Tugumalang.id – Penggunaan gadget berlebihan menjadi salah satu faktor penyebab kekerasan terhadap anak di Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) RI, Arifah Choiri Fauzi saat menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional di Universitas Negeri Malang (UM) pada Selasa (15/7/2025).
Arifah menyampaikan apresiasi kepada kampus UM yang juga melakukan deklarasi anti kekerasan perempuan dan anak dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional tersebut. Dimana, acara tersebut juga menghadirkan siswa mulai jenjang Paud hingga SMA, guru, pengamat pendidikan hingga pejabat pemerintahan.
Baca Juga: Kota Malang Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya dari Kementerian PPPA
Menurutnya, Kementerian PPPA RI tegas memberikan perhatian pada semua jenis kekerasan. Berbagai program telah dilakukan untuk menangani dan mengantisipasi kekerasan pada perempuan dan anak Indonesia.
Dalam catatan Kementerian PPPA RI, Arifah mengatakan bahwa penggunaan gadget menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan pada anak di Indonesia.
“Hasil penelitian kami, salah satu penyebab kekerasan terhadap anak adalah pola asuh, penggunaan gadget dan faktor lingkungan,” ungkapnya.
Untuk mengurangi potensi kekerasan anak akibat penggunaan gadget, ia mengajak anak anak Indonesia untuk lebih aktif bermain permainan trarisional.
Baca Juga: Kunjungi Desa Kalisongo, Wamen PPPA Veronica Tan Tampung Keluhan Masyarakat
“Saya menggarisbawahi permainan tradisional ini sebagai solusi agar anak anak waktunya tak habis dengan gadget,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Tahun ini, peringatan Hari Anak Nasional digelar di seluruh kota di Indonesia.
“Dengan 4 agenda utama, yakni senam bersama, bermain permaianan tradisional berbasis kearifan lokal, menyanyikan lagu lagu nasional dan daerah, dan dongeng tentang pahlawan masional,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A































