Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sampah Sungai Brantas di Kawasan Muharto Malang Terus Menumpuk

Bungkus Plastik dari 5 Perusahaan Besar Mendominasi

Redaksi by Redaksi
September 11, 2023 7:33 am
in News
Tumpukan sampah didominasi sampah plastik tampak memenuhi dan menumpuk di Sungai Brantas kawasan Munarto Kota Malang.

Tumpukan sampah didominasi sampah plastik tampak memenuhi dan menumpuk di Sungai Brantas kawasan Munarto Kota Malang. Foto: Envigreen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sejumlah pegiat lingkungan muda di Kota Malang, Jawa Timur, kembali mendapati perilaku membuang sampah ke sungai masih membudaya. Hal ini dibuktikan di sungai kawasan Muharto, salah satu pemukiman padat penduduk di Kota Malang.

Dalam aksi turun ke sungai pada Sabtu (9/9/2023), mereka mendapati ribuan sampah berbagai macam jenis, terutama plastik dan kemasan di aliran Sungai Brantas tersebut. Bahkan, sampah-sampah itu tampak menggunung.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Anak-anak muda ini merupakan pegiat kelestarian lingkungan yang tergabung di Environmental Green (Envigreen) Society bersama relawan lain dan juga Break Free From Plastic, sebuah organisasi non-pemerintah yang juga bergerak di misi yang sama.

Baca Juga: DPRD Kota Batu Usulkan ASN Turun Sosialisasi Sampah Seminggu Sekali

Melihat tumpukan sampah itu, mereka juga turut melakukan brand audit sampah yang masuk ke sungai. Sungai Brantas di kawasan Muharto ini masih dijumpai sampah yang dibuang sembarangan di aliran anak sungai hingga saat ini.

Pegiat lingkungan muda saat melakukan brand audit sampah plastik di Sungai Brantas kawasan Muharto yang menumpuk.
Pegiat lingkungan muda saat melakukan brand audit sampah plastik di Sungai Brantas kawasan Muharto yang menumpuk. Foto: Envigreen

Salah satu rekan relawan, Thara Bening Sandrina menuturkan keprihatinannya melihat kondisi sungai tersebut. Padahal, Sungai Brantas ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup 5 juta masyarakat lebih di Jawa Timur. “Miris sekali melihatnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Bening turut berpartisipasi dalam aksi brand audit tersebut. Brand audit merupakan kegiatan penelitian yang melibatkan penghitungan dan pendokumentasian merek-merek yang ditemukan pada sampah plastik. Tujuannya, mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab atas polusi plastik kemasan yang diproduksi.

Baca Juga: Pj Wali Kota Batu Inventarisir Tata Kelola Sampah Pasca TPA Tlekung Ditutup

Chandra Iman Asrori selaku Koordinator Forum Kali Brantas menuturkan aksi ini ditujukan untuk mewujudkan lingkungan berkelanjutan sekaligus bentuk edukasi kepada khalayak terkait Extended Producers Responsibility (EPR) dalam UU No. 18 Tahun 2008.

Hasilnya, setelah sampah dikumpulkan dan dipilah, brand audit menunjukkan 5 Top Polluters Produsen sampah yang mendominasi diperoleh dari brand merk Wings (27.3 persen), Unilever (21.06 persen), Indofood (18.4 persen), Ajinomoto (13,28 persen) dan Kapal Api Group (6.26 persen).

Chandra menjelaskan, dari hasil ini diharapkan dapat mendorong tanggung jawab perusahaan atas sampah yang mereka produksi. Bahwa sudah waktunya perusahaan beralih memproduksi kemasan sachet multi-layer dengan sampah yang eco-friendly.

Dalam hal ini, masyarakat tidak salah karena hanya sebatas konsumen. Masyarakat hanya perlu wajib membuang sampah ke tempatnya. “Tidak bisa dipungkiri bahwa sampah kemasan sachet turut mencemari sungai kita dan menambah beban TPA,” ungkap Chandra.

Perlu Intervensi Pemkot Malang

Selain itu, perilaku membuang sampah ke sungai ini juga diperparah dengan tata kelola pengelolaan sampah di Muharto yang tak kunjung selesai hingga kini. Sulitnya akses dan pemukiman yang padat menyebabkan sampah dari rumah tidak sampai ke TPS terdekat.

Swadaya dari masyarakat sendiri kata Chandra juga masih belum dapat mengakomodir pengangkutan sampah rumah tangga ke TPS. Alhasil, warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai terpaksa membuang sampahnya ke sungai atau dibakar.

“Kata warga sekitar, dulu sempat masih ada petugas swadaya masyarakat sendiri berupa kendaraan roda tiga, namun karena aksesnya sulit, biaya operasional yang tinggi, sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Ya akhirnya balik lagi buang sampah ke sungai,” imbuh Chandra.

Dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota, Pemkot Malang hingga para Produsen juga memiliki kesadaran terhadap kondisi sungai yang menjadi tempat penumpukan sampah.

“Pemerataan fasilitas pengangkutan sampah yang tidak hanya diperhatikan di kawasan perkotaan saja, tapi juga di pemukiman bantaran sungai,” harapnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: HeadlineKawasan Muhartosampahsungaisungai Brantas

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai.

Pj Wali Kota Batu Ungkap Tantangan Tata Kelola Sampah Pasca TPA Tlekung Dibatasi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.