Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kondisi Pasar Besar Kota Malang Dinilai Sudah Tak Layak: Becek dan Gelap

Redaksi by Redaksi
Januari 21, 2025 5:30 pm
in News
Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang dinilai tak layak karena sudah kumuh. (Foto/M Sholeh)

Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang dinilai tak layak karena sudah kumuh. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sejumlah pihak menilai Pasar Besar Kota Malang sudah tidak layak. Padahal, pasar rakyat yang terletak di jantung kota itu merupakan pasar favorit masyarakat, bahkan penggerak roda perekonomian masyarakat Kota Malang.

Ketua DPRD Kota Malang pernah menilai pasar itu tidak layak. Kini Wakil Ketua Himpunan Pedagang Pasar Besar Kota Malang (Hipama), M Sultan Akbar menyebut bahwa Pasar Besar kondisinya sudah tidak layak.

READ ALSO

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

“Kami sebagai pedagang sendiri melihat kondisi pasar ini sudah tak kondusif, sudah tidak layak. Becek, kalau hujan banjir, akses jalan rusak, gelap, instalasi listrik gak karuan,” ungkapnya, Selasa (21/1/2025).

Baca Juga: Menanti Perbaikan Pasar Besar Kota Malang

Dahulu, Akbar mengaku sempat menolak adanya rencana Pemkot Malang yang hendak melakukan perbaikan atau revitalisasi Pasar Besar.

Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang dinilai tak layak karena sudah kumuh. (Foto/M Sholeh)
Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang dinilai tak layak karena sudah kumuh. (Foto/M Sholeh)

Namun setelah melihat kondisi yang ada, banyak pedagang yang berjualan dengan fasilitas yang kumuh hingga dagangan mereka tak laku, membuatnya mengubah pandangannya. Dia kemudian mendukung rencana revitalisasi itu.

“Letak lapak saya ini masih cukup enak, layak lah. Tapi kalau mau lihat area di dalam, itu kasihan, bener. Tapi pribadi saya, kalau saya bisa makan tapi tetangga gak makan, itu kan dosa ya. Jadi kami setuju dengan rencana revitalisasi pasar ini, agar semua sama-sama baik,” paparnya.

Baca Juga: Minyak Goreng Satu Harga, Pedagang di Pasar Besar Kota Malang Gelisah

Menurutnya, para pedagang memang khawatir jika nanti Pasar Besar direvitalisasi hingga menjadi pasar yang lebih baik maka akan ada retribusi yang lebih mahal. Lalu ada ketakutan bahwa nanti setelah revitalisasi, lapak pedagang menjadi sempit hingga berubah lokasinya.

Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang dinilai tak layak karena sudah kumuh. (Foto/M Sholeh)
Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang dinilai tak layak karena sudah kumuh. (Foto/M Sholeh)

“Sepertinya memang Pemkot kurang sosialisasinya sehingga pedagang enggak tahu. Kalau setahu saya sih, kata Pemkot dari pak Eko (Kadiskopondag Kota Malang) nanti gratis semua (proses relokasi),” jelasnya.

Untuk itu, dia juga menegaskan bahwa para pedagang sebagian besar menyampaikan aspirasi mulai dari adanya restribusi gratis saat relokasi, pedagang kembali ke lapak semula setelah revitalisaai, tak ada pengurangan luas lapak hingga tak ada pedagang tambahan atau pedagang ilegal setelah revitalisasi.

“Kalau dari Pemkot, yang sudah pasti itu yang gratis baik di tempat relokasi atau saat kembali. Lalu jumlah pedagang sebanyak 4.350 pedagang akan tetap, tak ada PKL lain. Tapi masalahnya memang ada rencana pengurangan luasan karena mau digunakan untuk lahan parkir. Kalau pengurangannya dikit sih enggak masalah,” ungkapnya.

Dia memandang bahwa Pasar Besar ini sudah tua. Sudah waktunya dilakukan pemugaran setelah beroperasi puluhan tahun. Umumnya, dia menyebut konstruksi pasar kalau sudah 35-40 tahun memang harus direhabilitasi.

“Tapi memang pasar ini sudah tua, sudah 3 kali mengalami kebakaran dan kondisinya memprihatinkan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Besar, Rani menyampaikan dirinya tak setuju dengan rencana revitalisasi Pasar Besar Kota Malang. Sebab, dia memandang akan banyak biaya yang dikeluarkan pedagang saat proses relokasi dan proses kembali ke lapak Pasar Besar.

“Misal lapak benar direkolasi secara gratis ya, tentu kami pedagang juga masih harus mengeluarkan biaya ini itu untuk menata kembali lapak kami, baik di tempat relokasi maupun lapak Pasar Besar setelah relokasi,” ujarnya.

Selain itu, dia juga takut adanya rekolasi Pasar Besar akan mengurangi omzet dagangannya. Sebab, pelanggan hilang karena lokasi berubah.

“Mending tetap seperti ini, pelanggan sudah hafal lokasi kami. Nanti kalau relokasi tentu akan berkurang pelanggan kami,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: DPRD Kota MalangHeadlinekota malangPasar BesarPasar Besar Kota Malang

Related Posts

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka
News

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Gus Yahya Tegaskan NU Harus Jadi Penyangga Program Pemerintah

Jumat, 28 Agu 2026
Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar
News

Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

Jumat, 28 Agu 2026
Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani
News

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Bantu Lansia dan Anak Stunting, Pokmas di Sumberpucung Bagikan Nila dan Lele Gratis

Bantu Lansia dan Anak Stunting, Pokmas di Sumberpucung Bagikan Nila dan Lele Gratis

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.