Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Okupansi Jeblok, Pemilik Vila Songgoriti Gelagapan

Redaksi by Redaksi
Juli 22, 2021 6:17 pm
in Bisnis
vila - Okupansi Jeblok, Pemilik Vila Songgoriti Gelagapan

Kawasan Vila Songgoriti Kota Batu. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Penutupan tempat wisata dan pembatasan mobilitas masyarakat membuat jumlah kunjungan atau okupansi vila jeblok. Akibatnya, para pemilik vila di kawasan Songgoriti Kota Batu gelagapan mengadapi sepinya pengunjung itu.

Ketua Paguyuban Vila Supo Songgoriti, Indra Triariyono, mengatakan bahwa vila yang ada di Songgoriti dan yang terdaftar di paguyuban ada sebanyak 325 vila. Sementara okupansi atau tingkat kunjungan vila Songgoriti tidak lebih dari 10 persen sejak kebijakan PPKM Darurat diterapkan di Kota Batu.

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

“Selama PPKM Darurat okupansi vila di Songgoriti tidak lebih dari 10 persen. Jadi dalam sehari hanya ada 2 sampai 3 pengunjung yang datang dan bahkan tak ada sama sekali,” ucapnya.

Menurutnya, mayoritas pemilik vila di kawasan Songgoriti merupakan warga setempat. Dimana, usaha penyewaan vila itu juga merupakan satu-satunya sumber pendapatan mereka.

“Vila Songgoriti adalah bisnis utama warga setempat. Pemilik vila di Songgoriti itu 98 persen adalah warga lokal dan itu adalah bisnis utama mereka,” paparnya.

“Kalau pendapatan merosot biasanya mereka banyak yang gali lubang tutup lubang. Hutang sini untuk nutup hutang di sana,” imbuhnya.

Indra menceritakan, dahulu para pemilik vila sangatlah mudah dalam mendapatkan pinjaman di bank saat kondisi perekonomian sektor pariwisata di Kota Batu berjaya.

“Dulu kami biasanya hutang di bank untuk penambahan kamar atau pengembangan fasilitas. Bukan hutang untuk bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

“Sekarang jasa wisata tidak dilirik lagi oleh perbankan karena kondisi perekonomian pariwisata sedang ngedrop. Jadi pasti mereka pikir-pikir dulu untuk memeberikan pinjaman,” imbuhnya.

Dikatakan, dulu pinjaman dengan nilai miliaran rupiah bisa dengan mudah didapatkan para pemilik vila ini. Namun saat ini, sangat sulit mendapatkan pinjaman meski nilainya hanya sedikit.

“Kalau dulu saat ramai, baru masuk bank saja sudah ditawari. Berapa miliar butuhnya. Bukan ratusan juta lagi nawarinya. Sekarang, gak ada seperti itu lagi,” bebernya.

Kini, dia berharap pemerintah bisa lebih bijak menentukan keputusan-keputusan dalam penanganan pandemi COVID-19, sehingga nasib perekonomian rakyat kecil bisa lebih diperhatikan.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
malang - 1.634 Warga Kota Malang Jalani Isolasi Mandiri

1.634 Warga Kota Malang Jalani Isolasi Mandiri

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.