MALANG, Tugumalang.id – Pada Senin (22/6/2026), dua kecelakaan tunggal akibat selip terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kecelakaan terjadi di Desa Talangangung, Kecamatan Kepanjen dan Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji.
Kecelakaan pertama terjadi tak jauh dari jembatan Metro. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Dampit, Remaja 16 Tahun Tewas
Korban bernama Rindra Irawan Rudi Harianto (30), warga Dusun Kalisudo, Desa Sumberkembar, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Ia mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG 6542 PAR.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu korban melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang.
“Ketika melintas di ruas jalan yang menurun dan menikung ke kiri, sepeda motor yang dikendarainya diduga mengalami selip sehingga pengendara kehilangan kendali,” ujar Chelvin.
Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh dan mengalami benturan pada bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk proses visum et repertum. Sementara kendaraan korban mengalami kerusakan ringan.
Alif menyebut, peristiwa ini murni kecelakaan tunggal akibat kendaraan lepas kendali atau out of control saat melintasi tikungan. Petugas Satlantas Polres Malang telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
Sekitar pukul 15.30, kecelakaan tunggal akibat selip juga terjadi di jembatan Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebuah truk menabrak pembatas jembatan dan menyebabkan akses jalan dari Kota Malang menuju Kecamatan Bululawang terhambat.
“Tidak ada korban dalam peristiwa ini,” imbuh Chelvin.
Truk box berwarna hijau tersebut awalnya melaju dari arah utara menuju ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan mengalami selip, lalu hilang kendali dan menabrak pembatas jembatan di sisi utara.
“Dugaan awal karena jalanan licin, hujan baru saja turun,” kata Chelvin.
Kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan hingga dua kilometer, baik dari sisi utara maupun selatan. Truk baru berhasil dievakuasi pada pukul 18.30.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: jatmiko

















