Jumat, Agustus 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sampah Sungai Brantas di Kawasan Muharto Malang Terus Menumpuk

Bungkus Plastik dari 5 Perusahaan Besar Mendominasi

Redaksi by Redaksi
September 11, 2023 7:33 am
in News
Tumpukan sampah didominasi sampah plastik tampak memenuhi dan menumpuk di Sungai Brantas kawasan Munarto Kota Malang.

Tumpukan sampah didominasi sampah plastik tampak memenuhi dan menumpuk di Sungai Brantas kawasan Munarto Kota Malang. Foto: Envigreen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sejumlah pegiat lingkungan muda di Kota Malang, Jawa Timur, kembali mendapati perilaku membuang sampah ke sungai masih membudaya. Hal ini dibuktikan di sungai kawasan Muharto, salah satu pemukiman padat penduduk di Kota Malang.

Dalam aksi turun ke sungai pada Sabtu (9/9/2023), mereka mendapati ribuan sampah berbagai macam jenis, terutama plastik dan kemasan di aliran Sungai Brantas tersebut. Bahkan, sampah-sampah itu tampak menggunung.

READ ALSO

PWI Pimpin Delegasi Media Indonesia Pelajari Transformasi Industri Pers di China

Fenomena Sound Horeg Makin Marak, Begini Menurut Kajian Pakar UMM

Anak-anak muda ini merupakan pegiat kelestarian lingkungan yang tergabung di Environmental Green (Envigreen) Society bersama relawan lain dan juga Break Free From Plastic, sebuah organisasi non-pemerintah yang juga bergerak di misi yang sama.

Baca Juga: DPRD Kota Batu Usulkan ASN Turun Sosialisasi Sampah Seminggu Sekali

Melihat tumpukan sampah itu, mereka juga turut melakukan brand audit sampah yang masuk ke sungai. Sungai Brantas di kawasan Muharto ini masih dijumpai sampah yang dibuang sembarangan di aliran anak sungai hingga saat ini.

Pegiat lingkungan muda saat melakukan brand audit sampah plastik di Sungai Brantas kawasan Muharto yang menumpuk.
Pegiat lingkungan muda saat melakukan brand audit sampah plastik di Sungai Brantas kawasan Muharto yang menumpuk. Foto: Envigreen

Salah satu rekan relawan, Thara Bening Sandrina menuturkan keprihatinannya melihat kondisi sungai tersebut. Padahal, Sungai Brantas ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup 5 juta masyarakat lebih di Jawa Timur. “Miris sekali melihatnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Bening turut berpartisipasi dalam aksi brand audit tersebut. Brand audit merupakan kegiatan penelitian yang melibatkan penghitungan dan pendokumentasian merek-merek yang ditemukan pada sampah plastik. Tujuannya, mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab atas polusi plastik kemasan yang diproduksi.

Baca Juga: Pj Wali Kota Batu Inventarisir Tata Kelola Sampah Pasca TPA Tlekung Ditutup

Chandra Iman Asrori selaku Koordinator Forum Kali Brantas menuturkan aksi ini ditujukan untuk mewujudkan lingkungan berkelanjutan sekaligus bentuk edukasi kepada khalayak terkait Extended Producers Responsibility (EPR) dalam UU No. 18 Tahun 2008.

Hasilnya, setelah sampah dikumpulkan dan dipilah, brand audit menunjukkan 5 Top Polluters Produsen sampah yang mendominasi diperoleh dari brand merk Wings (27.3 persen), Unilever (21.06 persen), Indofood (18.4 persen), Ajinomoto (13,28 persen) dan Kapal Api Group (6.26 persen).

Chandra menjelaskan, dari hasil ini diharapkan dapat mendorong tanggung jawab perusahaan atas sampah yang mereka produksi. Bahwa sudah waktunya perusahaan beralih memproduksi kemasan sachet multi-layer dengan sampah yang eco-friendly.

Dalam hal ini, masyarakat tidak salah karena hanya sebatas konsumen. Masyarakat hanya perlu wajib membuang sampah ke tempatnya. “Tidak bisa dipungkiri bahwa sampah kemasan sachet turut mencemari sungai kita dan menambah beban TPA,” ungkap Chandra.

Perlu Intervensi Pemkot Malang

Selain itu, perilaku membuang sampah ke sungai ini juga diperparah dengan tata kelola pengelolaan sampah di Muharto yang tak kunjung selesai hingga kini. Sulitnya akses dan pemukiman yang padat menyebabkan sampah dari rumah tidak sampai ke TPS terdekat.

Swadaya dari masyarakat sendiri kata Chandra juga masih belum dapat mengakomodir pengangkutan sampah rumah tangga ke TPS. Alhasil, warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai terpaksa membuang sampahnya ke sungai atau dibakar.

“Kata warga sekitar, dulu sempat masih ada petugas swadaya masyarakat sendiri berupa kendaraan roda tiga, namun karena aksesnya sulit, biaya operasional yang tinggi, sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Ya akhirnya balik lagi buang sampah ke sungai,” imbuh Chandra.

Dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota, Pemkot Malang hingga para Produsen juga memiliki kesadaran terhadap kondisi sungai yang menjadi tempat penumpukan sampah.

“Pemerataan fasilitas pengangkutan sampah yang tidak hanya diperhatikan di kawasan perkotaan saja, tapi juga di pemukiman bantaran sungai,” harapnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: HeadlineKawasan Muhartosampahsungaisungai Brantas

Related Posts

PWI Pimpin Delegasi Media Indonesia Pelajari Transformasi Industri Pers di China
News

PWI Pimpin Delegasi Media Indonesia Pelajari Transformasi Industri Pers di China

Kamis, 13 Agu 2026
Fenomena Sound Horeg Makin Marak, Begini Menurut Kajian Pakar UMM
News

Fenomena Sound Horeg Makin Marak, Begini Menurut Kajian Pakar UMM

Kamis, 13 Agu 2026
1.752 Napi Lapas Malang Diusulkan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI
News

1.752 Napi Lapas Malang Diusulkan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

Kamis, 13 Agu 2026
Jumlah Laka Terus Bertambah, Polisi Tutup Total Jalur Klemuk Kota Batu
News

Jumlah Laka Terus Bertambah, Polisi Tutup Total Jalur Klemuk Kota Batu

Rabu, 12 Agu 2026
Coach Fahmi: Pemimpin Harus Hadirkan Kesuksesan dan Kebahagiaan
News

Coach Fahmi: Pemimpin Harus Hadirkan Kesuksesan dan Kebahagiaan

Rabu, 12 Agu 2026
Coach Fahmi Tekankan Kepemimpinan Resilient-Adaptive di Tengah Bisnis Chaotic
News

Coach Fahmi Tekankan Kepemimpinan Resilient-Adaptive di Tengah Bisnis Chaotic

Selasa, 11 Agu 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai.

Pj Wali Kota Batu Ungkap Tantangan Tata Kelola Sampah Pasca TPA Tlekung Dibatasi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.