Kamis, Juni 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

5 Cara Mengurangi Impulsive Buying agar Keuangan Tetap Aman

Redaksi by Redaksi
Mei 13, 2026 4:05 pm
in Tips
impulsive buying

Ilustrasi kebiasaan impulsive buying. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Kebiasaan impulsive buying atau membeli barang secara spontan tanpa pertimbangan masih sering dialami banyak orang, terutama saat melihat promo menarik di pusat perbelanjaan maupun media sosial. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat membuat pengeluaran menjadi lebih boros dan sulit terkontrol.

Dalam kanal YouTube DRV CHANNEL, psikolog Indah Sundari Jayanti, M.Psi. menjelaskan bahwa banyak orang membeli barang bukan karena benar-benar membutuhkan, melainkan karena sedang diskon, terlihat lucu, atau sedang viral. Jika terus dilakukan, impulsive buying dapat membuat barang menumpuk dan kondisi keuangan menjadi tidak teratur.

READ ALSO

6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

Cari Tempat Main Game? 5 Rekomendasi Tempat Main PS di Malang yang Nyaman

 Tips Tidak Mudah Terjebak Impulsive Buying.

Sadari Pola Belanja Sehari-hari

Belanja pada dasarnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, banyak orang tidak menyadari pola belanjanya sendiri sehingga tanpa sadar terus membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

Seseorang kerap membeli barang hanya berdasarkan keinginan sesaat tanpa mempertimbangkan manfaat jangka panjangnya. Karena itu, sebelum membeli sesuatu, sebaiknya pikirkan kembali beberapa kali apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar keinginan sementara.

Selain itu, mulai mencatat barang yang sering dibeli juga dapat membantu mengenali kebiasaan belanja yang kurang terkontrol sehingga lebih mudah melakukan evaluasi pengeluaran.

Baca juga: Tips Journaling ala Zahid Ibrahim dengan Morning Pages untuk Redakan Stres

Buat Anggaran Dana dan Daftar Pengeluaran

Untuk mengurangi impulsive buying, seseorang perlu lebih bijak dalam mengatur pemasukan, pengeluaran, dan kondisi keuangan pribadi. Dengan memiliki anggaran dana yang jelas, keputusan saat membeli barang akan menjadi lebih terarah.

Membuat daftar belanja juga bisa membantu agar tidak mudah tergoda membeli barang di luar kebutuhan utama. Kehadiran daftar kebutuhan membuat aktivitas belanja menjadi lebih efisien dan tidak melebar ke barang-barang yang sebenarnya tidak direncanakan.

Melalui pengelolaan anggaran yang baik, seseorang dapat mengetahui batas pengeluaran sehingga kondisi keuangan menjadi lebih stabil dan tidak cepat habis tanpa disadari.

Hindari Scroll Marketplace Secara Berlebihan

Di era digital seperti sekarang, belanja online menjadi semakin mudah dilakukan kapan saja tanpa harus keluar rumah. Marketplace juga sering menghadirkan promo, diskon, hingga flash sale yang memicu seseorang membeli barang hanya karena harga sedang murah.

Padahal, harga murah belum tentu menandakan barang tersebut benar-benar diperlukan. Banyak orang akhirnya melakukan checkout hanya karena takut melewatkan kesempatan diskon.

Dengan mengurangi kebiasaan scroll marketplace secara berlebihan, dorongan untuk berbelanja biasanya juga akan ikut berkurang sehingga pengeluaran bisa lebih terkendali.

Baca juga: Cara Efektif Menghindari Distraksi Saat Belajar dengan 5 Tips Ini

Cari Kesibukan Lain yang Lebih Bermanfaat

Indah Sundari Jayanti menjelaskan bahwa daripada terus memikirkan keinginan untuk belanja, lebih baik mencari aktivitas lain yang lebih bermanfaat seperti berolahraga atau menjalani hobi yang disukai.

Selain itu, uang yang dimiliki juga bisa digunakan untuk hal yang lebih bernilai, misalnya mengajak keluarga makan bersama atau membantu kebutuhan orang lain.

Dengan begitu, pengeluaran tidak hanya digunakan untuk memenuhi keinginan sesaat, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih besar bagi diri sendiri maupun orang lain.

Miliki Kontrol Diri yang Kuat

Kontrol diri menjadi salah satu kunci utama untuk mengurangi kebiasaan impulsive buying. Seseorang perlu memahami kapan harus berbelanja dan kapan harus menabung.

Banyak orang memiliki kebiasaan langsung membeli barang yang baru dilihat tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Padahal, tidak semua barang yang terlihat menarik benar-benar diperlukan.

Untuk mengatasinya, cobalah menyimpan barang ke dalam keranjang terlebih dahulu dan menunda pembelian selama beberapa jam atau beberapa hari. Dalam banyak kasus, rasa ingin membeli biasanya akan mulai berkurang setelah diberikan jeda waktu.

Kebiasaan impulsive buying memang tidak mudah dihilangkan, terutama di tengah banyaknya promo dan tren belanja di media sosial. Namun, kebiasaan tersebut tetap bisa dikurangi secara perlahan melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Selain membantu lebih hemat, cara ini juga melatih seseorang untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan pengelolaan belanja yang lebih bijak, kondisi keuangan pun dapat menjadi lebih stabil dan teratur.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Intan Adelia/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: belanja impulsivebelanja onlinecara mengurangi impulsive buyingimpulsive buyingkeuangan pribadiKontrol DiriPromo Diskontips belanja hemat

Related Posts

layanan gratis
Tips

6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

Selasa, 9 Jun 2026
Rekomendasi tempat main PS di Malang yang menawarkan keseruan dan kenyamanan bermain game. /Foto: Pinterest/Mas Luqman.
Tips

Cari Tempat Main Game? 5 Rekomendasi Tempat Main PS di Malang yang Nyaman

Senin, 8 Jun 2026
Rekomendasi cafe photobox di Malang yang cocok buat ngopi seru bersama sahabat maupun keluarga. /Foto: Pinterest/Yeni Lizbeth
Tips

5 Rekomendasi Cafe Photobox di Malang yang Bikin Nongkrong Makin Seru

Sabtu, 6 Jun 2026
Ilustrasi mencari informasi kost di Malang secara daring. (Foto: Pexels)
Tips

Bingung Cari Kost di Malang? Coba 5 Jalur Ini

Kamis, 4 Jun 2026
Teknik Fotografi Cahaya Alami untuk Bantu Pemasaran Produk UMKM (Foto: Pinterest)
Tips

Teknik Simple Product Photography dengan Cahaya Alami untuk UMKM Rumahan

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Bahaya Gas Portable Dalam Ruang Tertutup (Foto: Pexels)
Tips

4 Orang Meninggal saat Glamping di Posong, Ini Bahaya Gas Portable di Ruang Tertutup

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Polisi tangkap pengedar sabu

Dua Pengedar Sabu di Dampit Malang Ditangkap, Polisi Sita 11,3 Gram Barang Bukti

BERITA POPULER

  • kedai rempah

    4 Rekomendasi Kedai Rempah di Malang yang Wajib Dicoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.