Minggu, Oktober 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kampung Nelayan Merah Putih Akan Dibangun di Pantai Sipelot Tirtoyudo

Redaksi by Redaksi
Juli 7, 2025 12:03 pm
in News
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono (kiri) berdialog dengan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib dan Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso. Foto: Pemkab Malang

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono (kiri) berdialog dengan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib dan Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso. Foto: Pemkab Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Kampung Nelayan Merah Putih yang dicanangkan Pemerintah Pusat akan dibangun di Kabupaten Malang, tepatnya di Pantai Sipelot, Kecamatan Tirtoyudo.

Belum lama ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan peninjauan.

READ ALSO

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Desa Pujiharjo dipilih menjadi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih karena memiliki sentra produksi perikanan dengan 540 orang nelayan dari total jumlah penduduk 6.987 jiwa. Desa Pujiharjo memiliki kontribusi produksi perikanan yang mencapai hampir 2 ribu ton per bulan.

Baca Juga: Kementerian ESDM Salurkan Ratusan PJU Tenaga Surya di Kota Malang

Jenis tangkapan di Pantai Sipelot di antaranya adalah ikan layur, tongkol, lemuru, dan palagis kecil. Ikan Layur yang menjadi komoditas utama dan diekspor hingga ke China.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono berfoto bersama nelayan di Pantai Sipelot. Foto: Pemkab Malang
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono berfoto bersama nelayan di Pantai Sipelot. Foto: Pemkab Malang

Sakti mengatakan, Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan upaya pemerintah pusat dalam menggenjot produktivitas di daerah yang memiliki potensi perikanan. Melalui program ini, berbagai infrastruktur pendukung akan dibangun untuk meningkatkan produktivitas nelayan.

“Di sini sudah terbentuk Koperasi Merah Putih. Nanti akan kita bantu untuk sarana dan prasarana bagi para nelayan di Desa Pujiharjo dengan harapan akan semakin berkembang,” kata Sakti.

Baca Juga: Wujudkan Malang Makmur, Sanusi Dorong Program-Program Inovasi Pangan

Beberapa infrastuktur yang dijanjikan akan dibangung di Kampung Nelayan Merah Putih adalah cold storage, pabrik es, mini dermaga dengan tambahan perahu, SPBU, tempat kuliner, dan pasar ikan. Sakti berharap, sarana dan prasarana ini bisa membantu nelayan dalam menjaga kualitas tangkapannya.

“Produktivitas para nelayannya sudah bagus dengan banyak sekali jenis ikan. Hal itu yang harus kita jaga. Ikan tangkapan sampai sini harus tetap fresh sehingga kualitas ikannya jadi lebih bagus,” kata Sakti.

Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanana RI sedang melaksanakan tahapan identifikasi dan finalisasi untuk memastikan titik mana saja yang akan dijadikan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurut Sakti, Pantai Sipelot dipilih karena telah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya, hanya ada 30 unit kapal di pantai tersebut. Kini telah terdapat 320 unit kapal.

”Nelayan Sipelot Desa Pujiharjo ini berkembang cukup bagus dalam lima tahun belakangan,” kata Sakti.

Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso menyambut baik adanya program Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Sipelot. Adanya pembangunan dermaga dan SPBU akan memudahkan nelayan dalam melakukan pekerjaan mereka.

“Warga menyambut baik dan berharap banyak dengan program ini,” kata Hendik.

Ia menjelaskan, saat ini perahu nelayan di Pantai Sipelot sudah sangat banyak dan mengalami kesulitan untuk berlabuh. Oleh karena itu, perlu adanya dermaga di Pantai Sipelot.

Kemudian keberadaan SPBU di sekitar Pantai Sipelot akan menghemat biaya dan waktu karena nelayan tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk membeli bahan bakar. Saat ini, mereka harus menempuh jarak puluhan kilometer untuk membeli bahan bakar di Dampit dan Turen.

Infrastruktur lainnya yang dirasa bisa membantu nelayan adalah pabrik es serta cold storage. Keduanya akan memudahkan nelayan menyimpan hasil tangkapan sehingga tetap segar meski disimpan dalam waktu yang cukup lama.

“Hasil tangkapan yang nggak bisa langsung dibawa ke Banyuwangi atau Probolinggo bisa disimpan di cold storage. Harapannya semua infrastruktur ini bisa betul-betul terwujud,” kata Hendik.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: kabupaten malangkampung nelayankampung nelayan merah putihPantai Sipelottirtoyudo

Related Posts

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?
News

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Jumat, 9 Okt 2026
Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kusnali,  saat berada di Lapas Kelas I Malang menjelaskan soal Mas Bechi. (Foto/M Sholeh)
News

Mas Bechi Dimasukkan ke Penjara Lagi, 6 Petugas Diperiksa

Jumat, 9 Okt 2026
Siswa SMK PGRI 3 Malang mendapat pengalaman kerja nyata lewat program servis motor gratis dalam rangka HUT Jatim ke-81. Foto: Azmy
News

Program Servis Motor Gratis Skariga Malang di Momen HUT 81 Jatim, Kuota Layanan Membeludak

Kamis, 8 Okt 2026
Karat, Unit Metal asal Kota Malang Masuk Nominasi AMI Awards 2026, Jejeri Sal Priadi
News

Karat, Unit Metal asal Kota Malang Masuk Nominasi AMI Awards 2026, Jejeri Sal Priadi

Rabu, 7 Okt 2026
Pengunjung saat mencoba sensasi wisata baru birdwatching di Gunung Arjuno yang digagas Profauna Indonesia. Foto: Dok.
News

Cara Profauna Tekan Perburuan Liar di Gunung Arjuno Lewat Ekowisata Birdwatching

Rabu, 7 Okt 2026
Next Post
Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timu

LLDIKTI Wilayah VII Dorong Kampus Berdampak: Perguruan Tinggi Harus Jadi Agen Perubahan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.