Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Kenapa Orang Tua Menyuruh Keramas Setelah Kehujanan? Ini Penjelasan Medisnya!

Redaksi by Redaksi
Maret 27, 2025 1:14 pm
in Tips
keramas setelah kehujanan

Ilustrasi pusing akibat kehujanan (Foto: Unsplash /Vitaly Gariev)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa, Jangan Anggap Sekadar Lelah Biasa

5 Rekomendasi Buket Kawat Bulu di Malang, Cocok untuk Hadiah Wisuda hingga Ulang Tahun

Malang, Tugumalang.id – Sejak kecil, kita sering diingatkan orang tua untuk segera keramas setelah kehujanan. Ternyata, anjuran ini bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi memiliki dasar medis yang kuat.

Menurut dr. Nadia Octavia, dokter spesialis dermatologi dan estetika, sensasi pusing setelah kehujanan lebih tepat disebut sakit kepala, bukan vertigo. Hal ini terjadi karena perubahan suhu tubuh yang drastis akibat air hujan dingin. Tubuh yang tiba-tiba mengalami penurunan suhu akan mengeluarkan energi ekstra untuk menyeimbangkan suhu internal, yang dapat memicu sakit kepala.

Baca juga: Soekarno Night Run Blitar, Gisel Lari Kehujanan Bersama Ribuan Peserta

Selain itu, dr. Adeline Jaclyn, dokter umum asal Jakarta Utara, menjelaskan bahwa air hujan mengandung berbagai zat kimia dan polutan dari udara. Paparan zat ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan berkontribusi pada munculnya sakit kepala.

Situs layanan kesehatan terpercaya juga menyebutkan bahwa cuaca dingin dan hujan meningkatkan risiko penyebaran virus. Saat suhu turun, sistem kekebalan tubuh melemah, membuat seseorang lebih rentan terkena infeksi.

Baca juga: Tak Masalah Hujan-Hujanan di Hawai Waterpark Malang, Pengunjung Bisa Nikmati Keramas Air Hangat

Pengaruh Tekanan Udara Juga Berperan

Dalam penjelasan dari situs layanan kesehatan lainnya, sakit kepala atau migrain saat hujan juga dapat disebabkan pada perubahan tekanan udara atau tekanan barometrik. Ketidakseimbangan tekanan antara luar dan dalam rongga sinus dapat menimbulkan rasa nyeri di kepala, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat sinusitis atau migrain.

Jadi, keramas setelah kehujanan bukan hanya sekadar mitos, tetapi cara efektif untuk menjaga kesehatan tubuh!

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Veri Adrianto I / Magang
redaktur: jatmiko

Tags: kehujanankeramaskeramas setelah hujankesehatan saat hujanmigrainsakit kepala

Related Posts

Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa, Jangan Anggap Sekadar Lelah Biasa
Tips

Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa, Jangan Anggap Sekadar Lelah Biasa

Sabtu, 18 Jul 2026
5 Rekomendasi Buket Kawat Bulu di Malang, Cocok untuk Hadiah Wisuda hingga Ulang Tahun
Tips

5 Rekomendasi Buket Kawat Bulu di Malang, Cocok untuk Hadiah Wisuda hingga Ulang Tahun

Sabtu, 18 Jul 2026
Promosi dari Mulut ke Mulut Tetap Efektif bagi UMKM
Tips

Promosi dari Mulut ke Mulut Tetap Efektif bagi UMKM

Jumat, 17 Jul 2026
Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN
Tips

Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN

Jumat, 17 Jul 2026
Ilustrasi edukasi finansial, menghitung pengeluaran harian. (Foto: Pinterest)
Tips

Sering Diabaikan, 7 Kebiasaan Kecil Berdampak pada Kondisi Finansial Anda

Jumat, 17 Jul 2026
Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan
Tips

Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Pertamina Malang

Cek Kualitas BBM, Pertamina Malang Pastikan Stok 7.200 Kiloliter Jelang Lebaran

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.