yang tidak memenuhi standar kualitas udara WHO.

Kepadatan penduduk juga memperbesar risiko penyakit menular seperti COVID-19 dan demam berdarah, sementara terbatasnya akses ke ruang hijau memperparah risiko penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes.

Kota Sebagai Garda Depan Perubahan Global

Menurut WHO, lingkungan perkotaan kini menjadi faktor penentu utama kesehatan manusia sekaligus pendorong tantangan global seperti perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, dan ketimpangan sosial. Karena itu, kota memiliki peran vital bukan hanya sebagai sumber masalah, tetapi juga sebagai pusat solusi transformasi global.

“Tindakan strategis dalam pembangunan kota dapat menciptakan lingkungan yang tangguh dan layak huni, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan,” tulis WHO dalam panduannya.

WHO juga menyoroti sejumlah contoh kota yang telah mengadopsi pendekatan kolaboratif, seperti Dandora (Kenya), Suva (Fiji), Makassar (Indonesia), dan Coimbra (Portugal), yang melibatkan langsung suara masyarakat dalam desain kota sehat.

Kesehatan Bukan Hanya Urusan Sektor Kesehatan

Kota
ilustrasi.foto/freepik

Direktur WHO untuk Penentu, Pencegahan, dan Promosi Kesehatan, Dr. Etienne Krug, menegaskan bahwa kota merupakan kunci dalam memajukan kesehatan masyarakat.

“Panduan ini memberikan peta jalan bagi pemerintah untuk bertindak secara strategis, dan mengaitkannya dengan isu global seperti perubahan iklim, transportasi, transformasi digital, dan migrasi,” ujarnya.

WHO menekankan bahwa kesehatan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Keputusan sehari-hari yang diambil oleh otoritas kota — mulai dari perencanaan udara bersih, perumahan, mobilitas aktif, hingga kebijakan digital dan pembiayaan publik — semuanya berpengaruh langsung terhadap kesehatan warganya.

Pendekatan strategis berarti menyelaraskan semua kebijakan tersebut untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat, adil, dan berkelanjutan.

Langkah Strategis yang Direkomendasikan WHO

Dalam panduannya, WHO menguraikan empat langkah utama bagi pemerintah dalam membangun kesehatan perkotaan, yaitu:

  1. Memahami kompleksitas sistem perkotaan dan dampaknya terhadap kesehatan dan kesetaraan.

  2. Mengidentifikasi peluang aksi lintas sektor untuk menanamkan prinsip kesehatan dalam seluruh kebijakan publik.

  3. Memperkuat tata kelola dan sarana implementasi, termasuk pembiayaan, data, inovasi, kemitraan, dan partisipasi publik.

  4. Mengembangkan strategi kesehatan perkotaan nasional dan lokal yang menyeluruh dan berbasis bukti.

Kursus Daring untuk Meningkatkan Kapasitas Global

Bersamaan dengan peluncuran panduan tersebut, WHO juga merilis tiga modul pertama Kursus E-learning Kesehatan Perkotaan melalui Akademi WHO, guna memperkuat kapasitas kerja kolaboratif di lingkungan perkotaan dan membantu para pemimpin mengimplementasikan strategi kesehatan yang lebih inklusif.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

 

Sumber: Rilis WHO

redaktur: jatmiko

Tags: Hari Kota Seduniakeberlanjutankebijakan kotakesehatan perkotaankesetaraan sosialKota Sehatperubahan iklimWHO

Related Posts

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah
News

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Senin, 31 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang
News

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Senin, 31 Agu 2026
Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
News

Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Senin, 31 Agu 2026
66 Angkot Pelajar Gratis Mulai Beroperasi di Kota Malang
News

66 Angkot Pelajar Gratis Mulai Beroperasi di Kota Malang

Senin, 31 Agu 2026
Muktamar NU ke-35 Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU
News

Muktamar ke-35 NU Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU

Senin, 31 Agu 2026
Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan
Advertorial

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan

Minggu, 30 Agu 2026
Next Post
Wonton di Malang

Rekomendasi Wonton di Malang: Tempat Makan Terbaik untuk Kuliner Gurih dan Menggoda

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.