MALANG, Tugumalang.id – Renovasi Stadion Kanjuruhan diperkirakan akan segera rampung tepat waktu pada 31 Desember 2024.
Stadion yang berada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu direnovasi sejak tahun 2023 lalu sebagai respons atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022.
Progres renovasi Stadion Kanjuruhan saat ini telah mencapai 99,5 persen saat ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti beberapa waktu lalu.
Stadion yang menjadi homebase dari tim Liga 1, Arema FC itu kini nampak semakin megah dan telah memenuhi standar Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA.
Baca Juga: Wakil Menteri PU Tinjau Renovasi Stadion Kanjuruhan
Meski mengalami penurunan kapasitas penonton setelah direnovasi dari kapasitas 30 ribu penonton menjadi 21 ribu penonton.
Tetapi penonton dipastikan akan lebih nyaman menyaksikan laga sepak bola di Stadion Kanjuruhan karena setiap tribun telah terpasang single seat.
Berikut ini Tugumalang.id telah merangkum fakta menarik renovasi Stadion Kanjuruhan yang akan segera selesai direnovasi pada akhir Desember 2024 ini.
1. Fasilitas Stadion Baru Sesuai Standar FIFA
Renovasi Stadion Kanjuruhan sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penonton sesuai dengan standar FIFA. Pihak pelaksana renovasi stadion, PT Waskita Karya dan PT Abipraya Brantas menambah sejumlah fasilitas di stadion.
Baca Juga: Renovasi Stadion Kanjuruhan Capai 48 Persen, Target Rampung Sebelum Akhir Tahun
Selain pemasangan single seat untuk penonton, media, dan juga penyandang disabilitas. Fasilitas pendukung seperti jalur evakuasi penonton, konstruksi, keamanan, kelistrikan, hingga kelengkapan di locker room pemain juga tak luput dari perhatian.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat penonton merasa aman dan nyaman saat menyaksikan pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan.
2. Kapasitas 21 Ribu Penonton
Sebelum direnovasi, Stadion Kanjuruhan berkapasitas 30 ribu penonton dan memiliki tribun berdiri atau tanpa tempat duduk di sisi utara, selatan, dan timur. Setelah proses renovasi rampung justru mengalami penyusutan kapasitas.
Kini Stadion Kanjuruhan berkapasitas 21.603 penonton imbas dari pemasangan single seat sesuai dengan standar FIFA. Kapasitas tersebut terbagi menjadi Tribun Barat untuk VVIP 108 kursi, VIP 2.465 kursi, Media 134 kursi, dan Disabilitas 16 kursi.
Kemudian Tribun Timur menampung 4.352 penonton sedangkan Tribun Utara dan Selatan masing-masing menampung 7.264 penonton.
3. Telan Anggaran Rp 357,84 Miliar
Proses renovasi Stadion Kanjuruhan diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp 357,84 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembongkaran stadion lama, renovasi bangunan utama, lanskap, trek atletik, lapangan sepak bola yang sesuai standar FIFA, sistem mekanikal, elektrikal, dan juga plumbing.
Renovasi Stadion Kanjuruhan dikerjakan oleh Waskita dan Abipraya Brantas sementara untuk konstruksi dikerjakan Bina KSO Yodya. Proses renovasi dimulai pada September 2023 lalu dan diperkirakan segera rampung pada 31 Desember 2024.
4. Museum Tragedi Kanjuruhan
Sebagai bagian dari renovasi Stadion Kanjuruhan akan dibangun Museum Tragedi Kanjuruhan yang lokasinya ada di Gate 13 atau Pintu 13 stadion tersebut.
Pembangunan museum tersebut sebagai pengingat dan pembelajaran atas terjadinya peristiwa memilukan Tragedi Kanjuruhan yang menelan 135 korban jiwa pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022.
Nantinya museum tersebut berisi foto serta barang milik korban Tragedi Kanjuruhan sebagai pengingat agar peristiwa kelam tersebut tak kembali terulang.
Demikian informasi fakta menarik renovasi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang akan segera rampung dalam waktu dekat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda!.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























