Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Rencana Relokasi Sekolah Terdampak Tanah Gerak di Kota Batu Gagal Terealisasi

Redaksi by Redaksi
Juli 5, 2024 1:34 pm
in Pendidikan
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung, saat meninjau sekolah di Dusun Brau Kota Batu yang rusak terdampak tanah bergerak. Foto: Prokopim KWB

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung, saat meninjau sekolah di Dusun Brau Kota Batu yang rusak terdampak tanah bergerak. Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id – Rencana relokasi sekolah yang terdampak tanah bergerak di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu rupanya gagal terealisasi sebelum tahun ajaran baru 2024 ini. Ini karena warga tidak mau pindah karena akses sekolah yang jauh.

Opsi relokasi mutlak dipilih mengingat ancaman bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu kepada siswa. Sejauh ini, hasil musyawarah antara pihak desa, warga dan Dinas Pendidikan Kota Batu belum ada titik temu.

READ ALSO

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Chori. Pihaknya bisa bergerak lebih jauh jika ada persetujuan dari warga juga kepastian lokasi sekolah. Sejauh ini, masyarakat masih enggan pindah karena akses jarak ke lokasi yang baru terlalu jauh.

Baca Juga: Liburan Sekolah, Kota Batu Banjir Wisatawan

“Kalau itu dipindah mereka tidak punya fasilitas lain (sekolah). Itu jadi pertimbangan masyarakat. Jadi memang memang perlu cari solusi terbaik. Di sisi lain kita juga tetap mengutamakan keselamatan anak-anak,” terangnya, Jumat (5/7/2024).

Sementara untuk kepastian lokasi, dengan skema tukar guling maupun pengadaan oleh Pemkot masih belum ada titik temu. Namun paling penting adalah persetujuan warga terlebih dulu.

“Paling penting itu persetujuan warga dulu, kalau sesuai arahan Wali Kota itu menggunakan lahan desa, meski agak lama prosesnya.

Terpisah, Kepala Desa Gunungsari Andi Susilo juga mengatakan jika memang upaya relokasi mustahil dilakukan sebelum tahun ajaran baru. Sejauh ini, sudah ada dua alternatif lokasi sekolah yang diusulkan. Namun, usulan itu harus diseriusi.

Baca Juga: Gandeng UPM Malaysia, Sekolah Pascasarjana UM Gelar Simposium Internasional

“Kalau kami manut saja sama regulasi. Kalau pengadaan tanah yang ternyata misal di wilayah Perhutani, kan masih perlu waktu, belum proses tukar gulingnya. Kalau tanah desa, musyawarah dulu, baru penetapan pelepasan tanah dan lain-lain,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Batu berencana tegas merelokasi semua hunian yang berada di atas tanah bergerak di Dusun Brau, Kota Batu, Jawa Timur ke tempat yang aman.

Seperti diketahui, fenomena tanah bergerak kembali melanda pada Kamis (14/3/2024). Total 10 rumah warga, bangunan sekolah hingga jalan beraspal mengalami keretakan parah. Kejadian yang sama juga terjadi pada 2011 lalu,

Warga terdampak juga sudah dipindahkan ke hunian sementara (huntara), namun warga memilih kembali ke rumah yang sudah ditetapkan sebagai kawasan rentan. Kini, status huntara itu sudah dicabut karena izin sewa lahannya sudah habis.

Bicara soal urgensi warga Dusun Brau memilih opsi relokasi didasarkan dari kajian para ahli, baik ahli geologi dan PVMBG sudah tidak merekomendasikan kawasan itu tidak ditinggali. Ada 2 faktor yang melatarbelakangi hal itu.

Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menuturkan jika penyebab tanah bergerak di sana belakangan diketahui karena kondisi tanah yang jenuh. Ini mengingatkan ditemukannya sumber mata air yang berada di lereng Bukit Banyak Paralayang.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menjelaskan jika tim peneliti gabungan menemukan fakta bahwa jenis tanah di sana merupakan tanah ekspansif. Tanah ekspansif merupakan jenis tanah yang dapat mengalami perubahan volume secara cepat akibat konsentrasi kadar air di dalam tanah.

”Kalau tidak ada kandungan air, tanah ekspansif ini bisa sangat keras sekali. Tapi begitu kena air, cepat berubah jadi kayak bubur. Jenis tanah ini ditemukan di beberapa titik, salah satunya ya di kawasan sekolah itu,” papar Agung.

Masalahnya, lanjut Agung, konsentrasi debit air di bawah permukaan tanahnya sangat besar, terlebih di musim penghujan. Belum lagi ketambahan debit air dari sumber mata air yang ditemukan di bagian lereng.

”’Tekanan air dari sumber di lereng itu besar sekali, itu yang menambah potensi bahaya. Artinya, hal itu masih berpotensi terus terjadi. Berbahaya bagi keselamatan warga, terutama bagi bangunan SD SMP Satu Atap,” kata dia.

Selain itu, hasil kajian juga menemukan fakta bahwa di bawah permukaan tanah di sana terdapat lapisan akuifer dengan volume sangat besar. Kombinasi 2 faktor (tanah ekspansif dan akuifer) ini semakin menguatkan rekomendasi kawasan untuk tidak ditinggali.

”Hal inilah yang membuat tanah di sekolah hingga di jalan aspal ada yang ambles. Jadi ada lapisan akuifer dengan debit cukup besar terkonsentrasi di beberapa titik kawasan,” ujarnya.

Sebagai antisipasi, sebelumnya BPBD Kota Batu telah membuat sumur pelegah untuk mengurangi kadar air tanah. Ada 2 unit sumur yang dibangun. Namun itu belum menyelesaikan masalah karena kadar air yang terlalu tinggi.

Seharusnya, pihak BPBD bisa membangun lebih banyak sumur pelegah, namun terkendala lahan yang terbatas. Tak hanya itu, pihak desa juga pernah mendapat bantuan pembangunan tanggul untuk menahan laju air.

”Tapi itu juga bukan solusi. Sedalam apa tanggul itu dibangun? Kan yang namanya air masih bisa lewat pori-pori tanah lain yang tidak tersentuh tanggul,” ungkapnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Bumiajikota batuPJ Wali Kota BatuRelokasi SekolahSekolah

Related Posts

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara
Advertorial

ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Rabu, 14 Okt 2026
Seminar Green Tech ITN Malang
Advertorial

Seminar Green Tech ITN Malang Diserbu 230 Peserta

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, panen cabai serentak. Pemkot Batu panen besar. Foto: Prokopim KWB

Jaga Inflasi, Pemkot Batu Tuai 32 Ton Cabai yang Ditanam di Lahan Seluas 238 Hektare

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.