Malang, Tugumalang.id – Puasa Ramadan membawa banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari regenerasi sel, menjaga kesehatan usus, hingga meredakan asam lambung. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola makan setelah Ramadan agar sistem pencernaan tidak “kaget” akibat perubahan pola konsumsi saat Lebaran.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan bahwa setelah satu bulan berpuasa, pola makan masyarakat cenderung berubah drastis saat Hari Raya. Hidangan khas Lebaran yang berlemak dan bersantan, serta kebiasaan makan dalam porsi besar saat bersilaturahmi, sering kali menyebabkan gangguan pencernaan.
“Banyak kasus gangguan pencernaan muncul saat libur Lebaran karena pola makan yang berubah tiba-tiba. Saat puasa, tubuh sudah terbiasa dengan pola makan teratur, lalu mendadak diubah dengan konsumsi berlebihan,” jelasnya.
Baca juga: Kenapa Saat Stres Ingin Makan Terus? Simak Penjelasannya!
Tak hanya gangguan pencernaan, perubahan pola makan ini juga berisiko memicu diabetes dan hipertensi, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tersebut.
Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa memiliki dampak positif bagi tubuh, seperti:
✔️ Regenerasi Sel – Membantu memperlambat penuaan dan memperbaiki sel-sel tubuh.
✔️ Kontrol Gula Darah – Menjaga kadar gula tetap stabil.
✔️ Mengurangi Peradangan – Mengurangi risiko penyakit kronis.
✔️ Menjaga Kesehatan Usus – Meningkatkan mikrobioma usus yang berperan dalam pencernaan.
✔️ Meredakan Asam Lambung – Membantu penderita GERD dengan mengurangi produksi asam berlebihan.
Namun, manfaat ini bisa terganggu jika setelah Ramadan seseorang langsung kembali ke pola makan tidak sehat.
Baca juga: Bahaya dan Cara Menghindari Makanan Ultra Proses
Antisipasi Gangguan Pencernaan
Agar tubuh tidak mengalami gangguan pasca Lebaran, Dinkes Malang menyarankan beberapa langkah:
✅ Makan Secara Bertahap – Jangan langsung makan dalam porsi besar setelah sebulan terbiasa makan dua kali sehari.
✅ Batasi Makanan Berminyak & Bersantan – Hidangan seperti opor, rendang, dan gulai sebaiknya dikonsumsi secukupnya.
✅ Perbanyak Serat & Air – Konsumsi buah, sayur, dan cukup minum air untuk melancarkan pencernaan.
✅ Hindari Makan Berlebihan – Atur porsi makan agar tidak membebani sistem pencernaan.
✅ Tetap Aktif Bergerak – Jalan kaki atau olahraga ringan membantu sistem pencernaan tetap sehat.
Selama libur Lebaran, Dinkes Kota Malang juga menyiagakan tenaga medis di berbagai pos pelayanan kesehatan di sejumlah titik di kota untuk mengantisipasi peningkatan kasus gangguan kesehatan.
Dengan menjaga pola makan dan kesehatan, masyarakat bisa menikmati momen Lebaran tanpa harus mengalami masalah pencernaan atau gangguan kesehatan lainnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko