Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

71 Ribu Perempuan di Indonesia Ingin Childfree

Redaksi by Redaksi
Agustus 12, 2025 8:34 pm
in News
Menteri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Wihaji. (Foto/M Sholeh)

Menteri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Wihaji. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Fenomena childfree atau pasangan yang tak ingin punya anak terus menjadi sorotan di Indonesia. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, Wihaji menyebutkan bahwa 71 ribu perempuan di Indonesia memilih childfree.

“71 ribu perempuan Indonesia ingin child free. Tapi saya meyakini walaupun ingin, insyaallah tidak dikerjakan,” kata Wihaji usai mengisi acara Dialog bersama Penyuluh Keluarga Berencana dan Kader Banggakencana di Mini Block Office Balai Kota Kota Malang pada Selasa (12/8/2025).

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Berdasarkan penelusurannya, Wihaji mengungkapkan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab ribuan perempuan Indonesia itu memilih childfree.

Baca Juga: 7 Alasan Mereka Pilih Childfree Atau Tak Mau Punya Anak

Pertama karena faktor perekonomian. Dalam hal ini, mereka tetap ingin bekerja. Kedua, karena takut dikeluarkan dari tempat kerja. Ketiga, karena anak dianggap bukan kebahagiaan utama.

Wihaji menegaskan bahwa di Indonesia, childfree bukan merupakan pilihan. Namun pihaknya tetap menghargai keputusan setiap pribadi yang memilih childfree.

Meski begitu, pihaknya berkomitmen akan memberikan perhatian serius terhadap fenomena childfree. Salah satunya mewajibkan tempat kerja baik di lembaga pemerintahan, BUMN maupun perusahaan swasta agar menghadirkan tempat khusus untuk mengasuh anak saat bekerja.

Baca Juga: Ramai Soal Resesi Seks, Ini 5 Penyebab Utamanya

“Pemerintah harus hadir. Kenapa itu terjadi. Maka saya jawab dengan program Tamasya, tamam asuh sayang anak untuk memastikan supaya yang mereka takuti itu terjawab,” urainya.

“Mereka takut gak ada yang mengasuh anakkit, maka kami bikin taman penitipan anak yang dibungkus melalui ataman asuh sayang anak (Tamasya),” sambunya.

Hal ini menurutnya untuk memastikan para perempuan yang memiliki anak kecil tetap bisa berkarya. Ia juga telah bekerjasama dengan 6 kementerian yang mensuksesakan program Tamasya.

“Konsepnya sederhana, taman penitipan anak yang disiapkan oleh pemerintah, korporasi, perusahaan swasta atau BUMN. Jadi sama kayak daycare,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: ChildfreeMenteri Kependudukanperempuan IndonesiaWihaji

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Kondisi kandang usai api berhasil dipadamkan. Foto: Damkar Kabupaten Malang

Peternakan di Wonosari Kebakaran, 30 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.