Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

11 Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Indonesia

Redaksi by Redaksi
Oktober 10, 2023 4:03 pm
in Budaya
Gunungan makanan saat Grebeg Maulud.

Gunungan makanan saat Grebeg Maulud. (Foto: Instagram.com/kahananpictures)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bulan ini, umat Islam di berbagai pelosok tanah air merayakan maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai perayaan yang berbeda-beda. Perayaan itu sekaligus sebagai wujud budaya khas dari suatu daerah.

Indonesia dengan ragam tradisinya memperingati perayaan tersebut melebur dalam budaya nusantara tanpa menghilangkan nilai-nilai agama Islam. Berikut sederet tradisi unik umat Islam di Indonesia dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

READ ALSO

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

1. Rolasan

Warga desa Pajengkolan, Kabupaten Kebumen, setiap tanggal 12 Rabiul Awal mengadakan tradisi Rolasan untuk memperingati maulid nabi di mana warga akan membawa makanan seperti ayam panggang, opak, nasi gilig dan pisang ke masjid dengan menjaga kekompakan dan rasa kekeluargaan.

Baca Juga: Pj Wali Kota Malang Ajak Ciptakan Kerukunan di Peringatan Maulid Nabi Muhammad PCNU Kota Malang

2. Badikia dan Malamang

Perayaan Maulid Nabi dengan tradisi Badikia (berzikir) dan Malamang (pembuatan Lamang) ini terdapat di desa Sungai Pasak, Kota Pariaman. Maksud dari Badikia ini menciptakan suasana religius dengan berzikir dan lamang adalah berbagai hidangan untuk dibagikan kepada warga dan tamu.

3. Kirab Ampyang

Tradisi ini dirayakan oleh warga Desa Loram Kulon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyambut Maulid Nabi dengan Kirab Ampyang. Tradisi ini menyajikan makanan yang dihiasi dengan ampyang atau nasi dan kerupuk yang diarak keliling desa sebelum dibagikan kepada warga setempat. Ampyang sendiri merupakan sejenis kerupuk berbentuk bulat dengan warna yang beraneka ragam.

4. Maudu

Maudu adalah tradisi Maulid Nabi yang berada di Desa Rappolemba, Kabupaten Gowa. Di mana pemilik rumah menyimpan telur di pohon pisang yang dihiasi dengan bunga-bunga kertas yang nantinya anak-anak berlomba mengambil telur tersebut setelah pembacaan Barzanji.

Baca Juga: Dosen dan Karyawan FK Unisma Gelar Maulid Nabi Muhammad

5. Grebeg Maulud

Tradisi selanjutnya yakni Grebeg Maulud yang dirayakan oleh warga Yogyakarta. Dalam perayaan ini warga Yogyakarta akan membawa makanan dan hasil bumi yang dibentuk menyerupai gunung dengan cara arak-arakan mulai dari keraton Ngayogyakarta sampai di Masjid Agung Kauman dan nantinya akan dibagikan kepada warga setempat.

6. Angka’an Bherkat Molod

Tradisi Maulid Nabi ini dirayakan oleh warga Bawean, Gresik, Jawa Timur. Pada perayaan ini ember akan diisi dengan berbagai kebutuhan seperti sembako hingga buah-buahan yang nantinya akan dibungkus dengan plastik dan juga dihias akan dibagikan di masjid setelah pengajian.

7. Nyiram Gong

Tradisi ini dilakukan oleh Keraton Kanoman di Kota Cirebon, Jawa Barat. Dalam perayaan Maulid Nabi ini Keraton Kanoman akan membersihkan gamelan dan Gong pusaka yang sebelumnya ada pembacaan doa dan sholawat.

Pencuciannya menggunakan air kembang di sumur langgar Alit, air kelapa hijau yang sudah difermentasi dan batu bata merah yang dihaluskan.

8. Endog-endogan

Perayaan Maulid Nabi selanjutnya yakni tradisi endog-endokan di Banyuwangi. Bentuk tradisi ini dengan menghias telur dengan bunga kertas kemudian ditancapkan di pohon pisang lalu diarak keliling kampung menggunakan becak dan sebagian diletakkan di masjid sambil membaca Barzanji.

9. Baayun Maulid

Tradisi Baayun Maulid ini dilakukan oleh masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Baayun mempunyai arti mengayun bayi maksudnya yakni menyambut Nabi Muhammad dan Maulid ini berarti kelahiran. Masyarakat menyiapkan ayunan dari tiga lapis kain dan dihias dengan janur.

Orang tua yang bayinya akan mengikuti tradisi ini harus menyiapkan piduduk berupa wadah berisi beras, gula habang, nyiur, petunjuklu hayam, benang, jarum, uyah dan binggul (uang receh).

10. Ngalungsur Pusaka

Tradisi Maulid Nabi yang dilakukan di Kabupaten Garut, Jawa Barat dengan upacara ngalungsur yaitu ritual di mana barang pusaka peninggalan Kian Santang dibersihkan dengan air bunga dan digosok dengan minyak wangi supaya tidak berkarat begitu juga di tempat-tempat makam wali ini juga digelar.

11. Nasi suci ulam sari

Terdapat makanan khas saat perayaan Maulid Nabi di Pacitan, Jawa Timur yakni nasi suci ulam sari yang terdiri dari dua elemen utama yakni berupa nasi uduk dan ayam tukung.

Maksud dari nasi uduk yang berwarna putih dan harum itu dianggap sebagai nasi suci dan simbol kelahiran bayi sementara ayam tukung direbus disajikan utuh di atas nasi Suci Ulam Sari.

Penulis: Fitriatul H. (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: maulid nabiNabi MuhammadTradisiTradisi Maulid

Related Posts

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Next Post
Sate kambing menjadi  salah satu makanan favorit khas Padang.

7 Masakan Khas Padang yang Patut Dicoba

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.