Malang, Tugumalang.id – Kasus penemuan 16 ekor kucing mati massal dengan kondisi kejang dan mulut mengeluarkan busa di wilayah Jalan Maninjau Barat, Sawojajar, Kota Malang masih bergilir. Dugaan belasan kucing itu diracun mencuat. Warga setempat akhirnya sepakat melaporkan kasus ini ke polisi.
Kesepakatan itu muncul setelah warga bersama perangkat RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga komunitas pecinta kucing melakukan mediasi. Para pemilik belasan kucing itu akan melaporkan kasus ini ke polisi.
“Kami akan tunggu satu minggu. Jika gak ada yang mengaku, kami akan laporkan ini ke polisi,” kata Bambang, Ketua RT setempat, Jumat (18/10/2024).
Menurutnya, warga setempat curiga bahwa belasan kucing itu diduga telah diracun oleh oknum tak bertanggungjawab. Terlebih, kucing kucing itu ditemukan dengan kondisi kejang kejang dan mengeluarkan busa dari mulut sebelum akhirnya mati.
Baca Juga: Kejang dan Mengeluarkan Busa, 16 Kucing di Kota Malang Dilaporkan Mati Massal
Namun untuk membuktikan dugaan kucing itu diracun, warga masih minim bukti. Untuk itu, warga sepakat akan melaporkan ke polisi agar jejak pelaku bisa ditelusuri.
“Saya sendiri ini juga jadi korban. Saya melihat kucing saya mati (diduga) diracun. Kami akan cari solusi terkait kejadian pembunuhan kucing massal ini,” ungkapnya.
Sebelumnya, penemuan belasan kucing itu secara berkala dilaporkan mati dengan kondisi serupa. Yakni kejang kejang dan mengeluarkan busa dari mulut hingga mati. Total, ada 16 kucing yang dilaporkan mati sejak 5-10 Oktober 2024.
Baca Juga: Viral, Belasan Kucing di Sukun Kota Malang Mati Massal
Awalnya ditemukan satu dua ekor kucing mati. Namun laporan warga bermunculan hingga total ada 16 kucing baik kucing liar maupun kucing peliharaan warga mati dengan mulut berbusa. Hal ini sempat membuat khawatir.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko
























