Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Entertainment

Seniman Kritik Kesuraman Pasar Bareng dengan Video Art

Redaksi by Redaksi
September 26, 2021 6:42 pm
in Entertainment
seniman - Seniman Kritik Kesuraman Pasar Bareng dengan Video Art

Minimnya perhatian dinas terkait dalam mengelola pasar tradisional mendapat respon para seniman. Mereka mewarnai kesuraman itu dengan seni media video art. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Minimnya perhatian dinas terkait dalam mengelola pasar tradisional mendapat respon para seniman. Seperti dijumpai di Pasar Rakyat Bareng Kota Malang pada Jumat (24/9/2021) malam. Mendadak, ada tampilan ‘lukisan cahaya’ di lorong bangunan Pasar Bareng.

Lukisan cahaya yang dimaksud adalah sebuah karya seni video art, sebuah paradigma seni media baru. Ada 5 karya yang diproyeksikan saat itu mulai video mapping, visual interaktif, motion graphic, hingga sound art. Malam itu, tembok-tembok Pasar Bareng seolah jadi studio animasi.

READ ALSO

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Empat Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang

Suasana itu tersaji di Baraka Cafe, kedai kopi yang ada di Pasar Bareng. Pameran seni berkonsep Happening Art itu dalam rangka helatan Surprise Surprise Volume 1 hasil kolaborasi Baraka Cafe, Film Rahayu, dan BPH Seni Media Baru Dewan Kesenian Malang (DKM).

Minimnya perhatian dinas terkait dalam mengelola pasar tradisional mendapat respon para seniman. Mereka mewarnai kesuraman itu dengan seni media video art. Foto: Ulul Azmy

Koordinator pameran Surprise Surprise Vol 1, Alfian Roesman menuturkan pameran ini bersifat spontan sebagai bentuk respon pegiat seni terhadap ketidakbecusan pihak terkait mengelola pasar tradisional. Padahal, pasar tradisional adalah simbol ekonomi kerakyatan yang mampu memulihkan ekonomi Indonesia di masa pandemi COVID-19.

Seperti terjadi di Pasar Bareng. Kata Alfian, nyaris selama 2 bulan ini para pengguna bedak merasa geram atas minimnya fasilitas yang diberikan. Mulai dari fasilitas penerangan, ketersediaan air bersih, sanitasi, bahkan dugaan pencurian bola lampu.

Selama ini, para penggerak utama Pasar Bareng yang kini didominasi kalangan milenial yang membangun unit-unit usaha kreatif dan kedai kopi ini, mengeluhkan ketidakbecusan pengelola pasar.

Minimnya perhatian dinas terkait dalam mengelola pasar tradisional mendapat respon para seniman. Mereka mewarnai kesuraman itu dengan seni media video art. Foto: Ulul Azmy

”Sejak awal usaha di sini memang tidak diberi fasilitas penerangan. Jadi beli lampu sendiri, tapi lama-kelamaan, bola lampu yang dipasang sering hilang sejak 2 bulan ini. Kalau gak ada lampu ya gelap gulita,” katanya.

Tak hanya soal penerangan, fasilitas bersama seperti kamar mandi juga buruk. Belum lagi, pipa air yang tidak berfungsi optimal, bahkan tidak berfungsi sama sekali.

”Padahal, Pasar Rakyat Bareng diresmikan sebagai destinasi wisata di Kota Malang. Tapi kalau ngeliat perhatiannyakan gak ada sama sekali,” kata pria yang juga personil visual artist di Monohero ini.

Dari sejumlah permasalahan inilah, 5 pegiat seni Kota Malang secara spontan menggelar pameran dadakan ini. Ada 5 pegiat seni media baru yang unjuk cahaya “menerangi” kegelapan lorong Pasar Rakyat Bareng dengan instalasi seni cahaya.

Seperti Alfian, yang membuat karya seni Video Mapping berjudul Sinergi. Alfian menyuguhkan objek-objek mikro yang tersegregasi. Kata dia, objek-objek tersebut justru adalah penggerak utama ekonomi Pasar Bareng.

Selain itu, ada juga karya visual interaktif oleh Rizky berjudul Kunang-Kunang. Karya ini menggunakan sensor kinect xbox untuk menggerakan videonya. Jika anda bergerak ke kanan, maka kunang-kunang itu juga akan bergerak ke kanan. Begitu juga sebaliknya.

Lalu, ada Nino, lewat video mapping yang berjudul Kota Kertas, memilih menyuarakan kegeramannya lewat proyeksi montase video visual berupa objek-objek berkaitan dengan administrasi pemerintahan.

”Melalui visual itu kita bisa merasakan kegeraman Nino atas regime administrasi yang melampaui substansi. Kebenaran yang disandarkan kepada ‘kebenaran administratif’,” kata pria yang akrab disapa Kebeb ini.

Ada juga Digi yang merayakan keberagaman lewat video mapping dan audio reaktifnya berjudul The Dark Side. Dan yang unik, lahir dari tangan Muzeian yang mengombinasikan sensor light dengan bunyi-bunyian.

Jadi, karya Muzeian yang berjudul Singup itu akan secara otomatis mengeluarkan suara ketika sensor yang dia pasang diterangi cahaya. Saat anda menyinari sensor itu, maka anda akan mendengar sayup lagu Cita-citaku, lagu anak-anak yang diremix bernuansa suram.

Menurut Muzeian, kata-kata ‘motivasi’ sudah usang dan menyebabkan euforia berlebihan dan justru menempatkan orang-orang yang dianggap ‘pesimis’ tak layak hidup. Dia menyebutnya dengan istilah demotivasi.

”Karena saat ini saya sedang tidak tertarik pada narasi besar tentang kemajuan, tetapi lebih pada bagaimana menikmati kesementaraan dan kesekarangan. Singup, suram, seperti Pasar Bareng ini,” jelas Ian.

Selain audio, Ian juga menampilkan pesan dalam proyektornya. Tulisannya ”Pasar Ini Singup. Layaknya Masa Depanku yang Mboh-Mbohan”. Artinya, Pasar Ini Suram, Layaknya Masa Depanku yang juga Tak Jelas.

Dari sejumlah respon artistik ini, Alfian berharap muncul perhatian dari pihak berwenang untuk ambil peran menghidupi pasar rakyat ini. Selain itu, dengan cara ini juga diharapkan muncul potensi baru para seniman di Kota Malang yang peka terhadap dunia sekitarnya.

”Bagaimana Pasar Rakyat Bareng memiliki potensi untuk menjadi pilar dari peradaban yang arif dan juga perekonomian yang berbudaya dan kreatif bagi beragam generasi di Kota Malang,” pungkasnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangmalangseniman

Related Posts

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari
Entertainment

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 1 Sep 2026
4 Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang
Entertainment

Empat Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang

Senin, 31 Agu 2026
4 Rekomendasi Film yang Mengangkat Isu Sosial dan Kesenjangan Sosial
Entertainment

4 Rekomendasi Film yang Mengangkat Isu Sosial dan Kesenjangan Sosial

Minggu, 30 Agu 2026
4 Film dengan Ending yang Masih Bikin Penonton Berdebat
Entertainment

4 Film dengan Ending yang Masih Bikin Penonton Berdebat

Sabtu, 29 Agu 2026
4 Film untuk Menemukan Kembali Arah dan Makna Hidup
Entertainment

4 Film untuk Menemukan Kembali Arah dan Makna Hidup

Kamis, 27 Agu 2026
5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan
Entertainment

5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
malang - Malang Flower Carnival Digelar 16-17 Oktober 2021

Malang Flower Carnival Digelar 16-17 Oktober 2021

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.