Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Perjalanan Eva Maria Bangun Rumah Ceria, Sulap Perca Menjadi Kreasi Menawan

Redaksi by Redaksi
Maret 30, 2025 10:00 am
in Bisnis
Eva menunjukkan produk tas yang terbuat dari kain perca dengan aksen bordir. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Eva menunjukkan produk tas yang terbuat dari kain perca dengan aksen bordir. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Kain perca atau kain sisa membuat baju bisa dikreasikan kembali menjadi produk yang tak kalah cantik. Melalui kreativitas, sesuatu yang awalnya terlihat seperti tak berguna ternyata bisa memberikan manfaat yang luar biasa.

Menyulap kain perca menjadi produk-produk baru sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Eva Maria Yuli Astuti sejak tahun 2017 lalu. Di tangannya, kain perca bisa berubah menjadi sarung bantal, tas, daster, tempat tisu, dan lain sebagainya.

READ ALSO

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Selama delapan tahun terakhir ini, ia membangun bisnis yang produknya banyak memanfaatkan kain perca. Usaha tersebut ia beri nama Rumah Ceria dengan harapan produk-produknya bisa menciptakan keceriaan di rumah pelanggannya.

Baca Juga: LinkUMKM BRI Bantu UMKM Malang Selatan Jangkau Pelanggan Luar Kota

Seperti kebanyakan usaha kecil, Rumah Ceria diawali dengan niat yang sangat sederhana. Eva, yang saat itu sedang mencari cara untuk memanfaatkan sisa kain perca, mulai menciptakan berbagai kerajinan tangan.

Sarung bantal yang merupakan kombinasi antara patchwork dengan bordir. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Sarung bantal yang merupakan kombinasi antara patchwork dengan bordir. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Awalnya bikin kerajinan seperti sarung bantal, tutup kulkas, tutup magic com, taplak meja, semua memang orientasinya dari bahan perca,” ujar Eva saat ditemui di galerinya yang berada di Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu.

Seiring berjalannya waktu, Eva mulai bereksperimen dengan produk baru. Ia mulai membuat daster malang dengan ciri khas bordir. Dari produksi daster tersebut, kain perca pun semakin menumpuk. Dari kain perca itu, Eva mengolahnya menjadi berbagai produk baru.

Baca Juga: Griya Madukara, UMKM Malang yang Mendunia dengan Ecoprint

Saat ini, Rumah Ceria sudah memberdayakan empat ibu-ibu muda untuk menjahit. Dengan cara ini, Eva tidak hanya menciptakan produk berkualitas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan.

Daster malang, salah satu produk Rumah Ceria yang banyak diminati pelanggan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Daster malang, salah satu produk Rumah Ceria yang banyak diminati pelanggan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Eva yang juga berprofesi sebagai pengajar tersebut kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk mendesain produk saja. Desain yang sudah rampung kemudian dikerjakan menjadi produk oleh para mitra di rumah mereka masing-masing.

“Kebanyakan di sini ibu-ibu yang dikerjakan di rumah. Jadi saya tetap memberdayakan ibu rumah tangga yang muda-muda, tapi dibawa pulang,”

Setiap produk Rumah Ceria tak hanya memikat mata, tapi juga penuh dengan sentuhan etnik yang kental. Salah satu keunikan rumah produksi ini adalah menggunakan motif batik dan aksen bordir.

“Ada yang tanpa bordir, tapi berbentuk patchwork. Ada yang menggabungkan antara bordir dan patchwork,” kata Eva.

Seperti banyak usaha lainnya, perjalanan Rumah Ceria juga sempat terhambat oleh pandemi COVID-19. Namun, Eva tidak menyerah. Ia berinovasi dengan memproduksi masker yang memiliki aksen bordir.

Rupanya, produk tersebut sangat laris. Daster malang yang ia produksi juga banyak diminati saat pandemi COVID-19 karena masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu mereka di rumah.

Rumah Ceria tidak hanya mengandalkan penjualan di galeri lokal, tetapi juga memanfaatkan platform online seperti media sosial dan e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Meski demikian, Eva mengakui bahwa karena kesibukan lain, pemasaran melalui platform digital belum bisa maksimal.

Namun, ia memiliki harapan besar untuk mengembangkan jaringan dan membangun pemasaran ke luar kota. Saat ini, reseller Rumah Ceria sudah tersebar di beberapa kota besar, seperti Surabaya, Jakarta, dan tentunya Malang Raya.

Di saat Eva memikirkan bagaimana cara mengembangkan bisnis, ia menemukan informasi tentang program BRIncubator. Tanpa pikir panjang, ia langsung mendaftar agar bisa mendapatkan pelatihan pengembangan bisnis secara gratis.

Eva mengikuti BRIncubator yang digelar di tahun 2024. Ia berhasil masuk ke 30 besar dari seluruh UMKM di Indonesia yang mendaftar dan berhak mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan intensif selama beberapa bulan.

Ia mengaku mendapatkan banyak insight baru terkait pengembangan bisnis, khususnya di bidang pemasaran. Sebelumnya, Eva tak banyak tahu mengenai marketing online. Namun, setelah mengikuti BRIncubator, ia paham langkah apa saja yang harus ia kerjakan.

“Setelah mengikuti BRIncubator, saya menyadari ada banyak yang harus saya lakukan supaya usaha saya bisa lebih besar lagi,” kata Eva.

Salah satu langkah yang ia lakukan saat ini adalah menggunakan story telling dan story board dalam memasarkan produknya secara online. Sebelumnya, ia tak pernah terpikir untuk melakukan hal tersebut.

BRIncubator merupakan program yang dicanangkan oleh BRI untuk membantu UMKM naik kelas. Saat ini program BRIncubator 2025 tengah dibuka pendaftarannya hingga 31 Mei 2025.

Program ini bisa diikuti oleh UMKM yang masuk dalam kategori food and beverages, fashion and beauty, serta home décor and craft.

Beberapa syarat lainnya adalah usaha milik sendiri dan telah berdiri minimal enam bulan, anggota aktif Rumah BUMN BRI, aktif dalam penjualan di e-commerce, memiliki legalitas usaha NIB, merupakan nasabah BRI, serta berkomitmen mengikuti rangkaian program. Bagi UMKM yang tertarik untuk bergabung, bisa mendaftar di linkumkm.id/brincubator.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: kain percakota malangRumah CeriaUMKM

Related Posts

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Informasi tiket bus Malang-Jakarta lengkap dengan harga dan juga jenis armada bus./Foto: Google Review Terminal Arjosari/Dini Nurdiani.

Nyaman Selama Perjalanan! Informasi Tiket Bus Malang-Jakarta Lengkap dengan Harga dan Jenis Armada

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.