Tugumalang.id – Sebanyak 3.600 pelari dari berbagai daerah dipastikan bakal memadati Kota Malang. Mereka akan meramaikan event besar Emba Jetbus Run Malang 2026 dengan start dan finish di depan Balai Kota Malang pada Minggu (18/1/2026) nanti.
Inisiator Emba Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef mengatakan bahwa event ini merupakan event lari elit dengan total hadiah mencapai Rp 430 juta. Event ini menurutnya akan diikuti oleh ribuan pelari profesional maupun pegiat olahraga lari dari berbagai daerah di Indonedia.
“Target peserta sudah terpenuhi, total ada 3.600 peserta untuk kategori 5K (Kilometer) dan 10K,” kata Paulus, Jumat (16/1/2026).
Baca Juga: 100 Pelari Ikuti Run for Justice untuk Kenang Tragedi Kanjuruhan
Ia memproyeksikan bahwa Emba Jetbus Run Malang ini akan menjadi event lari terbesar dan terbaik di Jawa Timur. Jika sukses, ia menargetkan untuk melanjutkannya di tahun tahun berikutnya dan membesarkan menjadi yang terbaik di Indonesia.
Dalam event ini, akan ada sistem live cam sebagai salah satu terobosan pertama di Indonesia. Sistem itu memungkinkan pelari elit dapat dipantau langsung secara real time sejak start hingga finish.
Tak hanya kategori 5K dan 10K, panitia juga membuka kategori pelajar usia 14-17 tahun. Berkolaborasi dengan PASI Kota Malang, acara ini juga menghadirkan atlet atlet nasional peraih medali SEA Games.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Pemikiran Tan Malaka Lewat Enam Karya Monumentalnya
“Atlet atlet nasional hingga pelari hobi turut ambil bagian, seperti Robi Syianturi pemegang rekor nasional untuk Half Marathon. Kemudian Suryo Agung Wibowo, pelari sprinter 100 meter medali emas di SEA Games dan Atjong Tio, peraih medali emas di 3.000 meter steeplechase,” urainya.
Perwakilan Emba Group Malang, Ardianto menyatakan komitmennya untuk mendukung event ini. Salah satunya dengan mendorong pelibatan UMKM lokal untuk memproduksi berbagai merchaindise event ini.
“Lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar Kota Malang. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya dan produk unggulan Malang sebagai kota yang ramah bagi pelari,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menyampaikan apresiasi terhadap event Emba Jetbus Run 2026. Dikatakan, ajang lari bergengsi ini sejalan dengan program 1.000 Event untuk mendorong promosi kota dan pertumbuhan ekonomi.
“Event ini diinisiasi oleh putra putra asli Malang dan disponsori brand lokal. Dampaknya sangat positif bagi perekonomian, mulai dari hotel, kuliner, transportasi hingga UMKM,” kata Eko.
Ia memperkirakan, perputaran ekonomi selama selama gelaran event lari ini bisa mencapai Rp15–20 miliar. Hal itu didasarkan pada banyaknya peserta dari luar daerah yang datang dan menginap di Kota Malang.
“Saya melihat dengan 3.600 peserta ini, pasti hotel penuh. Kemudian pusat kuliner juga ramai. Belum lagi kalau mereka mencari oleh oleh dan lain sebagainya,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























