Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) baru menuju kawasan Pasar Splendid. Mulai 14 Mei 2025, pengendara tidak lagi bisa langsung melalui Jalan Kahuripan untuk menuju Pasar Splendid.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa perubahan jalur ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sepanjang Jalan Kahuripan, terutama di sekitar simpang empat Kodim 0833.
“Arus lalu lintas dari arah Kayutangan menuju simpang empat Kodim cukup padat, apalagi saat jam sibuk pagi dan sore. Untuk itu, kendaraan dari Jalan Kahuripan tidak bisa langsung ke Jalan Brawijaya atau menuju Pasar Splendid,” jelas Widjaja pada Rabu (7/5/2025).
Baca juga: 6 Hal Bisa Kamu Dapatkan di Pasar Splendid Kota Malang
Jalur Menuju Pasar Splendid Diubah
Dalam skema baru ini, pengendara dari arah Jalan Kahuripan yang hendak ke Pasar Splendid harus memutar lebih jauh. Mereka akan diarahkan ke bundaran Alun-Alun Tugu, kemudian ke Jalan Majapahit, dan berbelok ke Jalan Tumapel (depan Bank Jatim).
“Rekayasa ini sebenarnya merupakan skenario awal yang dulu sempat kami rancang. Kini kami realisasikan dalam bentuk uji coba,” tambahnya.
Rute baru menuju Pasar Splendid nantinya akan menjadi:
Jalan Majapahit → Jalan Tumapel → Jalan Brawijaya → Jalan Kahuripan, kebalikan dari jalur sebelumnya.
Jalan Kahuripan Jadi Satu Arah
Tak hanya mengubah arah menuju Pasar Splendid, Dishub juga akan mengubah fungsi Jalan Kahuripan menjadi jalur satu arah penuh ke arah Alun-Alun Tugu. Sebelumnya, sebagian ruas jalan ini masih digunakan dua arah.
“Mulai 14 Mei, Jalan Kahuripan akan diberlakukan satu arah seluruhnya. Kendaraan dari arah utara hanya bisa ke Alun-Alun Tugu, tidak bisa lagi ke Pasar Splendid,” tegas Widjaja.
Baca juga: Pemkot Malang Siapkan Parkir Khusus untuk Pasar Splendid
Uji Coba Selama Satu Bulan
Dishub akan melakukan uji coba selama satu bulan. Evaluasi akan dilakukan setelah uji coba untuk menentukan apakah rekayasa ini akan diterapkan secara permanen.
“Insyaallah mulai 14 Mei kami akan uji coba dulu. Kalau hasilnya efektif mengurangi kemacetan, kami permanenkan,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko































