Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Nasional

18 Jam Menuju Masalembu, Pulau Terluar Jawa Timur

Redaksi by Redaksi
Juni 13, 2025 11:46 am
in Nasional
Kapal perintis Sabuk Nusantara yang menghubungkan Surabaya ke Masalembu. Foto/Herlianto. A

Kapal perintis Sabuk Nusantara yang menghubungkan Surabaya ke Masalembu. Foto/Herlianto. A

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bayangan banyak orang, perjalanan 18 jam bisa sampai Amerika Serikat dengan pesawat. Tetapi kali ini dalam pejalanan hampir sehari semalam itu, hanya tiba di ujung terjauh Provinsi Jawa Timur. Yaitu pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep. Apa istimewanya pulau ini dan ada apa di sana?

Saya asli orang Masalembu, lahir di sana, menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di pulau ini juga. Sejak tahun 2009, saya mulai tinggal di Kota Malang untuk belajar di jenjang perguruan tinggi.

READ ALSO

Menteri Agama Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri, Kemenag Sebut Itu Hoaks

Cak Imin Minta BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Setiap tahun sekali saya pulang terutama di Hari Raya Idul Fitri. Ini sudah menjadi tradisi bagi warga Masalembu lainnya yang berada di luar pulau. Orang-orang menyebutnya sebagai tradisi mudik.

Baca Juga: Nelayan Tradisional Masalembu Gelar Pawai Sambut Pelarangan Cantrang

Lebaran 2025 ini, saya juga pulang ke pulau kelahiran ini. Tetapi sudah tidak sendirian, melainkan bersama keluarga sebanyak total lima orang. Kami berangkat dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan kapal perintis Sabuk Nusantara. Kapal ini berkapasitas sekitar 300 orang saja.

Orang-orang Masalembu yang akan berlayar dengan kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto
Orang-orang Masalembu yang akan berlayar dengan kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto

Sabuk Nusantara berlayar menghubungkan pulau-pulau kecil di Kabupaten Sumenep, seperti Keramian, Kangean, Sapeken, Nonggunong, dst. Setelah itu, balik lagi ke Surabaya. Jadi kapal dari Masalembu ke Surabaya hanya ada sekitar sembilan hari sekali setelah berputar dari pulau ke pulau tersebut.

Jarak pulau Masalembu dari Surabaya sekitar 160 mil atau sekitar 317 kilometer. Jarak ini diperkirakan dari Kota Malang ke ujung timur Banyuwangi.

Baca Juga: Ekonomi Madura, Kemiskinan dan Keterbelakangan

Tapi mengapa selama itu perjalanannya? Kami menggunakan kapal laut tentu tidak bisa banter seperti bus, kereta api apalagi pesawat. Karena itu, kami berusaha menikmati perjalanan ini dengan menu-menu di atas kapal yang tentunya dengan harga “kurang wajar”. Misalnya saja, air minum ukuran botol menengah Rp10 ribu.

Kala Pulau Masalembu Terlihat

Kami berangkat dari Surabaya sekitar pukul 18.00 WIB, tiba di Masalembu keesokan harinya pukul 12.00 WIB. Meski perjalanan cukup lama, tetapi semua seperti terbayar tuntas ketika pulau dengan luas sekitar 41,79 kilometer itu mulai terlihat dari atas kapal. Terlihat dari atas kapal, perahu-perahu nelayan tampak melaju di sudut kejauhan memburu ikan.

Suasana di atas Kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto. A
Suasana di atas Kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto. A

Mereka sedang mengelilingi rompong, rumah ikan yang sengaja dibuat dari ikatan bambu, daun kelapa dan diikat dengan pemberat batu sehingga tidak hilang ditelan arus laut. Pada rompong inilah warga Masalembu mendapat ikan untuk menyambung hidupnya dari tahun ke tahun.

Rumah-rumah ikan ini, berjarak sekitar 20 mil dari bibir pantai Masalembu. Biasanya, dua jam kemudian akan tiba di pelabuhan yang berada di bagian selatan pulau yang dikenal sebagai segitiga bermuda Indonesia tersebut.

Rumah saya hanya berjarak sekitar lima menit saja dari pelabuhan ini dengan mengendarai motor. Ini terbilang sangat dekat.

Pulau Masalembu adalah satu kecamatan kepulauan dengan empat desa, yaitu desa Masalima, Masakambing, Sukajeruk dan Keramian. Adapun Masakambing dan Keramian berada di pulau yang berbeda.

Untuk menuju ke pulau Masakambing kita harus berlayar lagi kearah utara dengan perahu kecil sekitar dua jam perjalanan laut. Sementara untuk ke pulau Keramian lebih jauh lagi yaitu lima jam perjalanan. Pulau ini sudah lebih dekat ke Kalimantan Selatan ketimbang ke Surabaya. Entah mengapa administrasinya tidak ikut Kalsel saja.

Rumah Panggung milik warga Mandar yang ada di Masalembu. Foto/Herlianto. A
Rumah Panggung milik warga Mandar yang ada di Masalembu. Foto/Herlianto. A

Emangnya ada apa di Masalembu? Banyak hal-hal unik di pulau ini. Mulai dari ditemukannya burung kakak tua jambul kuning yang disebut sudah punah. Disebut pulau segitiga bermuda Indonesia. Ada banyak kapal yang karam di pulau laut Jawa ini, termasuk yang paling fenomenal adalah tenggelamnya kapal Tampomas II pada tahun 1981.

Selain itu, tentu saja sebagai kepulauan ada kekayaan laut yang melimpah, tradisi kehidupan warganya yang dipengaruhi struktur alam Masalembu, potensi wisata laut, hingga kuliner khas yang mungkin hanya ada di pulau ini.

Lebih-lebih warga Masalembu yang diperkirakan jumlahnya menurut data BPS Sumenep tahun 2019 sekitar 26.676 jiwa, terdiri dari tiga suku, yaitu Madura, Bugis, dan Mandar. Tiga suku ini hidup berdampingan secara damai dan tentu saja ada proses akulturasi yang unik, mulai dari tradisi ritual keagamaan hingga pernikahan.

Pembaca yang budiman saya akan melanjutkan cerita tentang Masalembu secara berseri di Tugumalang.id. Bersambung…

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Herlianto. A

Editor: Herlianto. A

Tags: jawa timurMasalembuPulau MasalembuSumenep

Related Posts

78efda42 Da96 4433 Bdf2 E1ae48f24b00
Nasional

Menteri Agama Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri, Kemenag Sebut Itu Hoaks

Kamis, 27 Agu 2026
Cak Imin Minta BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Cak Imin Minta BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 27 Agu 2026
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden
Nasional

Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden

Kamis, 20 Agu 2026
Cegah Korupsi Sekolah Rakyat, Kemensos Libatkan ICW Awasi Pengadaan
Advertorial

Cegah Korupsi Sekolah Rakyat, Kemensos Libatkan ICW Awasi Pengadaan

Jumat, 24 Jul 2026
Fakta Menarik Kiprah Nanik S Deyang Bersama BGN, Putuskan Mundur Hanya 1,5 Bulan Menjabat
Nasional

Fakta Menarik Kiprah Nanik S Deyang Bersama BGN, Putuskan Mundur Hanya 1,5 Bulan Menjabat

Rabu, 22 Jul 2026
Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat UMKM Desa Karanganyar dengan Bantuan Usaha Sablon
Advertorial

Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat UMKM Desa Karanganyar dengan Bantuan Usaha Sablon

Minggu, 19 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi membuat PPT menggunakan Autoppt. Foto/Pixabay

Cara Membuat PPT Profesional dengan AI Menggunakan Autoppt

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.