Rabu, Oktober 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Validasi! Marketing Anti Nyasar!

Redaksi by Redaksi
Juli 27, 2021 3:06 pm
in Ruang Cendekia
Marketing, jualan

Faizal Alfa. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Faizal Alfa*

Alkisah, di negeri antah berantah, seorang Shifu memberi tahu, bahwa tidak ada cara marketing yang paling benar, adanya adalah : yang cocok.

READ ALSO

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Karena beda market, beda produk, beda teknik penawaran, beda cara closing, beda jelas, beda tegas.

Apalagi dalam situasi pandemi seperti yang terjadi dan sama-sama Kita alami. Komplit bahan baku buat bingungnya. VUCA lengkap tersaji, Volatility atau gejolak, Uncertainty atau ketidakpastian, Complexity atau kompleksitas, dan Ambiguity atau kerancuan, kondisi dilematis bagi pelaku bisnis.

Maju ragu-ragu, mau mundur juga resiko hancur, dikira bercanda, eh pandeminya merajalela.

Pandemi ini kondisi baru, sehingga tidak banyak yang benar-benar tahu, bahkan dalam beberapa kondisi, pandemics jadi infodemics, karena yang kena penyakit “kem” mendadak banyak.

Sebentar, apa sih “kem” itu, tentu saja “kem” yang dimaksud adalah “kemeruh” alias sok tau dalam bahasa Indonesia. Tersesat sih nggak apa, tapi kalau menyesatkan itu bahaya.

Ilustrasi sederhana, di Indonesia paparan virus corona diumumkan oleh Presiden pada 2 Maret 2020. Saat tulisan ini dibuat, total 3 juta jiwa lebih terpapar, dengan lebih dari 80.000 korban meninggal dunia, dan 2,4 juta lebih sembuh. Serunya, ahli corona nya, ahli ngana, ahli nganu, ahli ana, ahli anu nya, bisa sampai lebih dari 271 juta jiwa, alias sejumlah seluruh rakyat Indonesia.

Hal yang sama, menurut Saya, marketing itu gak bisa di gebyah uyah, karena sangat kontekstual. Gak bisa dipukul rata semua sama. Yang dapat dipolakan, adalah nalarnya.

Sambung nalarnya, jalan prosesnya.

Ada satu nalar berpikir penting yang Saya temukan juga berhasil dengan baik saat diterapkan di klien yang mengambil layanan konsultan pemasaran di Saya. Sebuah teknik sederhana yang disebut : validasi.

Se penting apa validasi di masa pandemi ini? Sangat penting!

Situasi baru memerlukan pendekatan baru!

Dikutip dari unggahan akun Instagram @alfafaizal

Praktis saja kok penerapannya.

1. Tentukan semesta segmen market
Siapa yang disasar dalam validasi ini

2. Tentukan semesta jumlah
Berapa orang leads/ prospek yang divalidasi

3. Tentukan semesta waktu
Periode validasi dilakukan berapa lama? Dalam keadaan VUCA, semakin pendek periode, tingkat akurasi semakin relevan.

Apa mantranya? Singkat dan mudah diingat :

Uji, Ukur, Peringkatkan!

A. Uji
Uji beberapa metode dengan beda segmen, jumlah yang ditentukan, waktu yang disepakati, dengan penawaran yang sudah disusun. Makin lengkap, dengan budget yang sudah dianggarkan sekalian. Perlu beberapa, agar dapat menjalankan proses komparasi atau perbandingan

B. Ukur
Setelah dijalankan, lakukan pengukuran, dari indikator umum marketing, seperti jumlah prospek yang diperoleh, angka konversi, besaran belanja, frekuensi belanja, atau margin keuntungan yang diperoleh. Familiar dengan 5 ways to increase profit nya Brad Sugars? Bisa digunakan. Kalau validasi dilakukan di aset digital? Ukur dari sisi penambahan followers/ subscribers, peningkatan engagements (like, comments, share, save, DM, profile visits, views, dan sebagainya)

C. Peringkatkan
Buat peringkat, dari hasil pengukuran! Hal ini membuat relevansi naik berlipat. Diskusi dengan anggota tim maupun antar tim jadi jalan dengan punya landasan. Nggak capek selalu asumsi bentrok dengan asumsi? Lama lama jadi asmuni, asal muni, alias asal bunyi. Saatnya paparan data direspon dengan argumen berdasar fakta.

Lakukan dengan berkelanjutan, ulang mantranya : Uji, Ukur, Peringkatkan.

Yang gagal, di review dan dilakukan perbaikan, yang berhasil diulang, dan ditambah dosisnya, dijadikan winning-formula.

Selamat menjalankan.

Karena di mana mana, penak sing nyawang, penak sing maido, tapi yang memetik hasil adalah yang terus berjuang, dan tanpa henti semangat lets go!

Salam Pertumbuhan!

*PT Fortuna iMARKS Trans

Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Tags: marketingStrategi Marketing Faizal Alfa

Related Posts

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?
Ruang Cendekia

Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post
Poster teaser The Great Shaman Ga Doo Shim/tugu malang

Rilis Teaser Baru, The Great Shaman Ga Doo Shim Ceritakan Ceritakan Sosok Misterius

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.