Sabtu, Juli 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dari Bengkel Rumahan Hingga Lulusan Terbaik: Kisah Inspiratif Achmad Faisal Bahri, Mahasiswa ITN Malang Penerima KIP

Redaksi by Redaksi
September 24, 2025 2:00 pm
in Pendidikan
Achmad Faisal Bahri, peraih lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Achmad Faisal Bahri, peraih lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dengan ketekunan dan semangat pantang menyerah, Achmad Faisal Bahri berhasil meraih predikat lulusan terbaik Teknik Mesin S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) dengan IPK 3,75.

Selain berprestasi di bidang akademik, mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) ini juga memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Di balik prestasinya, Faisal adalah sosok pekerja keras yang sukses membagi waktu antara kuliah, dan mengelola berbagai usaha.

READ ALSO

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Lahir dan besar di Kota Malang, Jawa Timur, Faisal adalah anak kedua dari lima bersaudara dari pasangan Hariyanto (Alm) dan Supi’ah.

Baca Juga: ITN Malang dan Poltekad Jalin Kerja Sama, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Teknologi

Achmad Faisal Bahri, peraih lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Foto/dok ITN Malang
Achmad Faisal Bahri, peraih lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Setelah ditinggal sang ayah yang meninggal dunia karena sakit saat ia masih SMP, ia dibiayai oleh budenya. Memasuki SMK, ia mendapatkan dukungan penuh dari ayah sambungnya, yang terus mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan.

“Almarhum ayah ingin saya menjadi insinyur,” kenang Faisal, yang kemudian termotivasi untuk mengembangkan ilmu permesinan yang didapatnya di SMK Negeri 6 Malang.

Cita-cita ayahnya dan warisan bengkel di rumah menjadi landasan kuat bagi Faisal untuk memilih Teknik Mesin S-1, ITN Malang. Dengan dukungan Kartu Indonesia Pintar (KIP), ia tidak hanya fokus pada perkuliahan, tetapi juga jeli melihat peluang. “Modal usaha dari uang bulanan KIP yang saya sisihkan,” ungkap Faisal.

Baca Juga: ITN Malang dan Poltekad Jalin Kerja Sama, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Teknologi

Tak tanggung-tanggung, ia membangun berbagai bisnis persewaan, mulai dari toko kelontong kecil-kecilan melanjutkan warisan keluarga, persewaan alat outdoor seperti tenda, dan jip wisata Bromo, laundry hingga kembali mengaktifkan bengkel peninggalan ayahnya.

Achmad Faisal Bahri, peraih lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Foto/dok ITN Malang
Achmad Faisal Bahri, peraih lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Foto/dok ITN Malang

Ia tidak sendiri, karena keterbatasan waktu dan modal usaha persewaan, dan laundry dijalankan bekerja sama dengan temannya.

Meskipun disibukkan dengan berbagai usaha, Faisal tidak pernah mengorbankan pendidikan. Ia berhasil membagi waktu dengan sangat efisien, bahkan tanpa membebani ibunya dengan cerita kesulitan. “Saya tidak mau ibu kepikiran. Ibu mengurus lima anak sudah waktunya istirahat,” katanya.

Tekadnya untuk menempuh pendidikan lebih tinggi berawal dari rasa jenuh saat bekerja di pabrik setelah lulus SMK. Setelah dua tahun bekerja di Kota Batam, ia memutuskan untuk kuliah di ITN Malang, yang ia nilai memiliki akreditasi Teknik Mesin yang baik.

Selama kuliah, ia mengambil program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) selama enam bulan untuk menambah pengalaman. Sebagai mahasiswa Teknik Mesin, Faisal menyadari pentingnya penelitian untuk pengembangan diri.

Skripsinya yang berjudul “Analisa Sifat Fisik Biodiesel Ampas Kelapa Melalui Proses Mikroemulsi Menggunakan Katalis Bentonit” pun ia garap dengan penuh dedikasi. Ia menghabiskan hampir satu bulan di laboratorium untuk penelitian.

Di bawah bimbingan Dr. Eko Yohanes Setyawan, ST., MT., dan Adhy Ariyanto, ST., MT., Faisal meneliti konversi limbah ampas kelapa menjadi biodiesel sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

Penelitian ini menggunakan metode mikroemulsi yang tergolong mudah dan efisien. Ampas kelapa yang dikeringkan dijemur hingga kadar airnya hilang, kemudian diproses untuk menghasilkan minyak.

“Dari limbah ampas, kami bisa mendapatkan 40 persen minyak kelapa,” jelasnya. Minyak inilah yang kemudian diolah lebih lanjut menggunakan katalis bentonit.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan katalis bentonit dapat meningkatkan kualitas biodiesel yang dihasilkan.

Penggunaan bentonit 10 gram menghasilkan nilai viskositas dan densitas yang sesuai dengan standar biodiesel di Indonesia. Namun, ia juga menemukan tantangan, yaitu nilai titik nyala (flash point) yang masih di bawah standar.

“Ini berarti masih ada senyawa volatil yang belum terserap sempurna. Perlu dilakukan penelitian lanjutan, mungkin dengan penyaringan kembali,” kata Faisal. Kesulitan lainnya adalah ketersediaan bahan baku ampas kelapa yang terkadang terbatas.

Selain sukses dalam studi dan bisnis, Faisal juga aktif dalam kegiatan non-akademik. Ia bergabung dengan Korps Sukarela (KSR) ITN Malang untuk mengisi waktu luang sepulang kuliah. Keputusan ini didasari oleh pengalaman pribadi, di mana ia pernah merasa tidak berdaya saat ibunya sakit.

“Dulu ibu pernah sakit-sakitan, sedangkan saya tidak tahu cara pertolongan pertamanya. Kebetulan waktu itu saya cari UKM untuk mengisi waktu luang sepulang kuliah, ternyata hanya KSR yang related,” ungkap Faisal.

Di KSR, ia tidak hanya belajar tentang pertolongan pertama, kepalangmerahan, dan kebencanaan, tetapi juga membangun relasi yang kuat. Faisal bercerita, ia bisa menjalin pertemanan dengan mahasiswa dari jurusan dan kampus berbeda di Malang, bahkan hingga Kediri.

Hubungan ini terjalin erat dengan KSR UNISKA dan KSR UIN Syekh Wasil Kediri, yang dulu sempat belajar di KSR ITN untuk membentuk dan mengelola organisasi mereka.

“Ketika KSR ITN mempunyai kegiatan, pasti mereka datang dan membantu,” kata Faisal. Jaringan relasi Faisal semakin luas berkat partisipasi dalam kegiatan SAR Air perguruan tinggi se-Indonesia di Bali pada 2023, yang memberinya kesempatan untuk berinteraksi dengan KSR se-Indonesia.

Faisal berharap, ilmu yang ia dapatkan bisa bermanfaat bagi banyak orang, dan ITN Malang terus memfasilitasi mahasiswa untuk berkreasi dan berkembang. “Saya yakin ITN bisa melebihi sekelas kampus negeri,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: BenkelITN MalangTeknik MesinWisudawan Terbaik

Related Posts

Magister Psikologi UIN Malang
Advertorial

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

Jumat, 3 Jul 2026
Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman
Pendidikan

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Jumat, 3 Jul 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu
Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAE

Jumat, 3 Jul 2026
Gelar Karya PG PAUD Unikama suguhkan beragam karya yang mengusung semangat harmoni rasa dan budaya Nusantara. /Foto: Dok. Unikama
Pendidikan

Gelar Karya PG PAUD Unikama: Usung Semangat Harmoni Rasa dan Karya Nusantara

Jumat, 3 Jul 2026
ITSK Soepraoen
Advertorial

Informatic Fair 2026 ITSK Soepraoen Tampilkan Karya Digital Mahasiswa Berbasis Kebutuhan Nyata

Kamis, 2 Jul 2026
Dosen ITN Malang
Advertorial

Dosen ITN Malang Raih Hibah Hilirisasi, Kembangkan Pintu Irigasi Pintar Berbasis IoT untuk Sawah di Sulawesi

Rabu, 1 Jul 2026
Next Post
BAST penyerahan hibah pengelolaan Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Foto: Prokopim KWB

Dihibahkan! Pasar Induk Among Tani Resmi Dikelola Pemkot Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.