Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Merasa Lapar Setelah Makan? Jangan Sepelekan, Berikut Penyebabnya

Redaksi by Redaksi
Mei 11, 2025 7:35 am
in Tugu Sehat
Ilustrasi ketika seseorang lapar meskipun setelah makan. (Foto: Pinterest/WeightWatchers)

Ilustrasi ketika seseorang lapar meskipun setelah makan. (Foto: Pinterest/WeightWatchers)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Rasa lapar biasanya muncul ketika kita sudah beberapa waktu tidak mengkonsumsi sesuatu, tetapi ada kasus dimana seseorang merasa lapar sesaat setelah makan.

Fenomena ini bukan sekadar perasaan, menurut Ade Rai, binaragawan dan praktisi kesehatan di laman Youtubnya @ Dunia Ade Rai, hal ini ada alasan ilmiah di baliknya.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Dalam video YouTube-nya, Ade Rai menjelaskan bahwa rasa lapar yang muncul setelah makan sering kali disebabkan oleh lonjakan insulin akibat konsumsi karbohidrat. Lantas bagaimana dampaknya terhadap tubuh kita?

Baca Juga: 5 Kuliner Legendaris Klojen Malang yang Harus Anda Coba

Ade Rai menyebutkan bahwa makanan tinggi karbohidrat sederhana, seperti nasi putih atau roti, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat.

Tubuh merespons dengan melepaskan insulin untuk menurunkan kadar gula tersebut. Namun, lonjakan insulin yang tinggi dapat menyebabkan penurunan gula darah secara drastis. Penurunan insulin secara drastis inilah yang kemudian memicu rasa lapar kembali.

Makanan dengan glikemik tinggi, seperti nasi putih, roti, dan makanan manis, cepat dicerna dan diserap oleh tubuh, menyebabkan lonjakan gula darah.

Lonjakan ini memicu pelepasan insulin dalam jumlah besar, yang kemudian menurunkan gula darah dengan cepat, menyebabkan rasa lapar dalam waktu singkat.

Rasa lapar yang muncul setelah makan tidak hanya mengganggu, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan metabolisme dalam tubuh.

Baca Juga: 4 Kuliner Es Krim Kuno di Kota Malang, Nostalgia di Setiap Gigitan

Fluktuasi kadar gula darah yang terlalu cepat naik dan turun secara tajam berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Obesitas

Makan terus-menerus akibat lapar palsu akan meningkatkan asupan kalori yang tidak perlu, yang pada akhirnya disimpan sebagai lemak.

2. Kelelahan dan mengantuk

Penurunan gula darah menyebabkan tubuh kekurangan energi, membuat seseorang merasa lesu dan sulit berkonsentrasi.

3. Resistensi insulin

Jika dibiarkan, pola ini bisa menyebabkan sel-sel tubuh menjadi tidak peka terhadap insulin, yang menjadi awal mula penyakit diabetes tipe 2.

4. Masalah jantung dan metabolisme

Kelebihan insulin kronis berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan sindrom metabolik.

Solusi Mengatasi Rasa Lapar Setelah Makan

Untuk menghindari rasa lapar setelah makan, Ade Rai menyarankan beberapa langkah:

1. Pilih makanan glikemik rendah untuk dikonsumsi pertama

Konsumsilah makanan yang dicerna lebih lambat seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta buah-buahan segar sebelum mengkonsumsi nasi. Makanan ini membantu untuk memperlambat laju lonjakan gula darah jika dikonsumsi sebelum mengkonsumsi karbohidrat.

2. Kombinasikan makanan dengan benar

Hindari mengonsumsi karbohidrat sendirian. Tambahkan sumber protein dan lemak sehat (Ikan tuna, minyak zaitun, yogurt) untuk memperlambat penyerapan gula dalam darah.

3. Makan dengan porsi yang cukup

Makan berlebihan, walau dengan makanan sehat, tetap bisa menimbulkan lonjakan gula darah. Makanlah secukupnya, sesuai dengan kebutuhan tubuh.

4. Perhatikan waktu makan

Usahakan makan secara teratur, misalnya tiga kali sehari dengan satu atau dua camilan sehat di antaranya. Jangan membiarkan tubuh terlalu lapar atau melewatkan waktu makan, karena hal ini bisa membuat tubuh mudah mengalami lonjakan gula setelah makan.

Rasa lapar setelah makan bukanlah hal yang sepele. Memahami penyebabnya dapat membantu Anda membuat pilihan makanan yang lebih baik dan menjaga keseimbangan gula darah.

Dengan memperhatikan jenis dan kombinasi makanan, serta pola makan yang teratur, Anda dapat menghindari rasa lapar yang tidak diinginkan setelah makan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Hailatun Nada Salsabila/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: Lapar setelah makanlonjakan insulinperasaan lapar

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Semarak Dies Natalis ke-68 Unikama, Grand Final Pemilihan Duta Kampus 2025 berlangsung meriah. /Foto: Dok. Unikama

Semarak Dies Natalis Unikama, Pemilihan Duta Kampus 2025 Berlangsung Meriah

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.